Logo BeritaSatu

Bulog Tegaskan Pasokan Beras Aman untuk Enam Bulan ke Depan

Jumat, 18 November 2022 | 10:46 WIB
Oleh : FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso memastikan pasokan beras nasional yang dikuasai pemerintah berada dalam jumlah yang aman untuk enam bulan ke depan dan segera digelontorkan kapan saja melalui operasi pasar setiap hari, sekaligus sebagai upaya mempertahankan stabilitas harga pangan.

"Masyarakat jangan khawatir, Bulog menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau walau di pasaran ada sedikit kenaikan harga. Kami melakukan pemantauan secara terus menerus di tengah situasi saat ini agar tetap terkendali,” kata Budi Waseso di Jakarta, Jumat (18/11/2022).

Advertisement

Budi Waseso mengemukakan hal itu berkaitan dengan munculnya isu mengenai ancaman kelangkaan pangan yang tidak berdasar. Pihaknya juga melakukan pemantauan intensif terkait harga beras. Terjadinya kenaikan harga beras dikarenakan beberapa faktor baik eksternal maupun internal dalam negeri, seperti anomali cuaca, kenaikan harga BBM dan juga situasi dalam negeri yang memasuki musim tanam.

Kegiatan Operasi Pasar atau Program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) dilakukan sepanjang tahun oleh Bulog. Instrumen tersebut terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen.

"Sampai dengan pagi ini kami sudah menggelontorkan beras operasi pasar di seluruh Indonesia dengan jumlah total sebanyak hampir 1 juta ton dan selanjutnya setiap hari kami akan gelontorkan terus sampai dengan panen raya berikutnya,” tegas Budi Waseso.

Fokus Bulog saat ini adalah mempertahankan stabilitas harga beras di masyarakat, dengan melakukan hal tersebut secara maksimal demi kepentingan rakyat banyak, terlebih di tengah situasi seperti sekarang.

Budi Waseso juga menjelaskan jumlah stok yang dikuasai Bulog saat ini sebanyak 625.000 ton beras di dalam negeri dan juga Bulog sudah melakukan kerja sama dengan mancanegara dengan menyimpan stok sebanyak 500.000 ton beras yang berada di luar negeri.

“Total stok yang kami punya sekarang sudah hampir 1,2 juta ton yang tersimpan di gudang-gudang Bulog di seluruh Indonesia ditambah stok beras hasil kerja sama di luar negeri. Stok beras di luar negeri ini bisa kapan saja kami tarik jika memang stok dalam negeri sudah habis. Intinya untuk stok beras tidak ada masalah,” kata Budi Waseso.

Budi Waseso kemudian menjelaskan Bulog akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersediaan pangan ini. Selain memiliki jaringan infrastruktur kantor dan gudang yang tersebar sampe pelosok tanah air, Bulog sendiri juga sudah memiliki gudang retail modern sebagai pusat distribusi serta penjualan secara retail.

"Kami pastikan juga bahwa seluruh jaringan yang bekerjasama dengan Perum Bulog sudah menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara offline maupun online, juga outlet-outlet binaan Perum Bulog seperti RPK (Rumah Pangan Kita) yang tersebar di seluruh Indonesia, serta jaringan retail modern yang ada" kata Budi Waseso.

Bulog juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun daerah guna menjaga harga beras di tingkat konsumen tetap stabil atau tidak mengalami lonjakan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Percepat Pemulihan Ekonomi, SBN Ritel Pilihan Tepat saat Suku Bunga Naik

Surat Berharga Negara (SBN) Ritel menjadi pilihan tepat investasi saat suku bunga terus menaik atau menanjak seperti sekarang.

EKONOMI | 28 Januari 2023

BEI Akan Rilis Papan Pemantauan Khusus Saham Tidak Likuid

BEI segera meluncurkan papan pemantauan khusus khusus hybrid untuk saham-saham tidak likuid dengan metode periodik call auction.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Cek Harga Kebutuhan Pokok, Mendag Zulkifli Hasan Traktir Warga Berbelanja

Mendag Zulkifli Hasan melakukan pengecekan harga kebutuhan pokok di Pasar Cisalak, Cimanggis, Depok, Jawa Barat

EKONOMI | 28 Januari 2023

Awali 2023, Kinerja IHSG Kurang Gereget Dibanding Bursa Lain

Kinerja IHSG di BEI sejak awal 2023 atau secara tahun berjalan (year to date/ytd) hingga Jumat (27/1/2023) naik 48,3 poin.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Mengintip Prospek Pasar Batu Bara 2023 dan Sahamnya

Prospek pasar baru bara pada 2023 diproyeksi masih cerah mengingat kuatnya permintaan dari Tiongkok dan India.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Hotman Paris Untung Rp 2,7 Miliar Hasil Jual Saham ELIT

Hotman Paris Hutapea menjual saham PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) atau Elitery sehingga mendapat untung alias cuan Rp 2,67 miliar.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Harga Minyak Terkoreksi karena Prospek Pasokan Lebih Kuat

Harga minyak ditutup lebih rendah karena indikasi pasokan minyak Rusia yang kuat mengimbangi data pertumbuhan ekonomi AS.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Bersinar! Harga Emas Bukukan Penguatan Mingguan Keenam

Harga emas bertambah tipis pada perdagangan Jumat (27/1/2023), tetapi kenaikannya dibatasi penguatan dolar.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Bursa AS Menghijau, Nasdaq Catat Kenaikan Mingguan Keempat

Bursa AS Wall Street termasuk Nasdaq naik dan secara mingguan positif yang dipicu pertumbuhan ekonomi AS.

EKONOMI | 28 Januari 2023

UMKM Dinilai Perlu Pembiayaan Murah dan Proteksi Pasar

UMKM dinilai membutuhkan pendampingan terintegrasi seperti keberpihakan pada pembiayaan murah, proteksi pasar dalam negeri.

EKONOMI | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BEI Akan Rilis Papan Pemantauan Khusus Saham Tidak Likuid

BEI Akan Rilis Papan Pemantauan Khusus Saham Tidak Likuid

EKONOMI | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE