Logo BeritaSatu

Jelang Natal, Pemerintah Gelontorkan Beras Stabilkan Harga

Rabu, 30 November 2022 | 13:41 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) atau National Food Ageny (NFA) dan Perum Bulog menggelontorkan beras ke pasar untuk menstabilkan harga menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (nataru).

Kepala NFA Arief Prasetyo Adi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (30/11/2022) menjelaskan cadangan beras Bulog per November ini berada di posisi 569 ribu ton, sehingga pada November-Desember diperlukan pelepasan stok sekitar 150.000-200.000 ton per bulan untuk intervensi pasar guna menjaga agar harga beras tetap terkendali dan tidak membebani inflasi.

Advertisement

“Di semester kedua ini, khususnya November-Desember menjelang nataru (Natal dan Tahun Baru) memang waktunya kita melepas stok untuk pengendalian harga, terlebih pemerintah menargetkan inflasi di November dan Desember ini turun agar tidak melebihi angka pertumbuhan ekonomi,” kata Arief.

Melalui operasi pasar tersebut, Arief menargetkan stok beras di tingkat masyarakat tersedia dan stabilitas harganya terjaga. “Kita akan optimalkan stok Bulog yang tersedia sekarang sekitar 569.000 ton, sambil terus melakukan penyerapan. Memang target kita stok beras Bulog di akhir tahun 1,2 juta ton dengan mengutamakan produksi dalam negeri, tetapi apabila sampai waktunya belum juga bisa terpenuhi, terpaksa last option harus kita cukupi dari luar,” kata Arief.

Dari data Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS) diperkirakan produksi beras di bulan November mencapai 2,2 juta ton dan Desember 1 juta ton sehingga totalnya sekitar 3 juta ton. Sementara kebutuhan konsumsi beras di angka 2,5-2,6 juta ton per bulan. Dari jumlah tersebut terdapat selisih berkisar 2 juta ton.

“Dengan stok yang ada dari panen-panen sebelumnya kebutuhan beras nataru cukup. Kita menjamin stok beras cukup, jadi masyarakat jangan khawatir dan tidak perlu panik dengan berbelanja berlebihan, karena pemerintah akan menjaga agar stok beras ini bisa tersebar merata di masyarakat,” kata dia.

Upaya menjaga stabilitas harga beras jelang nataru tersebut sejalan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta agar semua pihak memperhatikan kesiapan bahan pangan dan energi setiap menjelang hari besar keagamaan dan nasional. Hal tersebut penting mengingat akan terjadi lonjakan konsumsi dan mobilitas.

Sedangkan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras, pemerintah perlu meningkatkan cadangan beras Bulog. Arief menjelaskan, idealnya pemenuhan cadangan beras Bulog dimaksimalkan pada musim panen raya semester I pada Maret dan April, sehingga pada semester II Bulog dapat melakukan intervensi pasar di akhir tahun, dengan kisaran 150.000 ton per bulan dan 200.000 ton per bulan pada Januari-Februari 2023. Dalam intervensi tersebut pemerintah dapat melepas beras dengan harga Rp 8.300 per kg dan sampai di masyarakat dengan harga Rp 9.000 per kg.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sandiaga Uno Dorong UMKM Manfaatkan TikTok untuk Jualan

Menurut Sandiaga, saat ini banyak platform digital atau media sosial yang mampu mendorong produk pelaku ekraf dan UMKM naik kelas. Salah satunya TikTok

EKONOMI | 29 Januari 2023

Dituduh Manipulasi Saham, Orang Terkaya Asia Ini Kehilangan Rp 700 T

Aset orang terkaya di Asia Gautam Adani jatuh lebih dari US$ 50 miliar setelah dituduh memanipulasi saham oleh Hindenburg Research.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Simak, Tips Main Aman Investasi Kripto

Pasar kripto terpantau terus menunjukkan performa positif di sepanjang Januari 2023 ini, setelah sempat turun beberapa waktu lalu.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Minyakita Langka, Mendag Janji Perbaiki Jalur Distribusi

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berjanji akan memperbaiki sistem distribusi sehingga Minyakita tidak mahal.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Mendag: Minyakita Tak Stop Produksi, tetapi Laris di Pasar

Zulkifli Hasan menepis isu yang beredar soal kelangkaan pasokan dan berhentinya minyak goreng (migor) bersubsidi dengan merek Minyakita.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Volatilitas Tinggi, Dana Kelolaan Ashmore AM Merosot 5%

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) mencatat dana kelolaan investasi (asset under management/AUM) turun 5%.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Ayooservis Tawarkan Perbaikan Produk Teknologi Informasi

Ayooservis bagian dari Airmas Group menyasar pelanggan pemerintah dan korporasi untuk jasa perbaikan produk teknologi informasi

EKONOMI | 28 Januari 2023

Minyakita Langka di Pasaran, Harga Minyak Goreng Melonjak

Minyak goreng (migor) bersubsidi dengan merek Minyakita yang dirilis pemerintah beberapa waktu lalu kian langka di Purwakarta.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Percepat Pemulihan Ekonomi, SBN Ritel Pilihan Tepat saat Suku Bunga Naik

Surat Berharga Negara (SBN) Ritel menjadi pilihan tepat investasi saat suku bunga terus menaik atau menanjak seperti sekarang.

EKONOMI | 28 Januari 2023

BEI Akan Rilis Papan Pemantauan Khusus Saham Tidak Likuid

BEI segera meluncurkan papan pemantauan khusus khusus hybrid untuk saham-saham tidak likuid dengan metode periodik call auction.

EKONOMI | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Berawal dari Rescue, Rinto Memelihara 10 Ekor King Kobra

Berawal dari Rescue, Rinto Memelihara 10 Ekor King Kobra

LIFESTYLE | 16 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE