Logo BeritaSatu

Marak PHK Massal, Airlangga: Akan Kami Beri Stimulus

Kamis, 24 November 2022 | 10:10 WIB
Oleh : Bella Evanglista / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di Indonesia menjadi isu yang meresahkan dunia kerja. Bagaimana tidak, dua perusahaan teknologi besar di Indonesia, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia dan Ruangguru, memberhentikan ratusan karyawannya pada pekan lalu. Padahal, perusahaan ini menjadi dua dari sedikit perusahaan teknologi di Indonesia yang mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19. Situasi global yang penuh ketidakpastian pun ditengarai menjadi alasan fenomena tech winter tersebut.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan untuk mengantisipasi gelombang PHK lebih besar pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memberikan stimulus pada sejumlah sektor industri. "Ini sifatnya untuk mengantisipasi. Belum terjadi, artinya belum berdampak langsung pada korporasi. Korporasi yang akan kita bantu adalah menengah dan kecil yang memang terdampak dan (kami) sudah minta kepada OJK untuk perpanjangan restrukturisasi kredit UMKM," ujar saat menjadi bintang tamu dalam Obrolan Malam Fristian, di BTV Rabu (23/11).

Advertisement

Dia menegaskan gelombang PHK massal di Indonesia belum sampai pada level mengkhawatirkan seperti yang terjadi di Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Menko Airlangga juga mengkonfirmasi kemungkinan akan ada stimulus untuk membantu pemulihan ekonomi bagi beberapa sektor industri. "Ya, stimulusnya dalam bentuk keleluasaan dari OJK. Hal ini masih akan dimatangkan oleh OJK," tegasnya.

Airlangga menilai PHK massal yang terjadi belakangan ini tak hanya terjadi di Indonesia, tetapi di berbagai belahan dunia. Pemberhentian karyawan secara masif terjadi di beberapa sektor, di antaranya tekstil, besi dan makanan. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan PHK juga terjadi di beberapa industri lain.

"Kita lihat di sektor garmen, steel dan food itu memang terkena karena resesi di Amerika maupun Eropa. Ini terjadi karena inflasi tinggi, sehingga demand-nya agak turun," kata Airlangga.

Terkait dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), khususnya bagi industri skala kecil dan menengah, Airlangga mengakui bahwa terdapat penurunan serapan PEN beberapa waktu terakhir.

Untuk itu, pemerintah akan menggenjot serapan hingga 60% di akhir tahun guna memperpanjang napas UMKM di tengah kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19. "Serapan PEN tentu berkurang, karena jumlah vaksinasi dan sektor kesehatan. Tentu kita akan melihat sampai akhir tahun, kemungkinan sampai 60%," kata Menko Airlangga.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penuhi Kebutuhan Organisasi, OJK Angkat 268 Pegawai Baru

Pengangkatan 268 pegawai baru ini guna memenuhi kebutuhan OJK dalam menjalankan amanat undang-undang dan kewenangan tugas yang terus meningkat.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Sektor Properti Pulih, Anak Usaha Triputra Perkuat Ekspansi

Seiring membaiknya pasar properti dan daya beli masyarakat, PT Anugerah Magma Nanoteknologi (AMAN) memperkuat ekspansi pasar bahan pelapis atau waterproofing.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Airlangga: Pemerintah Inginkan Indonesia Jadi Pemain Global Komoditas

Pemerintah menargetkan Indonesia bisa menjadi global key player industri hilirisasi berbasis komoditas.

EKONOMI | 3 Februari 2023

OJK Sebut 11 Perusahaan Asuransi Masuk Pengawasan Khusus

Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Ogi Prastomiyono menyampaikan, sebanyak 11 perusahaan asuransi masuk dalam kategori pengawasan khusus OJK.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Masih Berkeliaran, Satgas Waspada Investasi Blokir 50 Pinjol Ilegal

Tongam menegaskan, Satgas Waspada Investasi terus menindaklanjuti pengaduan masyarakat korban pinjaman online atau pinjol ilegal.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Izin Bursa Kripto Tersendat

Pembentukan bursa kripto di Indonesia belum terwujud padahal dimulai sejak 2020 dan sempat ditargetkan terbentuk pada 2021.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Manajemen Kartu Prakerja Gelar Seleksi Lembaga Pelatihan

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja menilai, semakin banyaknya penyedia pelatihan memungkinkan terjadinya persaingan sehat.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Good Ponsel Angels Perkuat Penetrasi Pemasaran Digital

Gebrakan pemasaran digital yang dilakukan Good Ponsel Angels ternyata sangat efektif, sehingga menjadi salah satu lini bisnis baru yang menjanjikan.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Ramai Peminat, Sukuk CIMB Niaga Finance Oversubscribed 4,6 Kali

Penawaran umum sukuk wakalah CIMB Niaga Finance mencatat kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 4,6 kali.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Ini Alasan Kenapa Pemerintah Larang Ekspor Listrik EBT

Pemerintah akan melakukan penghentian ekspor listrik dengan Energi Baru Terbarukan (EBT) guna menjaga ketahanan energi di Indonesia.

EKONOMI | 3 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Masa Jabatan Kades Terlalu Lama Dinilai Tak Cocok di Era Modern

Masa Jabatan Kades Terlalu Lama Dinilai Tak Cocok di Era Modern

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE