Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Harga Minyak Mentah Bergerak Mendatar Jelang Akhir Pekan

Jumat, 25 November 2022 | 08:20 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER
Ilustrasi minyak mentah.

Houston, Beritasatu.com - Harga minyak mentah cenderung bergerak mendatar atau flat pada sesi perdagangan Kamis (24/11/2022). Tercatat, tolak ukur harga minyak mentah, Brent turun tipis, sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) bertahan stabil dan menyentuh posisi terendah dua bulan.

Pembatasan tingkat pasokan yang diusulkan G-7 pada harga minyak Rusia menimbulkan banyak keraguan hal itu akan membatasi pasokan.

Tidak hanya itu, peningkatan persediaan bensin Amerika Serikat (AS) yang lebih besar dari perkiraan dan pelebaran kontrol Covid-19 di Tiongkok juga menambah tekanan pada harga minyak mentah.

Harga minyak mentah Brent berjangka turun 29 sen (0,3%) menjadi US$ 85,12 per barel. Sementara minyak mentah berjangka WTI AS naik 2 sen menjadi US$ 77,96. Volume perdagangan tipis karena liburan Thanksgiving di AS.

Kedua tolak ukur harga minyak tersebut, anjlok lebih dari 3% pada Rabu (23/11/2022) di tengah berita rencana pembatasan harga minyak Rusia bisa di atas level pasar saat ini.

Uni Eropa tetap terpecah mengenai tingkat batas harga minyak mentah Rusia untuk mengekang kemampuan Moskow membayar perangnya di Ukraina tanpa menyebabkan kejutan pasokan minyak global. Dengan kemungkinan pembicaraan lebih lanjut pada Jumat (25/11/2022).

Kelompok negara-negara G-7 juga melihat batas atas minyak lintas laut Rusia pada US$ 65 - 70 per barel, kata seorang pejabat Eropa, meskipun pemerintah Uni Eropa belum menyepakati harga.

Batasan harga yang lebih tinggi dapat membuatnya menarik bagi Rusia untuk terus menjual minyaknya, mengurangi risiko kekurangan pasokan di pasar minyak global.

Beberapa penyulingan India membayar setara dengan diskon sekitar US$ 25 - 35 per barel untuk patokan internasional minyak mentah Brent untuk minyak mentah Ural Rusia, kata dua sumber. Ural adalah minyak mentah ekspor utama Rusia.

"Pembatasan harga Rusia adalah katalis lain yang berfungsi untuk membuat harga lebih rendah selama beberapa saat terakhir," kata Bart Melek, kepala strategi pasar komoditas global di TD Securities.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI