Logo BeritaSatu

Genjot Jasa Pertambangan, PPRE Targetkan Pendapatan Naik 25%

Jumat, 25 November 2022 | 05:24 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Emiten plat merah PT PP Presisi Tbk (PPRE) pada 2023 menargetkan pendapatan bertumbuh 20%-25% dengan winning strategy yang sudah disiapkan perseroan. Winning strategy yang dimaksud yakni optimalisasi alat berat, peningkatan kapasitas keuangan, peningkatan kapabilitas SDM, penerapan sistem SCM tersentralisasi, dukungan TI & equipment technology, serta peningkatan tata kelola perusahaan.

"Melalui upaya upaya tersebut, fokus kami pada jasa pertambangan yang terintegrasi dapat segera terwujud sehingga memberikan better profit, better cashflow dan pada akhirnya meningkatkan nilai tambah bagi stakeholder,” jelas Direktur Utama PP Presisi Rully Noviandar dalam paparan publik, kepada Investor Daily, Kamis (24/11/22).

Soal komposisi, Rully menambahkan, diproyeksikan didominasi jasa pertambangan atau mining services yang ditargetkan mampu menyumbang pendapatan lebih 50%. Jasa pertambangan yang ditawarkan PPRE meliputi jasa tambang nikel, bauksit dan batu bara. "Sedangkan sisanya akan ditopang pekerjaan sipil atau construction services," ujarnya.

Lebih lanjut, perseroan juga akan melakukan perluasan pemasaran pada semua lini bisnis usaha. Salah satunya pekerjaan sipil dengan mencermati peluang kontrak pengerjaan jalan, hauling road pada beberapa proyek yang didanai APBN maupun Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagai kontraktor utama.

Hingga Oktober 2022 PPRE telah mengantongi kontrak baru Rp 4,18 triliun dengan komposisi kontrak dari grup atau PT PP Tbk (PTPP) sebagai induk usaha sebesar 11,1% dan dari non-grup sebesar 88,9%. Jumlah kontrak baru tersebut mendekati target perolehan kontrak baru pada 2022 yakni Rp 5,9 triliun.

Sementara hingga kuartal III 2022, PPRE berhasil mengantongi kenaikan untung Rp 144,5 miliar. Jumlah itu melesat 34,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni Rp 107,4 miliar.

Meningkatnya laba, kata Rully sejalan pencapaian pendapatan/revenue sebesar Rp 2,6 triliun yang mengalami peningkatan 40% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp 1.8 triliun. Kontribusi pendapatan pada lini bisnis jasa pertambangan telah mencapai sebesar 27,3%. "Pencapaian revenue tersebut merupakan hal yang menggembirakan ditengah fokus perseroan pada pengembangan bisnis jasa pertambangan ke depan sebagai sumber recurring income," kata dia.

Ia menyebutkan bahwa, fokus tersebut tentunya juga selaras dengan kebijakan pemerintah dalam program hilirisasi tambang dengan menggeliatnya pembangunan smelter yang mendorong permintaan akan bahan baku baterai yang menyebabkan peningkatan harga pada nikel.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemda Perlu Kolaborasi Wujudkan Data Mumpuni untuk Tingkatkan Daya Saing

Data mempunyai peranan besar terhadap daya saing daerah, karena tanpa adanya data, sulit untuk mengukur keberhasilan sebuah daerah.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Airlangga: Kebutuhan Baja di 2045 Capai 100 Juta Ton

Airlangga menyampaikan, pengembangan industri baja menuju 100 juta ton merupakan keniscayaan agar Indonesia mampu mandiri.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Pembatasan Impor Dorong Pertumbuhan Industri Baja Nasional

Chairman Asosiasi Industri Baja Indonesia (IISIA) Silmy Karim menyebutkan, industri baja nasional saat ini masih dalam tahap pertumbuhan awal.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Ekonomi Global Melemah, Startup Terancam Merana di 2023

Menurut Tauhid, melambatnya pertumbuhan bisnis startup di 2023 tidak terlepas dari penurunan daya beli masyarakat sebagai imbas pelemahan ekonomi global.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Dilanda PHK Massal, Ini yang Harusnya Startup Lakukan

Direktur Eksekutif Indef menyampaikan, langkah efisiensi startup untuk bertahan sebetulnya tidak harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Badai PHK Startup, Kemenkominfo: Model Bisnis Berubah

Semuel menyampaikan, langkah PHK yang diambil perusahaan startup sebetulnya juga terjadi di industri lain, seperti tekstil dan alas kaki.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Gelombang PHK Startup Diprediksi Masih Berlanjut Tahun Depan

Tauhid melihat akan ada beberapa startup yang terpaksa menghentikan bisnisnya di 2023, khususnya financial technology (fintech).

EKONOMI | 1 Desember 2022

Platform E-Commerce Diminta Prioritaskan Produk Lokal

Menkominfo meminta penyedia e-commerce memprioritaskan platformnya untuk menjual produk lokal dari kalangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

EKONOMI | 1 Desember 2022

Hadapi Gelombang PHK, Pengusaha dan Pekerja Harus Duduk Bersama

Pemerintah segera mengajak para pengusaha dan serikat pekerja untuk duduk bersama mencari solusi terbaik dalam menghadapi gelombang PHK.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Menkominfo Minta Startup Lakukan Efisiensi Bukan PHK

Menkominfo menyampaikan, langkah startup melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) justru membuat masalah baru.

EKONOMI | 1 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Drama Grup E: Gol Kontroversial Jepang Buat Jerman Menangis

Drama Grup E: Gol Kontroversial Jepang Buat Jerman Menangis

SEMESTA BOLA 2022 | 12 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE