Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Wall Street Menguat dalam Sepekan di Tengah Minimnya Sentimen

Sabtu, 26 November 2022 | 07:04 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street.

New York, Beritasatu.com - Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik pada hari Jumat (25/11/2022). Indeks-indeks acuan Wall Street mencatat kinerja positif selama minggu ini.

Dow naik 152,97 poin, atau 0,45% menjadi 34.347,03, menandai kenaikan sesi ketiga berturut-turut. S&P 500 turun 0,03% untuk mengakhiri hari di 4.026,12. Nasdaq Composite tergelincir 0,52% menjadi 11.226,36, terbebani oleh saham Activision Blizzard, yang turun 4% di tengah berita bahwa FTC dapat memblokir Microsoft untuk mengambil alih perusahaan game tersebut.

Ketiga indeks mengakhiri minggu dengan lebih tinggi. Dow naik 1,78%, dan S&P 500 naik 1,53% selama minggu singkat. Nasdaq yang padat teknologi tertinggal dari dua indeks lainnya tetapi masih naik 0,72% dalam jangka waktu yang sama.

Saham relatif landai pada awal minggu karena para pedagang menunggu risalah dari pertemuan November the Federal Reserve. Risalah menunjukkan bahwa bank sentral mengantisipasi memperlambat laju kenaikan suku bunga ke depan, yang memberi dorongan pada saham hingga akhir minggu bahkan di tengah sesi yang fluktuatif karena volume perdagangan yang rendah.

Kekhawatiran tentang lockdown yang berkelanjutan di Tiongkok menahan pergerakan pasar modal. Negara ini meningkatkan pembatasan Covid setelah melihat jumlah kasus yang meningkat dalam beberapa hari terakhir. Awal pekan ini, Tiongkok melaporkan kematian Covid pertamanya sejak Mei.

Minggu depan, investor akan memamtau laporan pendapatan dari perusahaan seperti Kroger dan Ulta Beauty. Di sisi ekonomi, investor akan mengamati komentar lebih lanjut dari pejabat Fed, serta rilis laporan pengeluaran konsumsi pribadi pada hari Kamis —indikator inflasi pilihan bank sentral-. Laporan ketenagakerjaan November akan diumumkan hari Jumat depan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNBC.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI