Logo BeritaSatu

Defisit APBN 2023 Dipatok Turun Jadi 2,84%, Caranya?

Rabu, 30 November 2022 | 13:32 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / WBP

Jakarta, Beritasaru.com - Pemerintah telah menetapkan 2023 sebagai tahun konsolidasi fiskal sehingga defisit APBN 2023 bisa kembali di bawah 3% dari produk domestik bruto (PDB). Pemerintah menargetkan defisit APBN 2023 sebesar 2,84% dari PDB atau secara nominal Rp 598,2 triliun. Dengan besaran tersebut, masih membutuhkan pembiayaan utang Rp 696,3 triliun untuk dikelola dengan efisien dan efektif.

“Jadi kami mencari ruang efisiensi bukan dalam rangka mengurangi pengeluaran negara, tetapi dalam rangka membuat lebih efisien. Nah ini kan beda? Ini berbeda dari sekedar potong anggaran pemerintah tidak melakukan pemotongan anggaran,” ucap Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam acara Wealth Wisdom yang berlangsung secara hibrida di Hotel Ritz Carlton Jakarta pada Selasa (29/11/2022).

Advertisement

Sebagai gambaran, mulai 2023 pemerintah harus merujuk kembali pada ketetapan UU Nomor 17 tahun 2003 yang mengatur batas defisit APBN sebesar 3% dari PDB. Bila dirinci pada APBN 2023, pendapatan negara tahun 2023 direncanakan sebesar Rp 2.463,0 triliun, yang bersumber dari penerimaan perpajakan Rp 2.021,2 triliun dan penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp 441,4 triliun. Belanja negara dalam APBN tahun 2023 disepakati sebesar Rp 3.061,2 triliun, yang dialokasikan melalui belanja pemerintah pusat sebesar Rp 2.246,5 triliun serta transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp814,7 triliun.

“Pemerintah lewat APBN punya resources, tetapi yang jauh lebih penting daripada sekedar resources dalam APBN adalah bagaimana memakai uang itu agar efisien benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi katalis sumber pertumbuhan ekonomi baru,” kata Suahasil.

Saat awal memasuki pandemi Covid-19 di tahun 2020 pemerintah melakukan pelonggaran defisit hingga di atas 3% dari PDB. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kompensasi dari tingginya anggaran belanja untuk penanganan Covid-19. Namun dari sisi penerimaan harus memberikan relaksasi kepada sektor-sektor yang terdampak pandemi Covid-19.

Baca selanjutnya
Namun pemerintah menjalankan relaksasi defisit secara disiplin dari tahun 2020 hingga ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sandiaga Uno Dorong UMKM Manfaatkan TikTok untuk Jualan

Menurut Sandiaga, saat ini banyak platform digital atau media sosial yang mampu mendorong produk pelaku ekraf dan UMKM naik kelas. Salah satunya TikTok

EKONOMI | 29 Januari 2023

Dituduh Manipulasi Saham, Orang Terkaya Asia Ini Kehilangan Rp 700 T

Aset orang terkaya di Asia Gautam Adani jatuh lebih dari US$ 50 miliar setelah dituduh memanipulasi saham oleh Hindenburg Research.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Simak, Tips Main Aman Investasi Kripto

Pasar kripto terpantau terus menunjukkan performa positif di sepanjang Januari 2023 ini, setelah sempat turun beberapa waktu lalu.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Minyakita Langka, Mendag Janji Perbaiki Jalur Distribusi

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berjanji akan memperbaiki sistem distribusi sehingga Minyakita tidak mahal.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Mendag: Minyakita Tak Stop Produksi, tetapi Laris di Pasar

Zulkifli Hasan menepis isu yang beredar soal kelangkaan pasokan dan berhentinya minyak goreng (migor) bersubsidi dengan merek Minyakita.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Volatilitas Tinggi, Dana Kelolaan Ashmore AM Merosot 5%

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) mencatat dana kelolaan investasi (asset under management/AUM) turun 5%.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Ayooservis Tawarkan Perbaikan Produk Teknologi Informasi

Ayooservis bagian dari Airmas Group menyasar pelanggan pemerintah dan korporasi untuk jasa perbaikan produk teknologi informasi

EKONOMI | 28 Januari 2023

Minyakita Langka di Pasaran, Harga Minyak Goreng Melonjak

Minyak goreng (migor) bersubsidi dengan merek Minyakita yang dirilis pemerintah beberapa waktu lalu kian langka di Purwakarta.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Percepat Pemulihan Ekonomi, SBN Ritel Pilihan Tepat saat Suku Bunga Naik

Surat Berharga Negara (SBN) Ritel menjadi pilihan tepat investasi saat suku bunga terus menaik atau menanjak seperti sekarang.

EKONOMI | 28 Januari 2023

BEI Akan Rilis Papan Pemantauan Khusus Saham Tidak Likuid

BEI segera meluncurkan papan pemantauan khusus khusus hybrid untuk saham-saham tidak likuid dengan metode periodik call auction.

EKONOMI | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sky Walk Benteng Fort de Kock, Wisata Terbaru di Bukittinggi

Sky Walk Benteng Fort de Kock, Wisata Terbaru di Bukittinggi

LIFESTYLE | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE