Logo BeritaSatu

2023, Pemerintah Gelontorkan Belanja Negara Rp 3.061,2 T

Kamis, 1 Desember 2022 | 14:15 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Pemerintah menggelontorkan belanja negara Rp 3.061,2 triliun yang digunakan untuk menghadapi tantangan gejolak dan pelemahan ekonomi dunia 2023.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati merinci belanja negara yang tertera dalam APBN 2023 terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp 2.246,5 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp 814,7 triliun.

Advertisement

"Belanja pendidikan dan kesehatan tetap alokasi terbesar dalam membangun SDM unggul dan produktif, akan mencapai Rp 612,2 triliun," jelas Sri Mulyani dalam penyerahan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2023 di Istana Negara, Kamis (1/12/2022).

Adapun belanja pendidikan dan kesehatan tersebut terdiri dari pemerintah pusat Rp 237,1 triliun dan transfer ke daerah untuk pendidikan Rp 305,6 triliun, dan pembiayaan untuk pendidikan Rp 69,5 triliun.

Belanja kesehatan di tahun depan sebesar Rp 178,7 triliun, terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp 118,7 triliun dan melalui Transfer ke Daerah (TKD) Rp 60 triliun.

Selanjutnya perlindungan sosial, karena APBN pelindung masyarakat atau shock absorber, pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 476 triliun. Dimana belanja pemerintah pusat untuk bansos dan subsidi sebesar Rp 454,7 triliun dan TKD Rp 17 triliun, serta pembiayaan Rp 4,3 triliun.

"Tantangan tahun depan berhubungan pangan dan energi direspons APBN. Ketahanan pangan Rp 104,2 triliun dari Rp 94 triliun tahun ini. Pemerintah pusat membelanjakan Rp 81,7 triliun dan TKDD (transfer ke daerah dan dana desa) Rp 22,5 triliun," jelas Sri Mulyani.

Lebih lanjut, untuk ketahanan energi termasuk untuk menjaga masyarakat dan perekonomian dari ketidakpastian harga energi dengan subsidi energi dan kompensasi mencapai Rp 341,3 triliun.

Adapun pembangunan infrastruktur diarahkan penyelesaian proyek-proyek strategis nasional (PSN) termasuk IKN dan penguatan hilirisasi yang membutuhkan dana sebesar Rp 392,1 triliun. "Pemerintah pusat belanja Rp 211,1 triliun dan TKDD sebesar Rp 95 triliun, serta pembiayaan BUMN-BUMN di bidang konstruksi akan dapat alokasi signifikan mencapai Rp 86 triliun. Belanja di pertahanan dan keamanan Rp 316,9 triliun," jelasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Laba Konsolidasi IFG Diproyeksi Rp 3,44 Triliun di 2022

IFG, BUMN holding asuransi, investasi dan penjaminan memproyeksikan laba konsolidasi tahun 2022 mencapai Rp 3,44 triliun.

EKONOMI | 31 Januari 2023

2023, Sektor Properti Masih Andalan Pertumbuhan Ekonomi

Sektor properti masih akan menjadi salah satu kontributor utama perekonomian Indonesia di tahun 2023 yang diproyeksikan tumbuh 5%.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Minyakita di Ibu Kota Mulai Langka dan Harganya Meroket

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan akan mencukupi kebutuhan pasar dengan meningkatkan pasokan dari 300.000 ton per bulan menjadi 450.000 ton.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Baidu Siapkan Pesaing ChatGPT OpenAI

Raksasa mesin pencari Tiongkok Baidu berencana untuk meluncurkan layanan chatbot kecerdasan buatan yang mirip dengan ChatGPT OpenAI.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Pelindo Jajaki Pengapalan Langsung Pelabuhan Belawan ke India

Pelindo bersama konsorsium INA menjajaki pengapalan langsung dari Pelabuhan Belawan, ke India.

EKONOMI | 31 Januari 2023

OJK Ingatkan Masyarakat Hati-hati jika Buka Link di WhatsApp

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB mengimbau kepada masyarakat agar tidak asal mengklik link yang dikirimkan melalui WhatsApp.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Rupiah Hari Ini 31 Januari 2023 Melemah di Awal Perdagangan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini Selasa (31/1/2023) pagi melemah.

EKONOMI | 31 Januari 2023

IHSG Hari Ini 31 Januari 2023 Terkoreksi di Awal Sesi

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini Selasa (31/1/2023) dibuka melemah di tengah negatifnya bursa saham AS.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Ekspansi Usaha, GNA Group Kembangkan Golden Kencana

GNA Group tetap melakukan ekspansi usaha di tengah banyaknya tekanan industri properti, mulai dari naiknya suku bunga acuan hingga ancaman resesi global.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Konsep Eco Green Diusung Astra Land di Proyek Township Cikupa

Astra Land Indonesia melalui anak usahanya, PT Lazuli Karya Sarana mengutamakan prinsip pelestarian lingkungan hidup dalam pembangunan township di Cikupa.

EKONOMI | 31 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Alasan MK Tolak Pernikahan Beda Agama

Ini Alasan MK Tolak Pernikahan Beda Agama

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE