Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Ini Penyebab Utama Banyak Startup Gagal di Indonesia

Rabu, 30 November 2022 | 21:04 WIB
Oleh : Herman / FER
CEO Alterstay, Jan Kurniawan.

Jakarta, Beritasatu.com - Program Startup Studio Indonsia (SSI) yang digagas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah membantu banyak perusahaan rintisan atau startup mencapai product-market fit (PMF). Hal ini diakui Alterstay, startup di bidang properti dan akomodasi yang menjadi finalis program SSS batch 5.

Product-market fit sendiri merupakan tahap yang paling krusial dalam proses membesarkan startup. PMF menggambarkan berbagai upaya perusahaan untuk menyempurnakan produk dan model bisnisnya agar dapat meningkatkan kecocokan terhadap kebutuhan pasar dan retensi pengguna. Pada banyak kasus, banyak startup gagal karena tidak berhasil menemukan PMF.

CEO Alterstay Jan Kurniawan menyampaikan, pada awalnya Alterstay tidak memahami apa itu PMF. Namun setelah masuk ke dalam program inkubasi SSI, pemahamannya terhadap PMF semakin mengerucut. Dengan pemahaman tersebut, Alterstay bisa menemukan PMF mereka.

"Setelah rangkuman dari semua coach SSI, product-market fit adalah ketika kita mencapai titik di mana retention kita memiliki trajectory positif seiring dengan growth kita. Jadi tidak hanya sekadar punya retention. Mungkin di tahun ini kita dapat growth yang massif, tetapi growth itu juga tidak cukup kalau tidak dibarengi dengan retention dan pertumbuhan yang konsisten,” kata Jan Kurniawan dalam acara virtual media roundtable, Rabu (30/11/2022).

Alterstay sendiri merupakan hospitality startup yang tujuannya ingin menjadi leading all around hospitality solution enabler di Asia Tenggara.

"Dalam 10 tahun ke depan, untuk mencapai efisiensi dan efektifitas yang maksimum, hotel-hotel operator akan menjadi software company. Kita lihat kemajuan teknologi sangat membantu efektivitas dan efisiensi di banyak industri, dan industri hospitality juga diyakini akan menuju ke sana. Tapi kita ingin mempercepat itu hari ini,” kata Jan.

Melalui solusinya, Alterstay ingin membantu individual customer atau user untuk bisa memperlancar bisnis mereka, membuat bisnisnya lebih efektif dan efisien.

“Kita mulai dari industri yang disebut alternatif accommodation, lebih ke arah properti yang biasanya dimiliki individu seperti vila, homestay, guest house, dan lainnya. Kita membantu mereka menghadapi masalah low okupasi di market place, rating-nya rendah atau visibility-nya rendah. Kita juga memiliki teknologi revenue management system serta membantu properti-properti ini memiliki booking platform dengan memberikan akses langsung ke para tamu tanpa melalui pihak ketiga seperti online travel agent,” jelas Jan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI