Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Pemerintah Targetkan NZE 2060, Ini Kesiapan Harita Nickel

Jumat, 25 November 2022 | 21:55 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / WBP
Ilustrasi pertambangan nikel.

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah berkomitmen mencapai net zero emission (NZE) atau nol emisi karbon pada 2060, atau bahkan lebih cepat. Komitmen tersebut bahkan masuk dalam prioritas Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 yang berlangsung di Bali pekan lalu.

Sejalan dengan itu, salah satu perusahaan smelter nikel Harita Nickel, PT Megah Surya Pertiwi (MSP) menyatakan kesiapannya mendukung transisi energi serta target NZE yang ditetapkan pemerintah. Hal itu diwujudkan dengan pemanfaatan minyak jelantah sebagai substitusi bahan bakar batu bakar.

Head of Technical Support Department PT MSP Willy K Dewadi mengatakan minyak jelantah merupakan limbah domestik. Substitusi bahan bakar batu bara tersebut diaplikasikan dalam teknologi pirometalurgi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF). "Pilot project ini menggunakan 800 liter atau 4 drum minyak jelantah per minggu yang berhasil menurunkan konsumsi batu bara sebanyak 20 persen dari biasanya,” kata Willy di Jakarta, Jumat (25/11).

Jika percobaan ini berhasil dan berdampak baik terhadap instalasi, tidak menutup kemungkinan akan diaplikasikan di setiap line.

MSP merupakan salah satu unit usaha Harita Nickel yang mengolah dan memurnikan bijih nikel kadar tinggi (saprolit) sehingga menghasilkan feronikel. Ini merupakan smelter pertama yang dikelola Harita Nickel. Smelter mulai dibangun tahun 2015 sebagai wujud komitmen hilirisasi yg diamanatkan Undang-Undang Minerba

Head of HSE & Sustainability Harita Nickel Tonny Gultom menjelaskan bahwa program penghematan energi sudah dilakukan sejak tahun 2017. Salah satunya adalah penghematan penggunaan kertas, air dan listrik, serta menggantikan jenis oli yang digunakan untuk unit bergerak dari jangka pendek ke jangka waktu pemakaian yang lebih lama.

Pada tahun 2020, MSP membuat program pengurangan sampah plastik dan kertas yang berasal dari kemasan makanan, dengan cara membagikan 2.300 kotak makan plastik yang bisa digunakan berkali-kali ke seluruh karyawan. Langkah ini berhasil menekan volume sampah kemasan sekali pakai berupa plastik dan kertas secara signifikan.

Selain beberapa upaya tersebut, MSP juga melakukan penghijauan di seluruh area perusahaan dengan membuat jalur hijau di sepanjang jalan dan taman-taman di area pabrik dan living quarter.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI