Logo BeritaSatu

Reformasi Perpajakan Sumbang Penerimaan Negara, Berapa?

Rabu, 30 November 2022 | 09:42 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Batam, Beritasatu.com- Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat, Ditjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Neilmaldrin Noor mengatakan implementasi reformasi perpajakan menambah penerimaan pajak hingga Oktober 2022.

"Dampak reformasi perpajakan melalui implementasi Undang Undang 7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), sudah kita lihat dampaknya di Oktober 2022," tegas Neilmadrin dalam media gathering di Batam, Selasa (29/11/2022).

Advertisement

Ia mengatakan hingga Oktober 2022 pemerintah berhasil mengantongi Rp 9,17 triliun dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) melalui perdagangan menggunakan sistem elektronik (PMSE). Nilai itu berasal dari 131 penyelenggara PMSE yang telah melakukan pemungutan dan penyetoran PPN ke kas negara. "Tambahan penerimaan pajak Rp 9,17 triliun ini kalau kita hitung dari awal diberlakukan PSME, khusus 2022 Januari-Oktober Rp 4,54 triliun, jadi dibandingkan dengan tahun lalu karena ini sudah dari tahun 2020," tuturnya.

Lebih terinci, sepanjang Juli-Desember 2020 pemerintah berhasil mengantongi Rp 730 miliar dari pungutan PPN PMSE. Kemudian berlanjut sepanjang Januari-Desember 2021 realisasi PPN PMSE mencapai Rp 3,9 triliun.

Adapun ketentuan pemungutan PPN PMSE tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 48/PMK.03/2020 yang telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 60/PMK.03/2022.

Lebih lanjut, pelaku usaha PMSE yang telah ditunjuk Ditjen Pajak Kemenkeu, wajib memungut PPN dengan tarif 11% atas penjualan produk atau layanan digital dari luar negeri ke Indonesia.

Sementara penyesuaian tarif PPN menjadi 11% yang berlaku sejak 1 April 2022 telah menambah pundi-pundi penerimaan negara sebesar Rp 43,43 triliun. Perinciannya April Rp 1,96 triliun, Mei Rp 5,74 triliun, Juni Rp 6,81 triliun, Juli sebesar Rp 7,15 triliun, Agustus sebesar Rp 7,28 triliun. Kemudian penerimaan dari penyesuaian tarif PPN pada September mencapai Rp 6,87 triliun dan Oktober sebesar Rp 7,62 triliun. "Dengan penyesuaian tarif PPN dari 10 ke 11 P tambah penerimaan. Ada sejumlah Rp 43,43 triliun. Untuk Oktober saja penerimaannya Rp 7,62 triliun," tuturnya.

Baca selanjutnya
Neil mengatakan pemerintah berhasil mengantongi penerimaan negara sebesar Rp 339,71 miliar ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Green Tech Genjot Produksi Pasar Motor Listrik Tanah Air

Green Tech mampu memproduksi sebanyak 1.000 unit per hari, atau kira-kira sekitar 300.000 sampai 400.000 per tahun.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Berdayakan Startup Digital, Telkomsel Hadirkan NextDev Academy

Telkomsel menghadirkan program pengembangan startup digital NextDev Academy ke-8 untuk membuka peluang perkembangan ekosistem pemberdayaan startup digital.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Sri Mulyani: Anggaran Covid-19 Bisa Bangun 2 IKN

Sri Mulyani Indrawati mengatakan anggaran penanganan Covid-19 diperkirakan bisa digunakan untuk membangun dua ibu kota negara (IKN).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Pengamat: Perppu Cipta Kerja Bawa Indonesia Siap Hadapi Tantangan Global

Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja

EKONOMI | 26 Januari 2023

Rupiah Hari Ini 26 Januari 2023 Ditutup Menguat ke Rp 14.947

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini Kamis (26/1/2023) ditutup menguat dibandingkan posisi kemarin.

EKONOMI | 26 Januari 2023

IHSG Hari Ini 26 Januari 2023 Ditutup Naik Jadi 6.864

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan hari ini Kamis (26/1/2023) naik 34,8 poin (0,51%) ke level 6.864.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Totalindo Bangun Hotel Soll Marina Alam Sutera Rp 75 Miliar

PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) melaksanakan pembangunan kantor dan Hotel Soll Marina Alam Sutera.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Defisit APBN 2,38%, Airlangga: Konsolidasi Fiskal Berjalan Cepat

Airlangga Hartarto mengatakan konsolidasi fiskal berjalan lebih cepat dari perkiraan pemerintah yang terlihat dari defisit APBN 2022 2,8%.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Demi Likuiditas Saham, Samudera Indonesia Stock Split 1:5

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), emiten transportasi laut akan melakukan pemecahan nilai saham (stock split) dengan rasio 1:5.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Airlangga Hartarto: Perppu Cipta Kerja Segera Diputuskan di Paripurna

Airlangga Hartarto mengatakan DPR akan segera melakukan pengambilan keputusan terkait Perppu Cipta Kerja dalam sidang paripurna dalam waktu dekat ini.

EKONOMI | 26 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Cegah Radikalisme-Bullying di Sekolah, Ini Upaya Ganjar

Cegah Radikalisme-Bullying di Sekolah, Ini Upaya Ganjar

NEWS | 32 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE