Logo BeritaSatu

WIKA Setor Modal Rp 6,12 Triliun ke Proyek Kereta Cepat

Senin, 21 November 2022 | 06:30 WIB
Oleh : Zsazya Senorita / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan melakukan penambahan setoran modal sebesar Rp 6,12 triliun kepada PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) yang merupakan pemegang 60% saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), pelaksana proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

Setoran modal diberikan dengan skema konversi uang muka setoran modal menjadi setoran modal sebesar Rp 6,1 triliun dan setoran tunai senilai Rp 11,51 miliar.

Advertisement

"Dengan dilaksanakannya transaksi tersebut, perseroan dapat meningkatkan kepemilikan sahamnya di PSBI. Selanjutnya dengan terlaksananya transaksi, proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) akan dapat direalisasikan. Dan PSBI melalui KCIC akan mengelola proyek KCJB yang berkontribusi terhadap pendapatan perseroan, serta meningkatkan nilai saham perusahaan," jelas manajemen WIKA dalam keterangan tertulis, yang dikutip pada Minggu (20/11/2022).

Dengan adanya transaksi tersebut, membuat kepemilikan saham WIKA di PSBI menjadi 39,11%. Sementara itu, pemegang saham PSBI yang lain adalah PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan kepemilikan 51,38%, PT Perkebunan Nusantara VII (Persero) 1,21%, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) 8,3%.

"Tanggal transaksi penambahan setoran modal dengan skema konversi uang muka setoran modal menjadi setoran modal merupakan tanggal pada saat ditandatanganinya keputusan para pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham PSBI pada tanggal 16 November 2022," tulis manajemen WIKA.

WIKA telah melakukan realisasi penyertaan modal tersebut yang terlebih dahulu dicatatkan sebagai uang muka setoran modal pada PSBI dengan nilai realisasi sampai dengan saat ini adalah sebesar Rp 6,1 triliun, dan perseroan berencana melakukan konversi atas uang muka setoran modal tersebut menjadi setoran modal.

Selain itu, perseroan akan melakukan setoran tunai sebesar Rp 11,51 miliar sebagai komitmen dalam memenuhi kebutuhan biaya operasi PSBI tahun ini, yang akan direalisasikan setelah PSBI menyampaikan permohonan tambahan setoran modal kepada para pemegang saham PSBI.

Sedangkan untuk kebutuhan pengadaan tanah proyek KCJB yang semula direncanakan bersumber dari setoran modal para pemegang saham PSBI dengan porsi kewajiban Wijaya Karya sebesar Rp 92,38 miliar, akan direalisasikan oleh KCIC. KCIC merupakan perusahaan patungan antara PSBI dan China Railway International Co Ltd (saat ini bernama Beijing Yawan HSR Co Ltd) untuk melaksanakan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung. Dengan kepemilikan saham PSBI di KCIC sebesar 60%



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bappenas: RI Butuh 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menyatakan, Indonesia membutuhkan waktu 22 tahun untuk menyandang status negara berpendapatan tinggi.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Keren! Qoala Plus Tumbuh Tiga Kali Lipat di Sumatera

Qoala Plus sebagai unit bisnis insurtech Qoala mencatat pertumbuhan tiga kali lipat di wilayah Sumatera.

EKONOMI | 8 Februari 2023

OJK Catat Kredit Macet 21 Fintech Lending di Atas 5 Persen

Sebanyak 21 penyelenggara fintech lending mencatat pembiayaan bermasalah atau tingkat wanprestasi 90 hari (TWP 90) di atas 5%.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Marein Cetak Laba Bersih Rp 64,90 Miliar Sepanjang 2022

PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (Marein/MREI) berhasil mencetak laba bersih Rp 64,90 miliar pada tahun 2022

EKONOMI | 7 Februari 2023

Indef Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2023 Bakal Meredup

Indef memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023 berada pada kisaran 4,7 persen hingga 4,9 persen.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Gerbong Pecinta SandiUno Bangkitkan Motivasi Berwirausaha Warga Sumedang

Gerbong Pecinta SandiUno terus menggencarkan pelatihan-pelatihan ke daerah untuk membangkitkan motivasi berwirausaha.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Dongkrak Penjualan 2023, BELL Andalkan Omnichannel

PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) melanjutkan strategi omnichannel untuk mendongkrak penjualan di tahun 2023.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Layanan Digital Pos Indonesia Dinilai Miliki Potensi Dahsyat

i PT Pos Indonesia (Persero) telah memulai transformasi digital sehingga kesan konvensional pada BUMN tersebut mulai terkikis seiring laju digitalisasi di dalam perusahaan.

EKONOMI | 8 Februari 2023

YLKI Desak Kemenkeu Segera Terapkan Cukai Minuman Berpemanis

Tulus menegaskan, dampak yang ditimbulkan dari penundaan cukai minuman berpemanis akan lebih besar, baik dari sisi kesehatan maupun keuangan negara.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Penggunaan Cloud Computing Bisa Tingkatkan Pendapatan UKM

Dalam ekonomi digital, teknologi dapat membantu pelaku small medium business (SMB) atau usaha kecil dan menengah (UKM) agar dapat bekerja lebih cepat dan lebih pintar dari sebelumnya.

EKONOMI | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Diabetes Anak Melonjak, IDI Tekankan Pentingnya Edukasi Masyarakat

Kasus Diabetes Anak Melonjak, IDI Tekankan Pentingnya Edukasi Masyarakat

NASIONAL | 17 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE