Logo BeritaSatu

Begini Strategi BRI Finance Targetkan NPF di Bawah 2,5%

Selasa, 29 November 2022 | 20:08 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) menyiapkan sejumlah strategi penerapan manajemen risiko guna menghadapi kondisi ekonomi 2023 yang diproyeksikan lebih menantang. Kendati terjadi tren kenaikan, non performing financing (NPF) ditargetkan di bawah 2,5%.

Rasio NPF perseroan hingga kuartal III 2022 tercatat 1,98%. Persentase tersebut lebih baik dari NPF industri yaitu 2,58% pada periode yang sama. Adapun hingga akhir tahun ini BRI Finance mematok target NPF gross sekitar 2,1% sedangkan tahun depan di level 2,2%.

Advertisement

Direktur Manajemen Risiko BRI Finance, Ari Prayuwana menjelaskan, sebenarnya pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi sejak awal pandemi Covid-19 pada 2020 lalu. Sebabnya, perseroan ingin tumbuh cepat dengan kualitas yang positif melalui tata kelola yang baik.

"Sebagai komitmen terhadap kualitas aset yang dimiliki, kami senantiasa melakukan penjagaan ketat atas rasio NPF. Tujuannya untuk menanggulangi potensi risiko dari kondisi ekonomi yang fluktuatif," kata ungkap Ari Prayuwana, di Jakarta, Selasa (29/11/2022).

Dia menerangkan, upaya kehati-hatian ini bagian dari respons perusahaan atas imbauan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap industri multifinance. Langkah tersebut diharapkan menjadi mitigasi risiko dalam menghadapi kondisi pasar yang berfluktuasi, terlebih adanya potensi resesi ekonomi global ke depan.

Seperti diketahui, ekonomi nasional dihadapkan pada beberapa tantangan ke depan yang timbul karena ketidakpastian ekonomi global. Antara lain karena inflasi global yang tinggi dan direspon bank sentral di berbagai negara termasuk di Tanah Air dengan kenaikan suku bunga serta ancaman krisis pangan dan energi yang diakibatkan oleh konflik geopolitik antara Rusia dan Ukraina.

BRI Finance pun menerapkan sejumlah langkah antisipasi. Pertama, menerapkan robust risk management sehingga kualitas portofolio pembiayaan menjadi prioritas. Perseroan membangun manajemen risiko yang kuat melalui penerapan proses pembiayaan yang sehat, dengan diterapkannya proses ketat yang harus diikuti oleh relationship manager (RM).

Menurut Ari, langkah tersebut membuahkan hasil dengan NPF yang terus menurun dari 2020 sebesar 4,22%. Kemudian, BRI Finance menerapkan credit risk scoring, sehingga bisa mempercepat proses pengambilan keputusan pembiayaan. Dalam kerangka manajemen risiko, Perseroan pun membangun perangkat proteksi dini atau early warning system untuk portofolio di level unit kerja dan individu untuk menjaga kualitas aset.

Kedua, BRI Finance fokus pada kualitas pembiayaan melalui penerapan selective growth, dimana perseroan membuat kebijakan bahwa yang boleh dibiayai adalah sektor-sektor yang potensi risikonya rendah.

"Kami memilih debitur-debitur yang memang bagus. Itu di awal sebelum RM melakukan proses inisiasi pembiayaan sudah diberikan guidance-nya. Itu yang kami terapkan sejak 2020, dan akan kami lanjutkan dalam menghadapi tantangan ke depan," lanjut Ari.

Ketiga, pihaknya melakukan switching portofolio dari mayoritas pembiayaan komersial, kini beralih ke segmen konsumer yang lebih ritel. Alhasil risiko per debitur lebih rendah. Harapannya, BRI Finance akan tumbuh secara berkelanjutan.

Keempat adalah fokus kepada funding stability dan sustainability dengan menjaga kepercayaan kreditur. Sedangkan antisipasi kelima adalah melakukan transformasi dan konsisten dalam digitalisasi business process, yaitu dalam rangka memperoleh efisiensi sehingga mampu menekan biaya operasional.

"Kami akan tumbuh dan prosesnya yang kami digitalisasi. Barangkali itu yang kami lakukan. Jadi apa yang kami lakukan selaras dengan himbauan OJK, di mana kami sangat mendukung dan menerapkan lebih awal sejak 2020," pungkas Ari.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bapanas Tugaskan Bulog Jual Beras Medium ke Ritel Modern

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi mengatakan, langkah ini sesuai arahan Presiden Jokowi dalam rangka stabilisasi harga beras di tingkat konsumen.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Keketuaan ASEAN 2023 Jaga Stabilitas Episentrum Ekonomi

ASEAN dapat menjadi episentrum atau pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar dan level global.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Minyak Goreng Minyakita Sudah Mulai Menghilang di Pasaran

Sejumlah pedagang pun mulai mengeluhkan hilangnya Minyakita di pasaran, lantaran minyak goreng murah program pemerintah itu laris diburu masyarakat.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Bahaya Vape Mengincar, Mendag Kendalikan Impor Alat Pendukungnya

Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan melakukan pengendalian impor vape dan alat penunjang lainnya.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Minyakita dan Curah di Makassar Langka Sepekan Terakhir

Minyak goreng (migor) subsidi dengan merek Minyakita, mulai langka di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sepekan terakhir.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Jobubu Jarum Minahasa Bidik Laba & Pendapatan Naik 50%

PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) optimistis pada 2023 pendapatan dan laba tumbuh hingga 50%.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Waskita Catat Kontrak Baru Rp 20 Triliun, Mayoritas dari IKN

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) membukukan nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp 20,23 triliun sampai akhir tahun 2022.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Sandiaga Uno Dorong UMKM Manfaatkan TikTok untuk Jualan

Menurut Sandiaga, saat ini banyak platform digital atau media sosial yang mampu mendorong produk pelaku ekraf dan UMKM naik kelas. Salah satunya TikTok

EKONOMI | 29 Januari 2023

Dituduh Manipulasi Saham, Orang Terkaya Asia Ini Kehilangan Rp 700 T

Aset orang terkaya di Asia Gautam Adani jatuh lebih dari US$ 50 miliar setelah dituduh memanipulasi saham oleh Hindenburg Research.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Simak, Tips Main Aman Investasi Kripto

Pasar kripto terpantau terus menunjukkan performa positif di sepanjang Januari 2023 ini, setelah sempat turun beberapa waktu lalu.

EKONOMI | 29 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Serie A Liga Italia: AC Milan Digebuk Sassuolo di San Siro

Serie A Liga Italia: AC Milan Digebuk Sassuolo di San Siro

BOLA | 12 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE