Logo BeritaSatu

Apindo: Kenaikan Suku Bunga Acuan Picu Dua Sentimen

Jumat, 18 November 2022 | 12:56 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 bps menjadi 5,25%. Sementara, suku bunga Deposit Facility menjadi 4,50%, serta suku bunga Lending Facility pada level 6,00%.

Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Apindo, (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Ajib Hamdani menilai, keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga sebesar 50 bps akan memberikan sentimen ke ekonomi secara umum. Dia menilai terdapat dua hal menjadi tantangan selanjutnya.

Advertisement

"Pertama, inflasi yang akan semakin tinggi karena cost push inflation. Kedua melemahnya daya beli masyarakat," kata Ajib kepada Investor Daily, di Jakarta, Jumat (18/11/2022).

Ajib berharap pemerintah perlu mendorong kebijakan dengan memberi insentif untuk mengurangi dampak negatif atas tantangan uang yang ada saat ini.

Misalnya, restrukturisasi kredit perlu kembali diperpanjang, agar dunia usaha mempunyai ruang likuiditas kalau perbankan menaikkan suku bunga kredit.

"Permintaan secara umum akan mengalami penurunan karena berkurangnya likuiditas dan perputaran ekonomi,"ucapnya.

Sementara, Ekonom dan co-founder serta dewan pakar Institute of Social Economics and Digital (ISED) Ryan Kiryanto menilai keputusan RDG BI yang melanjutkan kenaikan BI7DRRR tetap sebesar 50 bps menjadi 5,25% keputusan yang tepat, brilian dan forward looking atau antisipatif.

"Keputusan ini pada dasarnya mengacu kepada tujuan BI untuk menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi sesuai jangkar BI (2-4%) lebih cepat tercapai pada paruh pertama tahun 2023 nanti," ucapnya.

Ryan mengatakan, kenaikan suku bungu acuan dinilainya dapat menjaga momentum pertumbuhan setelah berakhirnya Presidensi G-20, sehingga memberikan tambahan optimisme melalui komunike bersama yang dicapai secara konstruktif dan kolaboratif.

"Kenaikan BI Rate kali ini pun sudah diperkirakan banyak analis dan ekonom serta pelaku pasar sehingga sebenarnya sudah price-in di pasar," tuturnya.

Menurut Ryan, dengan demikian ruang bagi BI untuk menahan BI Rate tampaknya tipis sekali. Besaran kenaikan 50 bps ini pun menjadi ukuran atau takaran yang tepat, melanjutkan kenaikan RDG BI sebelumnya dengan besaran kenaikan yang sama.

Kendati begitu, sektor perbankan pasti akan juga menyesuaikan suku bunga simpanan dan kreditnya, hal ini merupakan respon kebijakan yang lumrah atau wajar sesuai dengan mekanisme pasar.

"Keputusan ini juga memberikan sinyal keputusan tersebut betul-betul hati-hati, preemptive dan cenderung masih pro stabilitas (terkait inflasi dan nilai tukar Rupiah) dan tetap pro pertumbuhan (melalui relaksasi kebijakan makroprudensial)," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Airlangga: Pemerintah Inginkan Indonesia Jadi Pemain Global Komoditas

Pemerintah menargetkan Indonesia bisa menjadi global key player industri hilirisasi berbasis komoditas.

EKONOMI | 3 Februari 2023

OJK Sebut 11 Perusahaan Asuransi Masuk Pengawasan Khusus

Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Ogi Prastomiyono menyampaikan, sebanyak 11 perusahaan asuransi masuk dalam kategori pengawasan khusus OJK.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Masih Berkeliaran, Satgas Waspada Investasi Blokir 50 Pinjol Ilegal

Tongam menegaskan, Satgas Waspada Investasi terus menindaklanjuti pengaduan masyarakat korban pinjaman online atau pinjol ilegal.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Izin Bursa Kripto Tersendat

Pembentukan bursa kripto di Indonesia belum terwujud padahal dimulai sejak 2020 dan sempat ditargetkan terbentuk pada 2021.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Manajemen Kartu Prakerja Gelar Seleksi Lembaga Pelatihan

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja menilai, semakin banyaknya penyedia pelatihan memungkinkan terjadinya persaingan sehat.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Good Ponsel Angels Perkuat Penetrasi Pemasaran Digital

Gebrakan pemasaran digital yang dilakukan Good Ponsel Angels ternyata sangat efektif, sehingga menjadi salah satu lini bisnis baru yang menjanjikan.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Ramai Peminat, Sukuk CIMB Niaga Finance Oversubscribed 4,6 Kali

Penawaran umum sukuk wakalah CIMB Niaga Finance mencatat kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 4,6 kali.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Ini Alasan Kenapa Pemerintah Larang Ekspor Listrik EBT

Pemerintah akan melakukan penghentian ekspor listrik dengan Energi Baru Terbarukan (EBT) guna menjaga ketahanan energi di Indonesia.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Sri Mulyani Sebut Rasio Utang Indonesia 39,57% Sehat

Menkeu Sri Mulyani menyatakan, rasio utang ke produk domestik bruto (PDB) sebesar 39,57 persen sebenarnya masih sehat.

EKONOMI | 3 Februari 2023

LNSW Terbitkan 425 Persetujuan Ekspor Per 1 Februari 2023

Berdasarkan data sistem neraca komoditas, Lembaga National Single Window (LNSW) telah menerbitkan 425 persetujuan ekspor hingga 1 Februari 2023.

EKONOMI | 3 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Asusila dan Pornografi Online Jaringan Internasional, Polri Sita Ratusan Barang Bukti

Kasus Asusila dan Pornografi Online Jaringan Internasional, Polri Sita Ratusan Barang Bukti

NEWS | 21 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE