Logo BeritaSatu

Jokowi Desak Uang Pemda Rp 278 T "Diparkir" di Bank Segera Dibelanjakan

Rabu, 30 November 2022 | 11:54 WIB
Oleh : Nasori Ahmad, Arnoldus Kristianus / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendesak para kepala daerah, baik bupati, wali kota maupun gubernur, untuk segera membelanjakan uang pemerintah daerah (pemda) senilai Rp 278 triliun yang hingga kini masih parkir di bank. Uang mengendap itu jauh lebih besar dari tahun-tahun sebelum yang hanya di kisaran Rp 210 triliun- Rp 220 triliun.

Presiden menilai, besarnya uang mengendap pemda di perbankan itu sebagai sebuah ironi. Pasalnya, di satu sisi pemerintah pusat bekerja keras menarik dana asing masuk ke Tanah Air agar perputaran uang lebih banyak guna mendorong perekonomian, namun di sisi lain uang yang sudah ditransfer ke daerah dari pusat tidak manfaatkan.

Advertisement

“Pagi tadi kita cek uang (pemda) yang ada di bank masih Rp 278 triliun. Kita itu cari investasi agar dapat arus modal masuk, yang sudah ada di kantong nggak dipakai, ya percuma. Rp 278 triliun itu gedhe banget, gedhe banget, besar sekali,” ujar Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi Tahun 2022 Kementerian Investasi/BKPM di Jakarta, Rabu (30/11/2022).

Oleh karena itu, Jokowi meminta kepada semua kepala daerah untuk segera membelanjakan dana yang telah ditransfer oleh Menteri Keuangan ke rekening kas daerah masing-masing. “Ini saya minta segera dibelanjakan. Memang realisasi biasanya di akhir tahun, di Desember. Tapi ini ndak, kita bandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya ini sudah melompat tinggi sekali,” tandas Jokowi.

Padahal, lanjut Jokowi, ada biaya dana (cost of money) yang harus ditanggung oleh pemerintah untuk mendapatkan dana-dana tersebut. “Ini cost of money kaya gini, biaya uang ini gedhe banget. Kalau caranya kita nggak ngerti bahwa ini ada biaya. Tahun lalu di akhir Oktober itu masih di angka Rp 226 triliun. (Tahun) ini Rp 278 triliun,” papar dia.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pluang Ajak Investor Ritel Cerdas Kenali Risiko Investasi

Pluang mengimbau investor ritel di Indonesia untuk memperhatikan status legalitas entitas bisnis yang menjual saham AS.

EKONOMI | 7 Februari 2023

PTPP Gandeng 5 BUMN Bentuk Usaha Patungan Beton Pracetak

PT PP (Persero) Tbk atau PTPP bersama 5 BUMN Karya lainnya membentuk perusahaan patungan beton pracetak bernama PT Karya Logistik Nusantara.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Kemenkeu Belum Terapkan Cukai Minuman Berpemanis, Ini Alasannya

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Askolani menyampaikan, pengenaan cukai minuman berpemanis mempertimbangkan kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pekan Ini Ombudsman Periksa Bappebti

Ombudsman segera memeriksa Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) terkait dugaan malaadministrasi dalam proses pembentukan bursa kripto.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Bisnis Warunk Upnormal Mulai Berguguran, Apa Penyebabnya?

Channel Youtube Bennix yang banyak mengulas tentang dunia saham menganalisa tujuh penyebab runtuhnya bisnis Warunk Upnormal.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Bappebti Diduga Lakukan Malaadministrasi

Ombudsman mendalami dugaan malaadministrasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dalam proses pembentukan bursa kripto.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Airlangga: Ekonomi 2022 Tertinggi di Masa Pemerintahan Jokowi

Airlangga mengatakan, pertumbuhan ekonomi 2022 sebesar 5,31 persen menjadi pertumbuhan tertinggi di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

EKONOMI | 6 Februari 2023

BI Proyeksikan Sektor Prioritas Halal Value Chain Tumbuh hingga 5,3 Persen

Bank Indonesia (BI) menargetkan sektor prioritas halal calue chain akan tumbuh hingga 5,3 persen di tahun 2023.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Selamat Sempurna Gabung Koalisi Anti Korupsi Indonesia

PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) menandatangani declaration of intent untuk bergabung menjadi anggota Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAKI).

EKONOMI | 6 Februari 2023

Allianz Utama Bayarkan Klaim Rp 72,4 Miliar Sepanjang 2022

PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Utama) mencatat klaim terkait asuransi kendaraan mencapai Rp 72,4 miliar sepanjang tahun 2022.

EKONOMI | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Gunting Jari Bayi 7 Bulan, Perawat di Palembang Jadi Tersangka

Gunting Jari Bayi 7 Bulan, Perawat di Palembang Jadi Tersangka

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE