Logo BeritaSatu

Sri Mulyani Sebut Risiko Global Meningkat Usai Pandemi

Jumat, 2 Desember 2022 | 22:27 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dunia dihadapkan pada beberapa risiko yang sudah diprediksi akan terjadi pada tahun depan. Bahkan, usai pandemi berakhir diproyeksikan bakal muncul siklus pascapandemi yang harus diantisipasi.

"Kita saat ini sedang dalam momentum pemulihan ekonomi tentu ini sesuatu harus kami jaga bersama. Kita butuh memiliki kesamaan dalam melihat ekonomi dalam negeri dan melihat peluang atau waspada beberapa hal yang harus kami pelajari dan kami harus belajar dari berbagai perubahan dinamis yang terjadi," kata Sri Mulyani dalam Rapat Pimpinan Nasiaonal (Rapimnas) Kadin, di Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Advertisement

Risiko perubahan iklim yang menyebabkan kenaikan suhu bumi akan menimbulkan perubahan musim dan memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian dan keuangan. Kemudian risiko geopolitik yang meningkat menyebabkan peta investasi hingga perdagangan jadi berubah karena memicu lonjakan harga pangan, dampak ini pun akan merembes pada ekonomi domestik.

"Kondisi akibat pandemi, climate change dan geopolitik yang menambah disrupsi rantai pasok atau sisi produksi timbulkan pressure harga pangan, pupuk dan energi. Ini dorong inflasi global di negara maju yang direspons kenaikan suku bunga dan pengetatan moneter," ucap Sri Mulyani.

Selanjutnya ada risiko kenaikan suku bunga dan pengetatan likuiditas di AS, Eropa bahkan saat ini Jepang mulai (mengikuti) walaupun relatif modest. Hal ini pun telah berdampak pada keluarnya aliran modal asing atau capital outflow yang turut memengaruhi nilai tukar rupiah.

"Dunia dihadapkan pada dinamika global, ini dalam situasi dimana sedang kawal pemulihan ekonomi kita. Dengan interest rate tinggi, nilai tukar dolar menguat menyebabkan likuiditas tightening dan pelemahan ekonomi di negara maju," pungkas Sri Mulyani.

Sri Mulyani Iberharap pertumbuhan ekonomi yang telah baik di kuartal I hingga kuartal III tumbuh di atas 5% dapat dipertahankan pada akhir tahun. Hal ini dapat dioptimalkan mengingat tren pemulihan ekonomi hingga akhir tahun masih tetap kuat.

"Kami berharap sampai akhir tahun pertumbuhan ekonomi di atas 5% tetap bisa dipertahankan. Jika ini bisa terjadi, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia secara konsisten tetap tumbuh di atas rata-rata negara lain," ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Erick Thohir: Produsen Makanan Halal Justru Dikuasai Negara-negara Nonmuslim

Lima besar produsen makanan halal, kata Erick Thohir, justru negara-negara nonmuslim, yakni Brasil, India, AS, Rusia, dan Tiongkok.

EKONOMI | 30 Januari 2023

Merdeka Battery Materials Ditargetkan IPO Kuartal I-2023

IPO entitas anak PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), yakni PT Merdeka Battery Materials (MBM) ditargetkan terlaksana pada semester I-2023.

EKONOMI | 30 Januari 2023

Sisa January Effect, IHSG Diprediksi Jajal Level 7.000

IHSgdalam sepekan diprediksi menjajal level 7.000 dengan sisa potensi January Effect pada tutup bulan pertama tahun ini.

EKONOMI | 30 Januari 2023

Kripto Bitcoin Diprediksi Menguat Lagi

Bitcoin berpotensi naik pada Senin (30/1/2023) di kisaran US$ 22.234,7 - US$ 23.994.

EKONOMI | 30 Januari 2023

Pantau Kinerja Emiten, IHSG Berpeluang Menguat

Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi IHSG akan diwarnai laporan kinerja emiten, sehingga IHSG berpotensi menguat terbatas pada Senin (30/1/2023).

EKONOMI | 30 Januari 2023

Ramai Peminat, Kuota SBN Ritel Seri SBR012 Ditambah Jadi Rp 15 T

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah kuota pemesanan SBN ritel seri SBR012 dari Rp 10 triliun menjadi Rp 15 triliun.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Bapanas Tugaskan Bulog Jual Beras Medium ke Ritel Modern

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi mengatakan, langkah ini sesuai arahan Presiden Jokowi dalam rangka stabilisasi harga beras di tingkat konsumen.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Keketuaan ASEAN 2023 Jaga Stabilitas Episentrum Ekonomi

ASEAN dapat menjadi episentrum atau pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar dan level global.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Minyak Goreng Minyakita Sudah Mulai Menghilang di Pasaran

Sejumlah pedagang pun mulai mengeluhkan hilangnya Minyakita di pasaran, lantaran minyak goreng murah program pemerintah itu laris diburu masyarakat.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Bahaya Vape Mengincar, Mendag Kendalikan Impor Alat Pendukungnya

Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan melakukan pengendalian impor vape dan alat penunjang lainnya.

EKONOMI | 29 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menpan RB Klarifikasi Anggaran Kemiskinan Rp 500 Triliun Habis untuk Rapat

Menpan RB Klarifikasi Anggaran Kemiskinan Rp 500 Triliun Habis untuk Rapat

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE