Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Bahlil Minta Kemenkeu Tambah Anggaran DAK untuk DPMPTSP

Rabu, 30 November 2022 | 16:03 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / FER
Bahlil Lahadalia.

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meminta Kementerian Keuangan untuk meningkatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) bagi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja DPMPTSP dalam menggenjot pertumbuhan investasi.

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah pada tahun ini menargetkan realisasi investasi Rp 1.200 triliun dan meningkat menjadi Rp 1.400 triliun di tahun 2023.

"Garda terdepan ini adalah DPMPTSP, tapi perlakuan mereka sebagai dinas nomor 3 dan beban kerja itu tidak seimbang. saya sudah menyampaikan aspirasi kalian (DPMPTSP) langsung di depan Presiden Jokowi. Jangan marah-marah lagi ya, target investasi harus Rp 1.400 triliun kalau tidak kita turunkan (alokasi) DAK kalian,” ucap Bahlil Lahadalia dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2022, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (30/11/2022).

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal III 2022 sektor konsumsi rumah tangga tumbuh 5,39%. Sedangkan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atas investasi memberikan kontribusi 28,55% ke pertumbuhan ekonomi kuartal III 2022. PMTB tumbuh 4,96% pada kuartal III 2022. Seluruh jenis PMTB tumbuh positif, utamanya didorong oleh pertumbuhan barang modal non bangunan dan peningkatan realisasi investasi PMA dan PMDN.

Menurut Bahlil penambahan DAK akan memberi semangat DPMPTSP agar daerah bisa meningkatkan investasi yang berujung pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Pada tahun 2023 pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di angka 5,3%. Investasi menjadi penopang kedua terbesar pada pertumbuhan ekonomi nasional setelah konsumsi rumah tangga.

"Sejalan dengan arahan , pertumbuhan ekonomi kalau di atas 5,3%, maka pertumbuhan investasi kita harus 6%. Sekarang baru 5%. 6% akan tercapai kalau DAK ditambah lagi. Pasti mereka kerja. Pasti mereka kerja, tambah semangat," tutur Bahlil.

Kementerian Investasi/ BKPM mencatat realisasi investasi selama Januari sampai September 2022 mencapai Rp 892,4 triliun. Angka ini sudah mencapai 74,4% dari target realisasi investasi sepanjang tahun 2022 yang sebesar Rp 1.200 triliun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 terjadi pertumbuhan sebesar 35,3%.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI