Logo BeritaSatu

Ada 3 Tantangan Ekonomi, BI Sebut Perlunya Manajemen Risiko

Rabu, 23 November 2022 | 13:04 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan tantangan ekonomi global ke depan masih bergerak dinamis. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan manajemen risiko di berbagai instansi.

Setidaknya ada tiga risiko tantangan yang akan meningkat ke depan yakni dunia masih bergejolak seiring perang Rusia dan Ukraina yang belum selesai serta perang dagang AS dan Tiongkok. "Risiko lainnya Tiongkok menerapkan lockdown setidaknya 6 bulan ke depan, tingginya harga energi, gangguan rantai pasok sebabkan dunia sedang bergejolak," ucapnya dalam Seminar Nasional Manajemen Risiko secara virtual, Rabu (23/11/2022).

Advertisement

Dengan meningkatnya risiko global, Perry memproyeksi pertumbuhan ekonomi dunia masih akan menurun di tahun 2023 dan sejumlah negara dihadapkan risiko resesi seperti AS dan Eropa. "Gangguan rantai pasok telah memicu inflasi sangat tinggi sebab kenaikan harga energi, serta kenaikan suku bunga The Fed sangat tinggi dan akan berlangsung lama. Hal ini juga berimplikasi pada penguatan dolar yang menekan sejumlah mata uang di berbagai negara termasuk rupiah," pungkasnya.

Seiring menguatnya dolar, saat ini banyak investor di negara berkembang memilih untuk keluar dari pasar keuangan dan memilih menaruh dananya di alat likuid. "Cash is the king karena risiko tinggi lebih senang tarik dana dari EM (emerging market) dan taruh uang di alat likuid. Ini uncertainty dinamika pertama gejolak global," tegasnya.

Lebih lanjut, cepatnya digitalisasi dalam berbagai aspek seperti sistem pembayaran dan proses kerja. Pesatnya digitalisasi ini terjadi selama pandemi Covid-19 karena diterapkan work from home. "Proses kerja setelah Covid-19 banyak kita lakukan hybrid forever dan milenial kita semakin banyak. Saat ini di lingkungan BI sebanyak 60% pegawai kita milenial lebih suka bekerja digital dan berbagai perkembangan digital global cross border payment semakin cepat," tuturnya.

Kendati demikian, Perry mengingatkan bahwa pesatnya perkembangan digitalisasi juga memerlukan antisipasi konsekuensi bagi manajemen risiko.

Terakhir, dinamika berkaitan dengan kondisi dalam negeri yang mencakup proses politik yang akan berlangsung di Indonesia, serta pemindahan ibu kota ke ibu kota negara (IKN). "Perlu kita antisipasi, tiga dinamika ini yakni gejolak global, digitalisasi dan proses politik dan perpindahan IKN perlu diantisipasi manajemen risiko di lembaga publik," tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Boy Thohir: Saatnya GoTo Gojek Tokopedia Back to Basic

Komisaris Utama PT GoTo GOjek Tokopedia Tbk (GOTO) Garibaldi "Boy" Thohir mengatakan bahwa hal terpenting bagi sebuah bisnis adalah profit.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Tukang Becak Bobol Rekening BCA, OJK Ingatkan Jaga Data Pribadi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam menjaga kerahasiaan data pribadi, apalagi yang menyangkut data keuangan.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Penerima Bansos Bisa Ikut Program Kartu Prakerja Skema Normal

Menurut Denni, program Kartu Prakerja skema normal artinya program ini tak lagi bersifat semi-bansos seperti yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Tiket Haji Mahal, Garuda Indonesia Siap Nego

Direktur Utama maskapai Garuda Indonesia Irfan Setiaputra bersedia melakukan negosiasi dengan DPR untuk menurunkan tiket haji.

EKONOMI | 27 Januari 2023

BI: KIS Jadi Kunci Hadapi Tantangan Ekonomi Global, Apa Itu?

Perry menegaskan pentingnya strategi KIS, yaitu konsistensi, inovasi, dan sinergi, dalam menyusun berbagai kebijakan.

EKONOMI | 27 Januari 2023

BUMN Buka Akses Pasar Berkelanjutan UMKM

Kementerian BUMN akan terus membuka akses pasar bekelanjutan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Bank Indonesia: Penguatan Rupiah Ditopang Fundamental Ekonomi yang Baik

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, penguatan nilai tukar rupiah ditopang oleh prospek ekonomi Indonesia yang semakin membaik

EKONOMI | 27 Januari 2023

Airlangga: Pemerintah Kaji Insentif Dana Devisa Hasil Ekspor

"Insentif itu sedang kita bahas apakah dengan bunga, baik itu rupiah ataupun dolar terhadap devisa hasil ekspor yang ada di Indonesia,” kata Airlangga.

EKONOMI | 27 Januari 2023

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, Mampukah Bertahan di 6.900?

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,71% ke level 6.913,2 pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (27/1/2023).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Bursa Asia Dibuka Positif Mengikuti Pergerakan Wall Street

Bursa Asia-Pasifik dibuka menguat pada hari Jumat (27/1/2023) menyusul penutupan Wall Street yang positif ditopang data PDB AS.

EKONOMI | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Boy Thohir: Saatnya GoTo Gojek Tokopedia Back to Basic

Boy Thohir: Saatnya GoTo Gojek Tokopedia Back to Basic

EKONOMI | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE