Logo BeritaSatu

Usai Grup Salim Masuk, BUMI Private Placement Lagi Rp 2,1 T

Senin, 28 November 2022 | 10:30 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali akan melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement. Kali ini terjadi setelah BUMI menggelar private placement superjumbo Rp 24 triliun pada Oktober lalu, saat Grup Salim ikut masuk.

Private placement akan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp 80 per saham. Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dalam rangka private placement ini sebanyak 27.479.434.606 saham seri C. Sehingga nilai private placement dalam rangka OWK kali ini sebesar Rp 2,19 triliun.

Advertisement

Seluruh saham baru yang akan diterbitkan dalam PMTHMETD ini akan diambil bagian oleh pemegang obligasi wajib konversi (OWK) terkait dalam rangka pelaksanaan hak konversi OWK.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava menjelaskan, China Investment Corporation (CIC) adalah pihak yang akan mengkonversi OWK terbesar pada private placement kali ini. Mereka akan mengkonversi semua OWK-nya (dipegang melalui Innovate) menjadi saham.

“Karena itu, porsi saham mereka di BUMI akan mencapai lebih 10% pada 5 Desember 2022,” jelas Dileep dalam keterangan tertulis, Senin (28/11/2022).

Dia mengatakan CIC tetap menjadi pemegang saham signifikan dan ada di dewan BUMI. "Selaun itu tidak akan diperdagangkan,” lanjutnya.

Dengan konversi saham MCB ini, seluruh 27,49 miliar saham ini akan dicatatkan pada 5 Desember di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dileep menyebutkan, 100% OWK luar negeri akan dikonversi pada 5 Desember 2022. Jadi BUMI akan sepenuhnya bebas utang.

Sebelumnya, BUMI juga telah melaksanakan private placement 200 miliar saham pada Oktober. Sebanyak 200 miliar saham baru seri C diterbitkan dengan harga pelaksanaan Rp 120 per saham. Karena itu, nilai dari aksi korporasi ini mencapai Rp 24 triliun.

Pemodal yang masuk adalah Grup Salim, Agoes Projosasmito, dan Bakrie. Salim, Agoes, dan Bakrie menyuntikkan modal ke BUMI lewat Mach Energy (Hongkong) Limited (MEL). Selain itu, Salim bersama Agoes juga menambah modal BUMI melalui Treasure Global Investments Limited (TGIL).



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Selamat Sempurna Gabung Koalisi Anti Korupsi Indonesia

PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) menandatangani declaration of intent untuk bergabung menjadi anggota Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAKI).

EKONOMI | 6 Februari 2023

Allianz Utama Bayarkan Klaim Rp 72,4 Miliar Sepanjang 2022

PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Utama) mencatat klaim terkait asuransi kendaraan mencapai Rp 72,4 miliar sepanjang tahun 2022.

EKONOMI | 6 Februari 2023

CLEO Targetkan Penggunaan Plastik Daur Ulang 20 Persen

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menargetkan penggunaan plastik daur ulang untuk botol kemasan air minum mencapai 20 persen tahun ini.

EKONOMI | 6 Februari 2023

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Jawa Sentris

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terpusat di Jawa dan Sumatera.

EKONOMI | 6 Februari 2023

OJK Tetapkan Dua Fokus Utama Pengawasan IKNB di 2023

Ogi menegaskan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menentukan dua fokus utama pengawasan di sektor industri keuangan non bank atau IKNB.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Ini Dua Sektor Penopang Pertumbuhan Ekonomi Syariah

BI memproyeksikan ekonomi syariah pada 2023 masih akan tumbuh positif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi secara nasional.

EKONOMI | 6 Februari 2023

OJK Ungkap Alasan Industri Keuangan Syariah Masih Tertinggal

Total aset keuangan syariah di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan aset keuangan konvensional.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pangsa Pasar Keuangan Syariah Indonesia Capai 10,69 Persen

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, pertumbuhan keuangan syariah juga menunjukkan hasil yang baik.

EKONOMI | 6 Februari 2023

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Tertinggi Sejak 2013

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi selama tahun 2022 mencapai 5,31 persen.

EKONOMI | 6 Februari 2023

OJK Catat Aset IKNB Tembus Rp 3.081,30 Triliun di 2022

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri keuangan non bank atau IKNB menembus Rp 3.081,30 triliun per Desember 2022.

EKONOMI | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Gagal Ginjal Akut, Heru Budi: Kami Serius Tangani

Kasus Gagal Ginjal Akut, Heru Budi: Kami Serius Tangani

NEWS | 14 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE