Logo BeritaSatu

BI Waspadai Penguatan Dolar karena Akan Ganggu Ekonomi

Rabu, 30 November 2022 | 14:10 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, BI akan terus mewaspadai perkembangan dinamika ekonomi terkini, yakni terus menguatnya dolar Amerika Serikat (AS).

"Dolar AS sangat kuat, strong dolar. Tekanan depresiasi nilai tukar negara lain termasuk terhadap rupiah," jelas Perry dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2022, Rabu (30/11/2022).

Advertisement

Penguatan dolar menyebabkan penarikan dana investor global dari negara emerging market dan mengalihkannya ke aset likuid karena risiko yang meningkat.

Tak hanya itu, terdapat empat hal lain yang akan diwaspadai gejolak ekonomi global.

Pertama, menurunnya pertumbuhan ekonomi global, potensi resesi ekonomi di Amerika Serikat dan Eropa yang meningkat, serta inflasi yang tinggi karena harga energi dan pangan global.

"Ada juga faktor suku bunga tinggi higher for longer. Suku bunga Fed Fund Rate dapat mencapai 5% dan tetap tinggi selama 2023," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, data Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dibuka pada level Rp 15.735 per dolar AS, terapresiasi dibanding posisi penutupan sebelumnya sebesar Rp 15.743 per dolar AS.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

854 Pemegang Polis Wanaartha Daftar Penagihan ke Tim Likuidasi

Sebanyak 854 pemegang polis Asuransi Wanaartha Life telah mendaftarkan tagihan kepada Tim Likuidasi.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Dear Nasabah! Ada Titik Cerah Penyehatan Bumiputera Lo

Penyehatan keuangan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJBB) mencapai titik cerah, apa indikatornya?

EKONOMI | 3 Februari 2023

Di Ujung Tanduk! Izin Kresna Life Terancam Dicabut OJK

OJK mengultimatum PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) untuk menyelesaikan permasalahan keuangan yang kini dialami perusahaan.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Harga Emas Turun Tahta dari Puncak 9 Bulan karena Dolar

Harga emas turun hampir 2% karena pengautan dolar dan investor merealisasikan keuntungan setelah emas mencapai puncak 9 bulan.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Top 5 News: Harga Bawang Naik hingga Surya Paloh Komentari Reshuffle

Harga bawang merah melonjak dan harapan ibunda Bharada Bharada E agar divonis ringan merupakan dua dari lima berita terpopuler (top 5 news).

EKONOMI | 3 Februari 2023

MettaDC dan APJII Berkolaborasi Tingkatkan Kapasitas Infrastruktur Digital

Melalui data center yang terkoneksi pada aplikasi digital, Indonesia berpotensi menjadi pasar baru untuk teknologi maju

EKONOMI | 3 Februari 2023

Harga Minyak Ambles karena Pesanan Barang Pabrik Turun

Harga minyak melemah pada Kamis (2/2/2023) karena pesanan pabrik terkait industri AS turun dan penguatan dolar.

EKONOMI | 3 Februari 2023

S&P 500 Tertinggi 5 Bulan Ditopang Meta, Dow Jones Terpuruk

S&P 500 naik ke level tertinggi dalam 5 bulan karena kinerja Meta yang lebih baik dari perkiraan dan Dow Jones melemah.

EKONOMI | 3 Februari 2023

ECB dan Bank of England Naikkan Bunga, Bursa Eropa Menguat

Bursa Eropa ditutup menguat karena investor mencermati kenaikan suku bunga bank sentral Eropa dan bank sentral Inggris.

EKONOMI | 3 Februari 2023

38 Perusahaan Siap IPO di BEI Bidik Dana Rp 48 Triliun

BEI mencatat, hingga 2 Februari 2023, tercatat 38 perusahaan yang masuk pipeline penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).

EKONOMI | 3 Februari 2023


TAG POPULER

# Harga Bawang


# Koalisi Indonesia Bersatu


# Bunda Corla


# Serial Killer


# Penculikan Anak


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jadwal Proliga Hari Ini, Ada Pertamina vs Bhayangkara

Jadwal Proliga Hari Ini, Ada Pertamina vs Bhayangkara

SPORT | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE