Logo BeritaSatu

Sri Mulyani Harap Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV di Atas 5%

Jumat, 2 Desember 2022 | 19:28 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap pertumbuhan ekonomi yang telah baik di kuartal I hingga kuartal III tumbuh di atas 5% dapat dipertahankan pada akhir tahun. Hal ini dapat dioptimalkan mengingat tren pemulihan ekonomi hingga akhir tahun masih tetap kuat.

"Kami berharap sampai akhir tahun pertumbuhan ekonomi di atas 5% tetap bisa dipertahankan. Jika ini bisa terjadi, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia secara konsisten tumbuh di atas 5%," ucap Sri Mulyani dalam Rapat Pimpinan Nasional di Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Advertisement

Sri Mulyani menyoroti munculnya dinamika gejolak global di sektor keuangan, saat perekonomian dalam negeri mulai bangkit dari imbas pandemi covid-19.

"Gejolak ini tidak terlepas dari lonjakan inflasi di berbagai negara imbas terganggunya rantai pasok yang kemudian membuat nilai tukar rupiah tertekan dan interest rate negara maju meningkat," jelasnya.

Risiko global yang muncul di tahun ini, kata Sri Mulyani diperkirakan masih berlanjut tahun depan. Alhasil, kondisi itu membuat kinerja ekonomi tahun depan cukup menantang.

Adapun pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun depan mencapai 5,3% (yoy) dengan defisit anggaran 2,84% terhadap produk domestik bruto (PDB).

"APBN kita tahun depan dirancang dengan desain optimistis tetapi waspada. Karena lihat recovery proses berjalan dan momentum cukup kuat bahkan sampai akhir November," tuturnya.

Meski demikian, Sri Mulyani tidak menampik sasaran pertumbuhan ekonomi tahun depan cukup ambisius di tengah dinamika global yang berpotensi melemahkan ekspor, investasi, dan konsumsi dalam negeri.

"Rembesan dinamika global, ke ekonomi kita bisa melalui ekspor tidak setinggi tahun ini, kemudian investasi sebab interest rate dan exchange rate yang berubah. Sedangkan sisi konsumsi rumah tangga dengan kenaikan harga, ini sedang fokus bagaimana APBN merespons tantangan yang berubah pada tahun 2023," tandasnya.

Sri Mulyani juga meminta kerjasama dan kesamaan pandangan semua pihak dalam melihat berbagai risiko global dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

"Pasalnya, gejolak global bergerak dinamis sehingga perlu terus mempelajari berbagai resikonya," kata Sri Mulyani.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kemenaker Harap Anak Muda Berkontribusi dalam Pembangunan Ekonomi

Muchammad Yusuf selaku Chief Pusat Pasar Kerja mengatakan sebanyak 70 persen angkatan kerja di Indonesia diisi oleh generasi muda.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Pengesahan RUU PPRT Beri Kepastian Hukum Pekerja Rumah Tangga

Kemen PPPA menilai RUU PPRT dapat memberikan kepastian hukum serta kejelasan tugas dan tanggung jawab pekerja, pemberi kerja serta penyalur tenaga kerja.

EKONOMI | 30 Januari 2023

Kemenaker Ungkap Alasan Penetapan RUU PPRT Perlu Dipercepat

Kemenaker menegaskan pentingnya percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) sebagai undang-undang (UU).

EKONOMI | 30 Januari 2023

BPJS Kesehatan Diharapkan Tetap Independen di Bawah Presiden

Tulus menegaskan, BPJS Kesehatan harus tetap berada di bawah presiden, sehingga sebagai lembaga publik tetap independen.

EKONOMI | 30 Januari 2023

Dirut BPJS Kesehatan: Indonesia Lebih Cepat Capai UHC

Dirut BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti menyampaikan, program JKN sudah melindungi 248,7 juta jiwa atau sekitar 90% dari total penduduk Indonesia.

EKONOMI | 30 Januari 2023

Viral Pesan BPJS Kesehatan Bagikan Hadiah, Dirut: Itu Hoax

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menegaskan, pesan beredar yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan tersebut adalah hoax.

EKONOMI | 30 Januari 2023

Menpan RB: 11.000 ASN Pindah ke IKN Nusantara Tahun Depan

Anas memastikan kementerian dan lembaga negara yang berkaitan dengan ekonomi dan bisnis tidak ikut pindah ke IKN Nusantara.

EKONOMI | 30 Januari 2023

BPJS Kesehatan Catat Dana Jaminan Sosial Surplus Rp 56,51 Triliun

BPJS Kesehatan mencatat aset bersih dana jaminan sosial atau DJS dalam program jaminan kesehatan nasional (JKN) surplus Rp 56,51 triliun di akhir 2022.

EKONOMI | 30 Januari 2023

Menpan RB: Regsosek Mudahkan Upaya Penurunan Kemiskinan

Menpan RB, Abdullah Azwar Anas mengatakan, integrasi data registrasi sosial ekonomi (Regsosek) mempermudah langkah pemerintah untuk menurunkan kemiskinan.

EKONOMI | 30 Januari 2023

BPS Targetkan Data Regsosek Rampung Pertengahan 2023

Menurut Margo, platform digital data registrasi sosial ekonomi (Regsosek) menjadi perwujudan dari sistem infrastruktur statistik yang diselenggarakan BPS.

EKONOMI | 30 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Muhaimin Iskandar: PKB Lahir dan Dibesarkan NU

Muhaimin Iskandar: PKB Lahir dan Dibesarkan NU

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE