Logo BeritaSatu

Buwas: Impor Beras untuk Antisipasi Kekurangan Produksi Dalam Negeri

Senin, 28 November 2022 | 22:24 WIB
Oleh : Herman / WIR

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) menegaskan, di tengah kondisi stok beras di gudang Bulog yang kian menipis, impor beras perlu dipertimbangkan. Saat ini Bulog juga masih terus menyerap beras dari petani. Namun di saat yang bersamaan, langkah impor dinilai perlu untuk mengantisipasi apabila produksi di dalam negeri tidak mencukupi.

Stok beras di gudang Bulog saat ini semakin menipis hingga tinggal 597.919 ton. Bulog sendiri sesuai arahan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Perekonomian pada 8 November 2022 diminta untuk memenuhi cadangan beras pemerintah (CBP) sampai dengan 1,2 juta ton di akhir tahun ini.

Advertisement

“Sampai hari ini kita masih menyerap beras dari petani. Tetapi kita harus antisipasi manakala produksi dalam negeri tidak terpenuhi targetnya, jadi opsinya ditambahi dengan impor. Ini kan masalah perut, kebutuhan yang tidak bisa ditunda karena ini menyangkut kecepatan. Kita berpacu dengan waktu. Nanti kalau kita tidak dapat dan kemudian negara lain menutup, kemudian angkutan tidak ada, bisa jadi masalah besar buat kita,” kata Budi Waseso dalam acara Obrolan Malam di BTV, Senin (28/11/2022).

Sebelumnya dalam Rakortas pada 8 November 2022, Bulog telah diminta untuk segera mengoptimalkan pengadaan gabah dan/atau beras untuk memenuhi cadangan beras melalui pengadaan dalam negeri sebesar 500.000 ton dengan berkoordinasi bersama Kementerian Pertanian yang dipenuhi dari sejumlah lokasi. Jika tidak ada serapan beras diprediksi CBP menurun hingga 399.550 ton pada Desember 2022. Namun menurut Buwas, hingga saat ini beras yang disanggupi Kementan tersebut belum ada.

“Kalau saya kan melaksanakan tugas dan yang kemarin yang akan mensuplai dari Menteri Pertanian, ya saya menunggu. Tetapi sampai hari ini kan belum ada sama sekali. Tetapi saya juga tidak hanya menunggu yang disuplai dari Kementan. Saya dengan jajaran saya di kewilayahan di mana ada panen dan stok kita ambil. Tetapi karena saya yakin bahwa ini tidak akan tercukupi dengan target kita, maka kita imbangi (dengan impor)," kata Buwas.

Meskipun langkah impor akan diambil, Buwas mengatakan belum tentu Bulog bisa memenuhi jumlah yang ditugaskan. Apalagi saat ini seluruh dunia penghasil beras juga tengah menghadapi ancaman krisis pangan.

"Belum bisa jaminan umpamanya penugasan dari negara 500.000 ton kita bisa dapat segitu, atau umpanya penugasan 500.000 ton saya laksanakan 500.000 ton. Saya harus menjaga produktivitas dari petani, jadi tetap saya utamakan produktivitas dari petani. Ini yang terus saya ambil sambil dikuatkan dari impor kalau tidak terpenuhi. Kalau sudah terpenuhi, ya tidak perlu impor,” kata Buwas.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sandiaga: Kolaborasi Pariwisata Mampu Bangkitkan Ekonomi

Sandiaga mengatakan, ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 menjadi ruang diskusi untuk merumuskan kembali industri pariwisata yang lebih adaptif.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Kemenaker Selesaikan Kasus Karyawan Lembur Tidak Dibayar

Haiyani menegaskan, Kemenaker menemukan adanya pelanggaran terhadap pembayaran upah lembur karaywan yang terjadi sejak September 2022.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Hippindo Minta Perlakuan Ritel Modern Sama dengan Toko Online

Hippindo meminta perlakuan yang sama antara ritel modern dengan toko online, sehingga persaingan usaha antara yang offline dan online menjadi lebih sehat.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Harga Beras Naik, Minyakita Langka di Sukabumi

Masyarakat keluhkan kenaikan beberapa bahan pokok penting, beras mahal, dan minyak goreng langka di Pasar Semi Modern (PSM) Cibadak

EKONOMI | 4 Februari 2023

Hippindo Tanggapi Fenomena Banyak Gerai Ritel Modern Tutup

Hippindo ikut bersuara terkait fenomena tutupnya sejumlah gerai ritel modern, termasuk tujuh gerai Transmart ditutup permanen.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Satu Demi Satu Gerai Ritel Besar Tutup, Pertanda Sunset?

“Saya melihat ini karena siklus bisnis saja, ada saatnya lesu dan ada saatnya naik,” kata Eisha M. Rachbini kepada Beritasatu.com.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Apakah AI Berbahaya bagi Manusia? Ini Kata Founder Prosa.ai

Teguh Eko Budiarto, CEO Prosa.ai, mengatakan skenario AI lepas kendali bisa saja terjadi, tetapi kecil kemungkinannya.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Beras Medium 5 Kg Tangerang Mulai Hilang, Kualitas Jelek

Di Pondok Aren, beras medium ukuran 10 kilogram dan 5 kilogram sudah tidak dijual karena kelangkaan stok dari gudang.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Langka, Harga Beras di Ciledug Naik Gila-gilaan

Hampir semua jenis beras mengalami kenaikan lebih dari separuh harga normal. Harga beras per karung 50 kg semula Rp 300.000, naik menjadi Rp 630.000.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Bangun Laboratorium, IDSurvey Perluas Pasar ke Pontianak

IDSurvey meresmikan kantor dan laboratorium Sucofindo cabang Pontianak sebagai komitmen mendekatkan holding kepada pelanggan.

EKONOMI | 4 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menit Ke-7, Bruno Fernandes Bawa Manchester United Ungguli Palace

Menit Ke-7, Bruno Fernandes Bawa Manchester United Ungguli Palace

BOLA | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE