Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Ekonomi Digital Jadi Penggerak Pemulihan Ekonomi Nasional

Jumat, 25 November 2022 | 05:21 WIB
Oleh : Emanuel Kure / FER
 Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan.

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Informtaika (Kemenkominfo) terus melakukan akselerasi transformasi digital di Indonesia. Salah satu langkah dilakukan adalah dengan mendorong peningkatan nilai ekonomi digital di Indonesia.

Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan, mengatakan ekonomi digital menjadi bagian dari pilar transformasi digital, dan telah menjadi penggerak baru pemulihan ekonomi nasional dan global.

"Transformasi digital itu ada empat pilar. Pertama pilar infrastruktur, lalu pilar vertikal ada masyarakat digital, pemerintahan digital, dan ekonomi digital. Setelah Palapa Ring diresmikan presiden, dilanjutkan program satelit yang sekarang lagi dipesan. Itu akan menyembuhkan ratusan ribu titik-titik layanan pemerintahan,” kata Semuel di Jakarta, Kamis, (24/11/2022).

Semmy, sapaan Semuel menerangkan, tujuan dari transformasi digital adalah menciptakan pemulihan ekonomi global yang lebih inklusif terutama melalui integrasi digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, memperluas inklusi keuangan, mempercepat literasi dan keterampilan digital, serta reformasi tata kelola.

Menurut Semmy, saat ini pola berjualan pelaku UMKM lebih dapat menghemat biaya operasional dengan adanya kemudahan teknologi. Di samping itu, perkembangan ekonomi digital juga dipacu oleh pergeseran perilaku masyarakat yang cenderung menggunakan platform digital di berbagai sektor kegiatan.

"Sekarang penjual dapat memasarkan produk lewat platform ataupun website, ini artinya liberalisasi. Semua orang dapat memanfaatkan kemudahan yang diberikan teknologi digital dan juga memperluas pemasaran,” katanya.

Semmy menyampaikan, peran Kemkominfo terhadap UMKM bukan hanya pencapaian target on boarding, melainkan juga memberi solusi untuk peningkatan kapasitas produk yang menjadi kebutuhan pasar.

Seperti diketahui, bulan Oktober lalu Aptika mengajak 100 UMKM terpilih untuk memasarkan produknya di ajang UMKM Go Online Virtual Expo. Acara itu menjadi puncak dari program adopsi teknologi 4.0 bagi pelaku UMKM.

Kontribusi Google
Sementara, Country Director Google Indonesia, Randy Jusuf membeberkan sejumlah kontribusi Google kepada Indonesia. Randy menuturkan, ada dua contoh yang dapat disebutkannya sebagai kontribusi Google terhadap transformasi dan perkembangan dunia digital di Indonesia.

"Pertama adalah produk yang tersedia di Indonesia. Kedua adalah beberapa inisiatif yang kami berikan di Indonesia. Saya mulai dengan produk yang kami miliki mulai seperti search Google, YouTube, dan lainnya,” paparnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Randy menyebutkan, pihaknya telah menyumbang US$ 50 miliar kepada sejumlah content creator secara global, termasuk Indonesia. Jumlahnya mencapai 1.300 dengan lebih dari 1 juta subscribers di kanal YouTube.

Selain itu, Randy mengungkapkan, program Google Startup juga telah membantu masyarakat untuk saling belajar satu sama lain.Seperti belajar dari ahlinya dan apapun kebutuhannya. Google juga membuat laporan mengenai talenta digital. Hal ini ditandai dengan banyaknya orang yang ingin belajar teknologi digital.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI