Logo BeritaSatu

Pandu Sjahrir: Sudah Tidak Ada Lagi Istilah "Bakar Uang" di Startup

Rabu, 30 November 2022 | 21:16 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Founding Partner AC Ventures Pandu Sjahrir mengingatkan perusahaan rintisan atau startup di bidang teknologi untuk tidak lagi melakukan strategi "bakar uang". Menurutnya, perusahaan rintisan harus semakin serius dalam mengutamakan tata kelola perusahaan yang baik atau good governance.

Pasalnya, jika tidak dioptimalkan dengan baik, akan berpengaruh kepada valuasi perusahaan itu sendiri.

Advertisement

“Saya senang melihat fundamental perusahaan-perusahaan teknologi yang besar sudah back to basic, back to fundamental. Itu lebih bagus dibanding tahun lalu. Jadi gak ada lagi bahasa ‘bakar uang’ karena investor menginginkan untuk menjaga fundamental bisnis, arus kas, dan pengaturan perusahaan yang baik,” tutur Pandu saat menghadiri acara Indonesia Digital Leaders Summit 2022, dikutip Rabu (30/11/2022).

Menurut Pandu, sudah banyak perusahaan besar, termasuk perusahaan teknologi yang bangkrut karena tata kelola perusahaan yang tidak baik. Investor seperti dirinya telah berulang kali mengingatkan agar perusahaan teknologi, baik skala besar maupun start-up, memiliki laporan keuangan dan audit internal yang baik.

”Valuasi perusahaan bisa turun jika good governance jelek. Perusahaan publik teknologi di global dapat mengalaminya. Ada, kok, yang mengalami penurunan valuasi 50-70 persen,” ujarnya.

Kondisi fundamental perekonomian Indonesia, lanjut Pandu, masih positif dan harapannya tahun depan tidak terkena resesi. Sejumlah perusahaan teknologi di Indonesia sekarang juga masih ada yang mampu meraih pertumbuhan pendapatan 50 persen meski mereka tidak melakukan aksi ‘bakar uang’.

”Dulu, ada perusahaan teknologi meraih pertumbuhan tinggi setelah ’bakar uang’. Sekarang dan ke depan, kami harap tidak begitu,” ujar Pandu yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Harian Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) periode 2021-2025.

Lebih jauh, Pandu mengatakan bahwa potensi ekosistem startup di Indonesia masih besar. AC Ventures menyiapkan modal hingga US$ 250 juta untuk melakukan investasi di perusahaan early stage. Sementara Indies Capital, di mana Pandu juga menjabat sebagai managing partner, menyiapkan sekitar US$ 200 juta untuk late stage.

Meski demikian, Pandu menekankan bahwa investasi ke depan perlu untuk sungguh-sungguh memperhatikan masalah lingkungan (environmental), sosial (social), dan tata kelola (governance). Karena studi yang dilakukan menunjukkan bahwa penerapan ESG telah secara dominan berdampak positif terhadap pengembalian ekuitas.

“Segmen yang akan diinvestasikan saya suka seperti e-commerce, fintech, e-commerce, logistik, tapi memang harus ada ESG element karena itu jadi sangat penting untuk masuk perusahaan Tbk, apalagi kalau yang udah late stage,” tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KB Bukopin Gandeng Sinarmas AM Perluas Penjualan Reksa Dana

PT Bank Bukopin Tbk (KB Bukopin) dan PT Sinarmas Asset Management (Sinarmas AM) sepakat menjalin kerja sama penjualan reksa dana.

EKONOMI | 2 Februari 2023

DPR Yakin Jokowi Akan Kirim Calon Gubernur BI Berkualitas

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah mengatakan, nama-nama calon Gubernur BI yang beredar memiliki reputasi dan kompetensi yang sangat baik.

EKONOMI | 1 Februari 2023

BPS Sebut Komoditas Pangan Sumbang Inflasi Januari 2023

Menurut Margo, inflasi Januari 2023 yang sebesar 0,34% relatif lebih rendah dibandingkan inflasi Januari tahun sebelumnya yang sebesar 0,56%.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Penetrasi Internet Dorong Kenaikan Belanja Iklan Digital

Belanja iklan digital di Indonesia diyakin terus mengalami peningkatan seiring masifnya penetrasi internet di tanah air.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Alhamdulillah, Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun

PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI membukukan laba bersih Rp 4,26 triliun atau tumbuh 40,68 persen secara year on year (yoy) di akhir 2022.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Indeks Literasi Digital Naik, tetapi Aspek Keamanan Rendah

Kemenkominfo merilis hasil survei indeks literasi digital tahun 2022 yang mengalami kenaikan menjadi 3,54 dibandingkan tahun sebelumnya di angka 3,49.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Pembelian Gas Melon Dibatasi, Hiswana Migas Tunggu Regulasi

Menurut Rachmad, Hiswana Migas masih menunggu kriteria yang ditetapkan pemerintah terkait siapa saja yang berhak membeli gas elpiji 3 kg atau gas melon.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Teten Sebut Minyak Makan Merah Solusi Masalah Minyak Goreng

Pembangunan pabrik minyak makan merah dinilai bisa menjadi solusi persoalan langkanya minyak goreng di pasaran.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Satyamitra Kemas Lestari Incar Penjualan 2023 Naik Dua Digit

PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) mengincar pertumbuhan penjualan dua digit pada tahun ini.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Sri Mulyani: Anggaran Pendidikan 2023 Rp 612,2 Triliun

Menkeu Sri Mulyani menegaskan, pemerintah menyiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp 612,2 triliun dalam APBN 2023.

EKONOMI | 1 Februari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Penculikan Anak


# Biaya Haji 2023


# Istri Siri Kompol D


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Formula 1, Mick Schumacher Jadi Pembalap Pengganti untuk Tim McLaren dan Mercedes

Formula 1, Mick Schumacher Jadi Pembalap Pengganti untuk Tim McLaren dan Mercedes

SPORT | 2 jam yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE