Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Jokowi: Tidak Mungkin Bersaing dengan Negara Lain kalau Jalannya Becek

Sabtu, 26 November 2022 | 12:08 WIB
Oleh : Herman / FFS
Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat hadir di acara silaturahmi relawan Jokowi bertajuk Nusantara Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu 26 November 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap alasannya terus membangun infrastruktur di luar Pulau Jawa selama delapan tahun kepemimpinnya. Jokowi menyatakan, infrastruktur menjadi pondasi untuk membuka titik-titik ekonomi baru Indonesia di luar Jawa.

"Sekali lagi saya sampaikan pembangunan tidak Jawa sentris, tetapi pembangunan juga dilakukan di luar Pulau Jawa," kata Jokowi saat menghadiri silaturahmi relawan Jokowi bertajuk Nusantara Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

Selama delapan tahun terakhir, Jokowi menyatakan pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah lebih banyak dilakukan di luar Pulau Jawa.

Dikatakan, Indonesia merupakan negara besar yang memiliki 38 provinsi, 514 kabupaten dan kota serta sekitar 17.000 pulau dengan penduduk yang mencapai 278 juta jiwa. Untuk itu, pembangunan tidak bisa hanya dilakukan di Pulau Jawa saja. Dengan kata lain, pembangunan infrastruktur harus bisa merata di setiap wilayah agar tidak terjadi ketimpangan.

Ditegaskan Jokowi, pembangunan jalan, airport, dan pelabuhan merupakan fondasi ekonomi agar Indonesia dapat bersaing dengan negara lain.

"Inilah yang namanya pondasi infrastruktur. Jalan apakah perlu? Pelabuhan apakah perlu? Airport adalah perlu? Semua itu diperlukan di Jawa maupun di luar Pulau Jawa sangat diperlukan karena itu menjadi fondasi kita untuk bersaing dengan negara-negara lain. Tidak mungkin kita bersaing dengan negara lain kalau jalannya becek. Kalau kita tidak punya airport di provinsi yang kita miliki. Benar?," katanya.

Jokowi meyakini dengan pembangunan infrastruktur, lapangan pekerjaan yang menjadi persoalan besar dapat teratasi. Hal ini karena infrastruktur membuka pusat-pusat ekonomi baru yang bisa menciptakan banyak lapangan kerja.

"Titik-titik ekonomi makin banyak di luar Jawa, sehingga lapangan kerja akan terbuka sebanyak-banyaknya. Sebab problem besar kita adalah masalah lapangan kerja," kata Jokowi.

Pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan, kata Jokowi, mulai dirasakan hasilnya. Jokowi meyakini hasil tersebut akan lebih dirasakan lagi dalam lima hingga 10 tahun ke depan.

"Inilah yang kita siapkan dari sekarang, fondasi penting untuk menjadikan Indonesia negara maju," ujar Jokowi.

Di tengah adanya ancaman resesi global, Jokowi mengatakan Indonesia telah berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi maupun inflasi. Namun, Jokowi mengingatkan agar kita tetap waspada. Pasalnya resesi global sulit diprediksi. Untuk itu, kehati-hatian dan juga kerja keras harus terus dilakukan.

"Yang juga paling penting, bagaimana menarik investasi sebanyak-banyaknya untuk membuka lapangan kerja. Saya minta ketika ada investasi yang masuk di daerah, masyarakatnya juga dilibatkan," kata Jokowi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI