Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Mengenal Santa Claus Rally, Ketika Sinterklas Datang Bawa Cuan

Jumat, 2 Desember 2022 | 11:22 WIB
Oleh : Indah Handayani / FMB
Ilustrasi Wall Street bursa saham AS.

Jakarta, Beritasatu.com - Emas dan indeks saham AS bersiap untuk periode sibuk akhir tahun. Tahukah Anda, ternyata bulan Desember terbukti menjadi bulan yang ‘ramah’ untuk pelaku pasar keuangan, terutama pasar saham. Fenomena rally pasar saham AS pada bulan Desember sering disebut pelaku pasar sebagai Santa Claus Rally.

Dikutip dari riset MIFX, dari tahun ke tahun, berinvestasi di pasar saham AS pada bulan Desember terbukti konsisten memberikan cuan yang terbilang cukup besar. Ambil contoh indeks Dow Jones Industrial Average yang men-track performa dari 30 saham perusahaan-perusahaan terbesar di AS.

Dalam 15 tahun terakhir (2012-2021), indeks Dow Jones hampir selalu memberikan imbal hasil positif pada bulan Desember (asumsinya, pelaku pasar mengambil posisi pada akhir November dan menahannya sampai akhir perdagangan bulan Desember).

Dalam periode 15 tahun terakhir tersebut, indeks Dow Jones mencatatkan performa positif di bulan Desember sebanyak 12 kali, sementara 3 sisanya mencatatkan koreksi.

Jika dirata-rata dari 12 kali indeks Dow Jones mencatatkan return positif dalam 15 tahun terakhir, imbal hasilnya adalah sebesar 3,2%. Kinerja serupa bisa ditemui juga di indeks S&P 500 dan Nasdaq 100.

Jadi, jelas bahwa bulan Desember terbilang ramah bagi pasar saham AS yang merupakan ‘kiblat’ dari pasar saham dunia. Fenomena rally pasar saham AS pada bulan Desember sering disebut pelaku pasar sebagai Santa Claus Rally.

Apa Penyebabnya?

Salah satu alasan utamanya adalah faktor psikologi. Akhir tahun biasanya diasosiasikan dengan optimisme yang meningkat menjelang tahun yang baru. Adanya seasonal happiness menyambut libur panjang juga dinilai berkontribusi terhadap fenomena Santa Claus Rally. Lebih lanjut, pelaku pasar cenderung menginvestasikan lebih banyak dana ke pasar saham pada bulan Desember seiring dengan bonus yang mereka terima dari perusahaan tempat mereka bekerja.

Alasan lain, pada bulan Desember biasanya investor institusi yang cenderung lebih pesimistis sedang berlibur sehingga tidak banyak melakukan transaksi di pasar saham AS. Sebagai catatan, pada periode Desember di tahun 2017-2021, harga emas selalu mencetak kenaikan.

Waktunya Manfaatkan Kesempatan

Memasuki bulan Desember, para trader patut mempertimbangkan peluang cuan yang bisa dihasilkan oleh instrumen indeks Dow Jones, S&P 500, Nasdaq 100, dan emas. Pasalnya, tren yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir di mana indeks-indeks saham utama AS dan juga emas mencatatkan rally pada bulan Desember sepertinya akan kembali terulang.

Saat ini indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq 100 ditransaksikan di level yang relatif rendah jika dibandingkan dengan posisi tertingginya di tahun 2022, sehingga potensi untuk rally di akhir tahun menjadi semakin besar.

Strategi serupa berlaku juga untuk instrumen emas, yang memiliki potensi cukup besar untuk kembali mencatatkan kenaikan harga pada bulan Desember tahun ini. Apalagi, harga emas sudah terkoreksi sangat dalam sejak menembus level US$ 2.000 per troy ons.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI