Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

LMAN Sebut Dana Pembebasan Lahan Terbesar Diserap Jalan Tol

Jumat, 18 November 2022 | 09:45 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FER
Ilustrasi Jalan Tol.

Jakarta, Beritasatu.com - Percepatan pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas utama pemerintah. Besarnya dana pengadaan lahan pembangunan infrastruktur, juga menegaskan keseriusan pemerintah.

Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi menyatakan hingga saat ini LMAN telah menyalurkan pendanaan pembebasan lahan sebesar Rp 101,36 triliun dari total alokasi dana dalam APBN untuk pendanaan lahan mencapai Rp 134,5 triliun.

"Dana yang telah disalurkan sebesar Rp 101,36 triliun, dengan proporsi terbesar untuk pembebasan lahan di jalan tol," ucap Basuki, Jumat (18/11/2022).

Basuki menegaskan, alokasi dan realisasi tersebut merupakan perwujudan semangat yang tinggi untuk percepatan
pembangunan infrastruktur untuk berbagai manfaat.

Selama kurun waktu 2016-2022, lanjut dia, sebanyak 104 Proyek Strategis Nasional (PSN) telah dilakukan pendanaan lahannya oleh LMAN.

"Dari total PSN tersebut, sejumlah 50 PSN jalan tol dan 9 jalur kereta api untuk mendukung konektivitas telah didanai
pembebasan lahannya dengan nilai mencapai Rp 88,81 triliun," ungkapnya.

Menurut Basuki, infrastruktur transportasi yang terdiri dari jalan tol dan perkeretaapian dibangun agar berdampak
pada penurunan biaya logistik, efisiensi waktu tempuh perjalanan, dan membuka aksesibilitas suatu daerah agar lebih mudah dijangkau.

Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur juga dilakukan untuk mengurangi disparitas harga barang, yang diharapkan dapat berimplikasi pada peningkatan produktivitas dan akselerasi pembangunan ekonomi.

Berdasarkan hasil riset PT Hutama Karya (Persero), pembangunan infrastruktur jalan tol Trans Sumatera juga terbukti memberikan dampak ekonomi dan sosial pada masyarakat wilayah Sumatera.

"Ini tercermin dengan adanya peningkatan produk domestik regional bruto senilai rata-rata 4-5% per tahun untuk beberapa wilayah di Sumatera diantaranya Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, dan Lampung,"ucapnya.

Di sisi lain, manfaat yang akan dapat dirasakan dari pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo diantaranya mencakup efisiensi transportasi berupa pemangkasan waktu tempuh Solo-Yogyakarta, kemudahan akses ke kawasan industri, pariwisata dan pendayagunaan UMKM melalui potensi bisnis di area sekitar jalan tol.

Sedangkan infrastruktur sumber daya air, dibangun dengan urgensi untuk mengatasi banjir di beberapa wilayah, serta mendukung pengairan dan sumber air untuk sektor pertanian, yang menjadi sektor vital bagi ketahanan pangan masyarakat Indonesia selaku negara agraris.

"Komitmen, sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dalam ekosistem pembangunan infrastruktur, menjadi salah satu penentu akselerasi pembangunan yang menghasilkan dampak berganda yang akan dirasakan bagi pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI