Logo BeritaSatu

Global Resesi, OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024

Senin, 28 November 2022 | 09:20 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com –Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memutuskan memperpanjang kebijakan restrukturisasi kredit maupun pembiayaan khusus pada sektor ekonomi, industri, dan daerah tertentu (targeted) selama 1 tahun dari 31 Maret 2023 menjadi 31 Maret 2024. Keputusan ini dilatarbelakangi oleh oleh ketidakpastian ekonomi global yang tetap tinggi hingga saat ini.

“Sehubungan perkembangan tersebut dan menyikapi akan berakhirnya kebijakan restrukturisasi kredit/pembiayaan pada Maret 2023, OJK mengambil kebijakan mendukung segmen, sektor, industri dan daerah tertentu (targeted) yang memerlukan periode restrukturisasi kredit/pembiayaan tambahan selama 1 tahun sampai 31 Maret 2024,” tulis OJK dalam siaran pers, Senin (28/11/2022).

Advertisement

OJK menyebutkan saat ini ketidakpastian ekonomi global tetap tinggi, utamanya disebabkan normalisasi kebijakan ekonomi global oleh Bank Sentral AS The Fed, ketidakpastian kondisi geopolitik, serta laju inflasi yang tinggi.

Perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia ke depan tidak terhindarkan sebagaimana diprakirakan oleh berbagai lembaga internasional.

Di sisi lain, pemulihan perekonomian nasional terus berlanjut seiring lebih terkendalinya pandemi dan normalisasi kegiatan ekonomi masyarakat. Sebagian besar sektor dan industri Indonesia telah kembali tumbuh kuat. Meski demikian, berdasarkan analisis mendalam yang dilakukan OJK, dijumpai beberapa pengecualian akibat dampak berkepanjangan pandemi COVID-19 (scarring effect).

Sehubungan dengan perkembangan tersebut dan menyikapi akan berakhirnya kebijakan restrukturisasi kredit atau pembiayaan pada Maret 2023, OJK mengambil kebijakan mendukung segmen, sektor, industri dan daerah tertentu (targeted) yang memerlukan periode restrukturisasi kredit atau pembiayaan tambahan selama satu tahun sampai 31 Maret 2024.

Segmen yang dimaksud adalah segmen UMKM yang mencakup seluruh sektor. Sedangkan secara sektoral yaitu sektor penyediaan akomodasi dan makan-minum. Selanjutnya adalah beberapa industri yang menyediakan lapangan kerja besar, yaitu industri tekstil dan produk tekstil (TPT) serta industri alas kaki.

Kebijakan tersebut dilakukan secara terintegrasi dan berlaku bagi perbankan dan perusahaan pembiayaan.

Sementara kebijakan restrukturisasi kredit atau pembiayaan yang ada dan bersifat menyeluruh dalam rangka pandemi Covid-19 masih berlaku sampai Maret 2023. Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dan pelaku usaha yang masih membutuhkan kebijakan tersebut, dapat menggunakan kebijakan dimaksud sampai dengan Maret 2023 dan akan tetap berlaku sampai dengan berakhirnya perjanjian kredit atau pembiayaan antara LJK dengan debitur.

OJK akan terus mencermati perkembangan perekonomian global dan dampaknya terhadap perekonomian nasional, termasuk fungsi intermediasi dan stabilitas sistem keuangan. Dalam kaitan itu, OJK tetap meminta LJK mempersiapkan penyangga atau buffer yang memadai untuk memitigasi risiko-risiko yang mungkin timbul.

OJK juga akan merespons secara proporsional perkembangan lebih lanjut dengan tetap mengedepankan stabilitas sistem keuangan serta menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Green Tech Genjot Produksi Pasar Motor Listrik Tanah Air

Green Tech mampu memproduksi sebanyak 1.000 unit per hari, atau kira-kira sekitar 300.000 sampai 400.000 per tahun.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Berdayakan Startup Digital, Telkomsel Hadirkan NextDev Academy

Telkomsel menghadirkan program pengembangan startup digital NextDev Academy ke-8 untuk membuka peluang perkembangan ekosistem pemberdayaan startup digital.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Sri Mulyani: Anggaran Covid-19 Bisa Bangun 2 IKN

Sri Mulyani Indrawati mengatakan anggaran penanganan Covid-19 diperkirakan bisa digunakan untuk membangun dua ibu kota negara (IKN).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Pengamat: Perppu Cipta Kerja Bawa Indonesia Siap Hadapi Tantangan Global

Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja

EKONOMI | 26 Januari 2023

Rupiah Hari Ini 26 Januari 2023 Ditutup Menguat ke Rp 14.947

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini Kamis (26/1/2023) ditutup menguat dibandingkan posisi kemarin.

EKONOMI | 26 Januari 2023

IHSG Hari Ini 26 Januari 2023 Ditutup Naik Jadi 6.864

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan hari ini Kamis (26/1/2023) naik 34,8 poin (0,51%) ke level 6.864.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Totalindo Bangun Hotel Soll Marina Alam Sutera Rp 75 Miliar

PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) melaksanakan pembangunan kantor dan Hotel Soll Marina Alam Sutera.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Defisit APBN 2,38%, Airlangga: Konsolidasi Fiskal Berjalan Cepat

Airlangga Hartarto mengatakan konsolidasi fiskal berjalan lebih cepat dari perkiraan pemerintah yang terlihat dari defisit APBN 2022 2,8%.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Demi Likuiditas Saham, Samudera Indonesia Stock Split 1:5

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), emiten transportasi laut akan melakukan pemecahan nilai saham (stock split) dengan rasio 1:5.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Airlangga Hartarto: Perppu Cipta Kerja Segera Diputuskan di Paripurna

Airlangga Hartarto mengatakan DPR akan segera melakukan pengambilan keputusan terkait Perppu Cipta Kerja dalam sidang paripurna dalam waktu dekat ini.

EKONOMI | 26 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PUPR Sebut 22 Menara Hunian Pekerja di IKN Sudah Terbangun

PUPR Sebut 22 Menara Hunian Pekerja di IKN Sudah Terbangun

NEWS | 8 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE