Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Penuhi Cadangan Beras Pemerintah, Bulog Mulai Serap Beras

Jumat, 2 Desember 2022 | 12:05 WIB
Oleh : Herman / FER
Ilustrasi beras Bulog.

Jakarta, Beritasatu.com - Perum Bulog telah melakukan penyerapan beras dari berbagai wilayah berdasarkan data yang disampaikan Kementerian Pertanian (Kementan) pada 30 November 2022 lalu.

Menurut Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal, sebagian dari data penggilingan yang disampaikan Kementan juga merupakan mitra kerja yang selama ini sudah menjalin kerja sama dengan Bulog.

"Kami sudah (menyerap, red), seluruh jajaran kita di lapangan sudah bergerak," kata Awaludin saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Jumat (2/12/2022).

Namun, Awaludin belum bisa memastikan apakah data di lapangan sesuai dengan yang dibutuhkan Bulog untuk memenuhi cadangan beras pemerintah (CBP) yang sebesar 1-1,5 juta ton. Stok Bulog sendiri saat ini telah menipis di kisaran 500.000-an ton.

"Kita belum dapat pastikan apakah stok fisik yang ada sama dengan data yang disampaikan (Kementan, red)," kata Awaludin.

Ilustrasi beras Bulog.

Sebelumnya, Kementan telah menegaskan stok beras di beberapa wilayah masih sanggup memenuhi kebutuhan beras untuk CBP di gudang Bulog, sehingga tidak perlu melakukan impor beras.

Koordinator Data Evaluasi dan Pelaporan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan (Ditjen TP) Batara Siagian menyampaikan, Dirjen Tanaman Pangan Kementan Suwandi telah melayangkan surat resmi ke Direktur Utama Perum Bulog, data beras berikut lokasinya secara terperinci pada 30 November 2022.

Kementan menyampaikan data kesiapan penggilingan di 24 provinsi memasok beras ke Bulog sebesar 610.632 ton berlaku hingga akhir Desember 2022.

"Hal ini tentu sebagai komitmen kami meyakinkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tidak ada keraguan sesungguhnya, karena faktanya di lapangan beras ada. Namun tentu dengan variasi harga tergantung lokasi,” kata Batara.

Karenanya, Batara berharap Bulog dapat segera menyerap beras tersebut dan tidak perlu melakukan importasi beras karena petani lokal masih sangat mampu memenuhi kebutuhan gudang Bulog.

"Dibandingkan produksi secara nasional, sebenarnya kebutuhan gudang cadangan beras Bulog sangat kecil. Tidak mungkin tidak dapat terpenuhi. Saat ini pun petani sedang berproduksi, dan bulan Februari-Maret stok akan melimpah. Kami mohon masa panen raya bisa dimaksimalkan penyerapan,” lanjutnya.

Sebelumnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Komisi IV DPR meminta pemerintah untuk memenuhi kebutuhan beras nasional dan Kementerian Pertanian pun menyanggupi untuk memenuhi kebutuhan cadangan beras dari dalam negeri sebesar 600.000 ton yang akan dibeli oleh Perum Bulog.

Bulog sesuai arahan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Perekonomian pada 8 November 2022 diminta untuk memenuhi CBP sampai dengan 1,2 juta ton di akhir tahun ini.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI