Bersama Presiden Jokowi Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2020, Wapres: Pancasila Harus Dipahami Secara Utuh
INDEX

BISNIS-27 447.922 (-1.83)   |   COMPOSITE 5096.45 (-14.44)   |   DBX 966.383 (-4.34)   |   I-GRADE 139.404 (-0.67)   |   IDX30 427.333 (-1.34)   |   IDX80 113.424 (-0.29)   |   IDXBUMN20 292.954 (-0.81)   |   IDXG30 119.109 (-0.29)   |   IDXHIDIV20 379.033 (-1.32)   |   IDXQ30 124.381 (-0.34)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-0.33)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (0.75)   |   IDXV30 108.161 (-0.14)   |   INFOBANK15 830.634 (-6.43)   |   Investor33 372.738 (-1.15)   |   ISSI 150.924 (-0.02)   |   JII 548.46 (0.36)   |   JII70 187.38 (0.04)   |   KOMPAS100 1019.47 (-3.3)   |   LQ45 787.196 (-1.94)   |   MBX 1409.36 (-3.63)   |   MNC36 279.413 (-0.87)   |   PEFINDO25 280.307 (0.47)   |   SMInfra18 241.86 (0.12)   |   SRI-KEHATI 315.824 (-1.1)   |  

Bersama Presiden Jokowi Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2020, Wapres: Pancasila Harus Dipahami Secara Utuh

Kamis, 1 Oktober 2020 | 15:33 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin menghadiri upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis, (1/10/2020), bersama Presiden Joko Widodo.

Selepas upacara, Presiden bersama dengan Wakil Presiden K. H. Ma'ruf Amin dan para pimpinan lembaga tinggi negara yang hadir sejenak mengunjungi Monumen Pancasila Sakti sebelum meninggalkan lokasi.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Wapres menyampaikan bahwa Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara yang telah menjadi kesepakatan para pendiri bangsa.

Namun pada implementasinya, keragaman suku, budaya dan agama yang ada di Indonesia masih menimbulkan perbedaan pandangan di masyarakat terhadap pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Untuk mencegah hal tersebut, nilai-nilai yang terkandung di dalam agama dan Pancasila harus dapat dipahami secara menyeluruh, sehingga akan tercipta kerukunan bangsa.

“Untuk menjaga agar Pancasila tetap dipahami secara komprehensif maka tidak boleh dipahami secara parsial antara satu sila dengan sila yang lain," ungkap Wapres Ma'ruf Amin.

Menurutnya, Pancasila tidak boleh didorong ke arah pemahaman yang menyimpang seperti sekularisme, liberalisme, atau komunisme. Di sisi lain, agama juga seharusnya dipahami secara moderat dengan tanpa mengorbankan ajaran-ajaran dasar agama. "Dan sebaliknya, bukan pemahaman yang bersifat radikal, ekstrim, atau liberal,” tegas Wapres.

Untuk mendorong pemahaman yang menyeluruh tersebut, Wapres menilai perlu diiringi dengan upaya-upaya mewujudkan kehidupan yang rukun dan harmonis antar umat beragama. Baik dalam kehidupan sosial maupun politik. Sebab, kerukunan merupakan faktor penting penunjang keberhasilan pembangunan nasional.

Baginya, Pancasila sudah terbukti mampu menjaga kerukunan seluruh bangsa, sehingga tercipta integrasi nasional. Oleh karena itu, semua pihak harus mampu menangkal berkembangnya paham-paham yang mengancam Pancasila dan persatuan nasional.

"Persatuan nasional merupakan prasyarat bagi terwujudnya stabilitas nasional, sementara stabilitas nasional merupakan prasyarat bagi kelancaran dan keberhasilan pembangunan nasional,” kata Wapres.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemprov Bengkulu Siap Dukung UMKM Ekspor ke Australia

Pemprov Bengkulu kerja sama Australia bantu UMKM.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Gubernur Sumut Perintahkan Hairos Waterpark Ditutup

Kerumunan warga menyerupai pesta pora di kolam renang Hairos Waterpark di Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Jokowi Serahkan Bantuan Modal Kerja ke Pelaku UMKM di Labuan Bajo

Jokowi berikan bantuan modal kerja kepada pelaku UMKM yang terdampak Covid-19 di Labuan Bajo.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Hari Kesaktian Pancasila, BPIP : Momentum Aktualisasi Pancasila dalam Kebijakan Publik

BPIP harap Hari Kesaktian Pancasila dapat menjadi momentum aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Pegawai Kemdes Diminta Kenakan Batik Selama Sebulan

Mendes Abdul Halim Iskandar menggelar kampanye mengenakan batik dalam rangka menyambut Hari Batik Nasional.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Pengurangan Hukuman Koruptor Kubur Rasa Keadilan Masyarakat

Pengurangan hukuman buat koruptor ditentang masyarakat.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

BNN Sita 10 Ton Ganja di Madina

Badan Narkotika Nasional menemukan ladang ganja seluas 6 hektar di Perbukitaj Tor Sihite, Kabupaten Mandailing Natal.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Jokowi Tinjau Penataan Kawasan dan Pembangunan Terminal Multifungsi di Labuan Bajo

Jokow) meninjau sejumlah pengembangan prasarana yang berada di Kampung Ujung, Labuan Bajo.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Pertemuan Tingkat Tinggi Keanekaragaman Hayati, Menteri LHK: Jadikan Bumi Tempat Hidup Harmonis dengan Alam

Indonesia telah berhasil meningkatkan populasi beberapa spesies langka, antara lain Badak Jawa, Gajah Sumatra, Harimau Sumatra, dan Curik Bali.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Agustus, Kunjungan Wisman Ke Indonesia Turun 89,22 Persen

Kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 164.970 kunjungan, turun drastis 89,22 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada Agustus 2019.

NASIONAL | 1 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS