Logo BeritaSatu

Harga Minyak Merosot 3% karena Pembicaraan Batas Harga Rusia

Kamis, 24 November 2022 | 08:56 WIB
Oleh : Indah Handayani / WBP

Houston, Beritasatu.com- Harga minyak merosot lebih 3% pada Rabu (23/11/2022), melanjutkan rentetan perdagangan yang bergejolak. Pelemahan harga karena negara-negara Kelompok Tujuh (G-7) mempertimbangkan batasan harga minyak Rusia di atas tingkat pasar saat ini. Ditambah lagi, persediaan bensin di Amerika Serikat (AS) lebih banyak dari perkiraan analis.

Harga minyak Brent berjangka pengiriman Januari turun US$ 2,95 (3,3%) menjadi US$ 85,41 per barel. Sementara harga minyak mentah AS turun US$ 3,01 (3,7%) menjadi US$ 77,94 per barel. Padahal di awal perdagangan, kedua kontrak sempat naik lebih dari US$ 1 per barel.

Advertisement

Stok bensin AS naik 3,1 juta barel, menurut Administrasi Informasi Energi, jauh melebihi kenaikan 383.000 barel yang diperkirakan para analis.

"Peningkatan bensin agak mengejutkan. Peningkatan pasokan bensin menunjukkan bahwa mungkin kita melihat permintaan melemah atau bensin akan meningkat menjelang liburan,” kata analis grup Price Futures, Phil Flynn.

Data Energy Information Administration (EIA) juga menunjukkan penarikan persediaan minyak mentah sebesar 3,7 juta barel, dibandingkan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters penurunan 1,1 juta barel.

Harga minyak terpukul lebih lanjut oleh laporan bahwa batas harga G-7 pada minyak Rusia bisa berada di atas level yang diperdagangkan.

Negara-negara G-7 melihat batas harga minyak lintas laut Rusia di kisaran US$ 65-70 per barel, menurut seorang pejabat Eropa pada Rabu (23/11/2022).

Sementara minyak mentah Ural yang dikirim ke Eropa barat laut diperdagangkan sekitar US$ 62- 63 per barel. Meskipun lebih tinggi di Mediterania sekitar US$ 67- 68 per barel, data Refinitiv menunjukkan.

Mengingat biaya produksi diperkirakan sekitar US$ 20 per barel, batas tersebut masih akan menguntungkan Rusia untuk menjual minyaknya dan dengan cara ini mencegah kekurangan pasokan di pasar global.

Seorang pejabat senior Departemen Keuangan AS mengatakan pada Selasa bahwa batas harga mungkin akan disesuaikan beberapa kali dalam setahun.

Berita itu menambah kekhawatiran tentang permintaan dari importir minyak mentah utama Tiongkok, yang telah bergulat dengan lonjakan kasus Covid-19, dengan aturan pengetatan Shanghai pada Selasa malam (22/11/2022).

Tekanan lebih lanjut datang dari prospek ekonomi OECD yang mengantisipasi perlambatan ekspansi ekonomi global tahun depan.

Sisi baiknya, OECD tidak membayangkan resesi global dan mungkin ini membantu harga minyak dan saham semakin menguat, kata analis Tamas Varga di PVM Oil Associates.

Harga menemukan beberapa dukungan setelah risalah dari pertemuan November Federal Reserve menunjukkan sebagian besar pembuat kebijakan setuju akan segera tepat untuk memperlambat kenaikan suku bunga.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Standard & PoorKerek Peringkat Bumi Resources Jadi B Minus

Lembaga pemeringkat global Standard & Poor (S&P) menaikkan peringkat long-term issuer credit PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dari sebelumnya CCC menjadi B Minus.

EKONOMI | 27 Januari 2023

BRI Targetkan Kredit Mikro dan Ultra Mikro Tumbuh 8 Persen

BRI mencatat, masih ada 20,7% dari total kecamatan atau sebanyak 1.502 kecamatan memerlukan intervensi program literasi keuangan yang kuat.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Debut Perdana di BEI, Saham LAJU Langsung Mentok ARA

saham PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) langsung meroket hingga sebesar 35% ke level 135 atau mentok batas auto-rejection atas (ARA).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Sesi I, IHSG Hari Ini Kokoh di 6.929

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 64,3 (0,94%) ke level 6.929,1 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (27/1/2023).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah 30 Poin ke Rp 14.975

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah ke kisaran Rp 14.975 pada perdagangan hari ini, Jumat (26/1/2023).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Lagi, Saratoga Siapkan US$ 150 Juta untuk Investasi

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) kembali menganggarkan dana US$ 150 juta untuk kegiatan investasinya tahun ini.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Boy Thohir: Saatnya GoTo Gojek Tokopedia Back to Basic

Komisaris Utama PT GoTo GOjek Tokopedia Tbk (GOTO) Garibaldi "Boy" Thohir mengatakan bahwa hal terpenting bagi sebuah bisnis adalah profit.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Tukang Becak Bobol Rekening BCA, OJK Ingatkan Jaga Data Pribadi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam menjaga kerahasiaan data pribadi, apalagi yang menyangkut data keuangan.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Penerima Bansos Bisa Ikut Program Kartu Prakerja Skema Normal

Menurut Denni, program Kartu Prakerja skema normal artinya program ini tak lagi bersifat semi-bansos seperti yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Tiket Haji Mahal, Garuda Indonesia Siap Nego

Direktur Utama maskapai Garuda Indonesia Irfan Setiaputra bersedia melakukan negosiasi dengan DPR untuk menurunkan tiket haji.

EKONOMI | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Standard & PoorKerek Peringkat Bumi Resources Jadi B Minus

Standard & PoorKerek Peringkat Bumi Resources Jadi B Minus

EKONOMI | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE