Logo BeritaSatu

Bapanas: Impor Beras Pilihan Terakhir

Senin, 28 November 2022 | 21:58 WIB
Oleh : Herman / WIR

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas)/ National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi menegaskan, dalam memenuhi kebutuhan beras dalam negeri, penyerapan beras dari petani harus menjadi prioritas utama.

Namun jika kebutuhan itu tidak bisa dipenuhi, impor akan menjadi pilihan terakhir yang diambil untuk mengamankan cadangan beras di Perum Bulog hingga 1,2 juta ton. Sementara itu menurut data Perum Bulog, stok beras di gudang mereka semakin menipis hingga tinggal 597.919 ton.

Advertisement

“Tugas kita pertama adalah mengisi stok Bulog supaya sampai levelnya 1,2 juta ton. Pilihan yang utama, kita semua sepakat ini kan untuk negara, ini dari serapan petani lokal. Ini yang harus kita kerjakan dulu. Pada saat kita sudah tidak bisa melakukan penyerapan atau ketersediaan dari dalam negeri, ya sudah ini (impor,red) adalah pilihan terakhir, berat bagi kita semua tetapi harus dilakukan,” kata Arief Prasetyo dalam acara Obrolan Malam di BTV, Senin (28/11/2022).

Namun Arif menegaskan, impor yang dilakukan tersebut hanya untuk stok level Bulog dan untuk intervensi pasar, bukan untuk menyusahkan petani.

“Ini tidak ada hubungannya dengan petani karena ini sangat terukur, disimpan dan diawasi sangat ketat oleh kita semua,” ujarnya.

Arief menyampaikan, produksi beras nasional sebetulnya dalam keadaan cukup. Yang menjadi masalah saat ini adalah stok di perum Bulog yang kurang, sehingga perlu di-top up sebagai cadangan pangan untuk intervensi pasar.

Menurut Arief, Bulog juga harus mengantisipasi kebutuhan yang besar, misalnya saat terjadi bencana. Masalahnya, saat ini sebetulnya bukan waktunya untuk menyerap karena produksinya sedang turun.

“Panen ini terus berjalan, jadi Indonesia ini tidak panen bareng-bareng semua wilayah, tetapi bergilir. Yang harus kita lakukan adalah identifikasi kapan panen raya. Jadi kalau kita punya grafik, di semester pertama itu pasti tinggi, di bulan Maret-April, kemudian akan turun di November-Desember. Jadi di November-Desember itu memang waktunya kita intervensi, bukan waktunya kita penyerapan,” kata Arief.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

CLEO Targetkan Penggunaan Plastik Daur Ulang 20 Persen

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menargetkan penggunaan plastik daur ulang untuk botol kemasan air minum mencapai 20 persen tahun ini.

EKONOMI | 6 Februari 2023

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Jawa Sentris

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terpusat di Jawa dan Sumatera.

EKONOMI | 6 Februari 2023

OJK Tetapkan Dua Fokus Utama Pengawasan IKNB di 2023

Ogi menegaskan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menentukan dua fokus utama pengawasan di sektor industri keuangan non bank atau IKNB.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Ini Dua Sektor Penopang Pertumbuhan Ekonomi Syariah

BI memproyeksikan ekonomi syariah pada 2023 masih akan tumbuh positif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi secara nasional.

EKONOMI | 6 Februari 2023

OJK Ungkap Alasan Industri Keuangan Syariah Masih Tertinggal

Total aset keuangan syariah di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan aset keuangan konvensional.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pangsa Pasar Keuangan Syariah Indonesia Capai 10,69 Persen

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, pertumbuhan keuangan syariah juga menunjukkan hasil yang baik.

EKONOMI | 6 Februari 2023

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Tertinggi Sejak 2013

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi selama tahun 2022 mencapai 5,31 persen.

EKONOMI | 6 Februari 2023

OJK Catat Aset IKNB Tembus Rp 3.081,30 Triliun di 2022

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri keuangan non bank atau IKNB menembus Rp 3.081,30 triliun per Desember 2022.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pertumbuhan Ekonomi 2022 Ditopang Industri Pengolahan

Komponen industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi selama tahun 2022 dari sisi lapangan usaha.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Hadapi Banyak Tantangan

Indonesia saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi dan keuangan syariah global.

EKONOMI | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Gagal Ginjal Akut, Heru Budi: Kami Serius Tangani

Kasus Gagal Ginjal Akut, Heru Budi: Kami Serius Tangani

NEWS | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE