Hari Kesaktian Pancasila, BPIP : Momentum Aktualisasi Pancasila dalam Kebijakan Publik
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-0.17)   |   COMPOSITE 5126.33 (-0.48)   |   DBX 964.304 (2.12)   |   I-GRADE 140.573 (0.13)   |   IDX30 429.149 (0.46)   |   IDX80 113.629 (0.19)   |   IDXBUMN20 294.159 (0.12)   |   IDXG30 119.586 (-0.02)   |   IDXHIDIV20 382.889 (0.21)   |   IDXQ30 125.935 (-0.19)   |   IDXSMC-COM 219.954 (0.48)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-0.36)   |   IDXV30 106.718 (0.26)   |   INFOBANK15 842.264 (-0.64)   |   Investor33 375.573 (0.11)   |   ISSI 150.643 (0.48)   |   JII 545.954 (2.75)   |   JII70 186.804 (0.86)   |   KOMPAS100 1025.81 (-0.05)   |   LQ45 790.454 (0.49)   |   MBX 1419.3 (-0.61)   |   MNC36 282.56 (-0.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-0.09)   |   SMInfra18 242.071 (0.05)   |   SRI-KEHATI 317.648 (0.34)   |  

Hari Kesaktian Pancasila, BPIP : Momentum Aktualisasi Pancasila dalam Kebijakan Publik

Kamis, 1 Oktober 2020 | 14:54 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengharapkan Hari Kesaktian Pancasila yang tepat diperingati hari ini, Kamis (1/1/2020), dapat menjadi momentum aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kebijakan publik. Sehingga tujuan-tujuan negara yang sudah merdeka sejak tahun 1945 bisa tercapai.

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Romo Benny Susetyo mengatakan Peringatan kesaktian Pancasila sebagai momentum bangsa ini mengaktualisasikan Pancasila dalam kebijakan publik agar tujuan Indonesia merdeka mencapai kesejahteraan.

Selain itu alumni Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Widya Sasana Malang ini menegaskan orientasi pengambil kebijakan harus mengutamakan Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan.

"Orientasi pengambil kebijakan juga harus mengarusutamakan rasa Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan,” kata Romo Benny Susetyo dalam keterangannya, Kamis (1/1/2020).

Karena itu, Romo Benny mendorong elite politik dapat bersikap dewasa dalam hal menyikapi isu-isu tentang radikalisme, terorisme dan komunisme yang masih berkembang. Karena bangsa harus fokus bergotong-royong, bersatu menghadapi pandemi Covid-19.

"Ke depan dibutuhkan bangsa ini keluar dari masa lalu dan berani melakukan rekonsiliasi sesama anak bangsa," ujar Romo Benny Susetyo.

Menurutnya, larangan terhadap komunisme dan leninisme jelas dalam tap MPRS masih berlaku, tetapi jika ada pihak yang mengetahui kebangkitan komunisme, maka segera melaporkan kepada pihak berwajib.

"Larangan-larangan komunisme jelas berlaku dalam tap MPRS, maka jika ada harus diproses dalam ranah hukum," tegas Romo Benny Susetyo.

Tak lupa ia mengimbau semua elemen bangsa tidak memperuncing perbedaan sejarah namun fokus perkuat ideologi Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta tekad bulat menjaga NKRI untuk kemajuan bangsa.

"Semua perbedaan pendapat dan persepsi anak-anak bangsa telah menyepakati. Kemudian konsensus itu sifatnya final dan tidak surut dilekang waktu, ataupun menghadapi tantangan dan gangguan apapun,” terang Romo Benny Susetyo.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pegawai Kemdes Diminta Kenakan Batik Selama Sebulan

Mendes Abdul Halim Iskandar menggelar kampanye mengenakan batik dalam rangka menyambut Hari Batik Nasional.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Pengurangan Hukuman Koruptor Kubur Rasa Keadilan Masyarakat

Pengurangan hukuman buat koruptor ditentang masyarakat.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

BNN Sita 10 Ton Ganja di Madina

Badan Narkotika Nasional menemukan ladang ganja seluas 6 hektar di Perbukitaj Tor Sihite, Kabupaten Mandailing Natal.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Jokowi Tinjau Penataan Kawasan dan Pembangunan Terminal Multifungsi di Labuan Bajo

Jokow) meninjau sejumlah pengembangan prasarana yang berada di Kampung Ujung, Labuan Bajo.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Pertemuan Tingkat Tinggi Keanekaragaman Hayati, Menteri LHK: Jadikan Bumi Tempat Hidup Harmonis dengan Alam

Indonesia telah berhasil meningkatkan populasi beberapa spesies langka, antara lain Badak Jawa, Gajah Sumatra, Harimau Sumatra, dan Curik Bali.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Agustus, Kunjungan Wisman Ke Indonesia Turun 89,22 Persen

Kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 164.970 kunjungan, turun drastis 89,22 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada Agustus 2019.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Hukuman Anas Urbaningrum dan 22 Koruptor Disunat MA, Ini Komentar KPK

KPK tak dapat berbuat banyak atas maraknya pemotongan hukuman koruptor melalui putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA).

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Pemilihan Bupati Sukabumi, Pasangan Aman Tawarkan Program Bebas PBB untuk Lahan Pertanian

Guna mengatasi persoalan berkurangnya lahan produktif, Adjo menyatakan, bakal mendorong adanya konsep lahan pertanian berkelanjutan.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

1.150 Anggota KSP Indosurya Sudah Cairkan Dana Pengembalian

Sebanyak 1.150 orang anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta sudah mencairkan dana mereka selama bulan September.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Polisi Periksa Rekening Gendut Milik Petugas Kebersihan di Kejaksaan

Bareskrim memeriksa seorang "cleaning service" atau petugas kebersihan yang profil keuangannya mencurigakan.

NASIONAL | 1 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS