Logo BeritaSatu

Ini Alasan OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024

Senin, 28 November 2022 | 16:05 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengumumkan perpanjangan program restrukturisasi kredit/pembiayaan akibat Covid-19 secara segmented dan targeted. Regulator memustuskan menambah masa relaksasi selama 1 tahun sampai dengan 31 Maret 2024.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menyampaikan, pendalaman terhadap perkembangan proses restrukturisasi dilakukan dengan melihat dari kondisi kredit yang direstrukturisasi selama dua tahun ini. Dari sana, kelihatan bahwa ada sektor-sektor tertentu dan industri-industri tertentu yang memang masih mengalami luka memar (scarring effect).

Advertisement

"Satu, masih tinggi dalam konteks kredit yang direstrukturisasi. Kedua, dari segi pemulihan pertumbuhan sektornya, tingkat pemulihannya tidak secepat sektor lain," ungkap Mahendra saat ditemui Investor Daily, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2022).

Dia menerangkan, sebagian besar dari sektor lain sudah pulih, ditunjukkan dari nilai dan persentase nilai kredit yang direstrukturisasi sudah jauh berkurang. Beberapa sektor dan segmen industri tersebut dinilai tidak lagi memerlukan relaksasi berupa kebijakan restrukturisasi kredit.

Mahendra mengungkapkan, kebijakan ini juga sebagai langkah antisipasi pemburukan atas ketidakpastian ekonomi global yang tetap tinggi, utamanya disebabkan normalisasi kebijakan ekonomi global oleh Bank Sentral AS (the Fed), ketidakpastian kondisi geopolitik, serta laju inflasi yang tinggi. Perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia ke depan tidak terhindarkan sebagaimana diperkirakan oleh berbagai lembaga internasional.

Sehubungan dengan perkembangan tersebut dan menyikapi akan berakhirnya kebijakan restrukturisasi kredit/pembiayaan pada 31 Maret 2023, OJK mengambil kebijakan memperpanjang kebijakan restrukturisasi sampai dengan 31 Maret 2024. Kebijakan ini guna mendukung segmen, sektor, industri dan daerah tertentu (targeted) yang memerlukan periode restrukturisasi kredit/pembiayaan tambahan.

Adapun segmen yang dimaksud yaitu, pertama, UMKM yang mencakup seluruh sektor. Kedua, penyedia akomodasi dan makan-minum. Serta ketiga, beberapa industri yang menyediakan lapangan kerja besar, yaitu industri tekstil dan produk tekstil (TPT) serta industri alas kaki.

Mengacu data OJK, kredit restrukturisasi Covid-19 kembali mencatatkan penurunan sebesar Rp 23,81 triliun menjadi Rp 519,64 triliun, dengan jumlah nasabah juga menurun menjadi 2,63 juta nasabah. Per Agustus 2022 tercatat sebanyak 2,75 juta nasabah yang direstrukturisasi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sandiaga: Kolaborasi Pariwisata Mampu Bangkitkan Ekonomi

Sandiaga mengatakan, ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 menjadi ruang diskusi untuk merumuskan kembali industri pariwisata yang lebih adaptif.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Kemenaker Selesaikan Kasus Karyawan Lembur Tidak Dibayar

Haiyani menegaskan, Kemenaker menemukan adanya pelanggaran terhadap pembayaran upah lembur karaywan yang terjadi sejak September 2022.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Hippindo Minta Perlakuan Ritel Modern Sama dengan Toko Online

Hippindo meminta perlakuan yang sama antara ritel modern dengan toko online, sehingga persaingan usaha antara yang offline dan online menjadi lebih sehat.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Harga Beras Naik, Minyakita Langka di Sukabumi

Masyarakat keluhkan kenaikan beberapa bahan pokok penting, beras mahal, dan minyak goreng langka di Pasar Semi Modern (PSM) Cibadak

EKONOMI | 4 Februari 2023

Hippindo Tanggapi Fenomena Banyak Gerai Ritel Modern Tutup

Hippindo ikut bersuara terkait fenomena tutupnya sejumlah gerai ritel modern, termasuk tujuh gerai Transmart ditutup permanen.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Satu Demi Satu Gerai Ritel Besar Tutup, Pertanda Sunset?

“Saya melihat ini karena siklus bisnis saja, ada saatnya lesu dan ada saatnya naik,” kata Eisha M. Rachbini kepada Beritasatu.com.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Apakah AI Berbahaya bagi Manusia? Ini Kata Founder Prosa.ai

Teguh Eko Budiarto, CEO Prosa.ai, mengatakan skenario AI lepas kendali bisa saja terjadi, tetapi kecil kemungkinannya.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Beras Medium 5 Kg Tangerang Mulai Hilang, Kualitas Jelek

Di Pondok Aren, beras medium ukuran 10 kilogram dan 5 kilogram sudah tidak dijual karena kelangkaan stok dari gudang.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Langka, Harga Beras di Ciledug Naik Gila-gilaan

Hampir semua jenis beras mengalami kenaikan lebih dari separuh harga normal. Harga beras per karung 50 kg semula Rp 300.000, naik menjadi Rp 630.000.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Bangun Laboratorium, IDSurvey Perluas Pasar ke Pontianak

IDSurvey meresmikan kantor dan laboratorium Sucofindo cabang Pontianak sebagai komitmen mendekatkan holding kepada pelanggan.

EKONOMI | 4 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PLN Mobile Proliga: STIN BIN Raih Kemenangan Beruntun di Gresik

PLN Mobile Proliga: STIN BIN Raih Kemenangan Beruntun di Gresik

SPORT | 21 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE