Logo BeritaSatu

Fed Mulai Jinak, OJK Yakin Kredit Perbankan Tumbuh 12%

Sabtu, 3 Desember 2022 | 05:08 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / WBP

Labuan Bajo, Beritasatu.com - Kepala Eksekutif (KE) Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menyampaikan, pihaknya optimistis kredit perbankan bisa tumbuh minimal 12% pada tahun 2023, minimal sama dengan tahun 2022. Hal tersebut didasarkan pada data yang dihimpun regulator dan katalis yang mungkin berlangsung.

"Bahkan kredit sudah mencapai 12% pertumbuhan, sehingga harapan sebetulnya kalau tidak ada sesuatu pemburukan yang luar biasa secara global, pertumbuhan kredit ini bisa kita pertahankan di tahun depan. Kelihatan dana pihak ketiga (DPK) juga masih naik," kata Dian pada sambutan acara ASEAN Banking Council Meeting, di Labuan Bajo, NTT, Jumat (2/11/2022).

Advertisement

Dia mengungkapkan, OJK berharap kondisi perekonomian global terus membaik meski ada tantangan. Salah satu yang menjadi katalis positif adalah kebijakan The Fed yang tidak lagi agresif atau lebih landai meningkatkan suku bunga seiring inflasi yang mulai terkendali.

Sedangkan tantangan baru diperkirakan muncul dari zero Covid-19 Policy Tiongkok. Kebijakan ini sedikit banyak akan mempengaruhi rantai pasok atas kerja sama antara Indonesia-Tiongkok dalam beberapa waktu ke depan.

Mengacu data Bank Indonesia, penyaluran kredit perbankan per Oktober 2022 tumbuh 11,7% year on year menjadi Rp 6,314,4 triliun. Dengan perincian, kredit investasi mencapai Rp 1,642,3 triliun atau tumbuh 142% (yoy), kredit modal kerja Rp 2.876,8 triliun atau tumbuh 12,2%, dan kredit konsumsi Rp 1,795,3 triliun atau naik 8,7%.

Sementara penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) pada Oktober 2022 tercatat mencapai Rp 7,681,9 triliun atau tumbuh 10,0% (yoy) per Oktober 2022. Perkembangan DPK terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan giro 25,8%, tabungan tumbuh 8,4%, dan simpanan berjangka tumbuh 0,8%.

Data tersebut ditegaskan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bahwa aspek likuiditas perbankan dalam kondisi yang sangat ample. Indikator Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) masing-masing sebesar 121,62 dan 27,35 yang dalam hal ini jauh di atas threshold. Sedangkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan cukup solid di level 25,09% per Oktober 2022.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BI Proyeksikan Sektor Prioritas Halal Value Chain Tumbuh hingga 5,3 Persen

Bank Indonesia (BI) menargetkan sektor prioritas halal calue chain akan tumbuh hingga 5,3 persen di tahun 2023.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Selamat Sempurna Gabung Koalisi Anti Korupsi Indonesia

PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) menandatangani declaration of intent untuk bergabung menjadi anggota Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAKI).

EKONOMI | 6 Februari 2023

Allianz Utama Bayarkan Klaim Rp 72,4 Miliar Sepanjang 2022

PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Utama) mencatat klaim terkait asuransi kendaraan mencapai Rp 72,4 miliar sepanjang tahun 2022.

EKONOMI | 6 Februari 2023

CLEO Targetkan Penggunaan Plastik Daur Ulang 20 Persen

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menargetkan penggunaan plastik daur ulang untuk botol kemasan air minum mencapai 20 persen tahun ini.

EKONOMI | 6 Februari 2023

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Jawa Sentris

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terpusat di Jawa dan Sumatera.

EKONOMI | 6 Februari 2023

OJK Tetapkan Dua Fokus Utama Pengawasan IKNB di 2023

Ogi menegaskan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menentukan dua fokus utama pengawasan di sektor industri keuangan non bank atau IKNB.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Ini Dua Sektor Penopang Pertumbuhan Ekonomi Syariah

BI memproyeksikan ekonomi syariah pada 2023 masih akan tumbuh positif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi secara nasional.

EKONOMI | 6 Februari 2023

OJK Ungkap Alasan Industri Keuangan Syariah Masih Tertinggal

Total aset keuangan syariah di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan aset keuangan konvensional.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pangsa Pasar Keuangan Syariah Indonesia Capai 10,69 Persen

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, pertumbuhan keuangan syariah juga menunjukkan hasil yang baik.

EKONOMI | 6 Februari 2023

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Tertinggi Sejak 2013

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi selama tahun 2022 mencapai 5,31 persen.

EKONOMI | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tanggapi Pernyataan Erick Thohir, KPK Cek Dana Pensiun BUMN

Tanggapi Pernyataan Erick Thohir, KPK Cek Dana Pensiun BUMN

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE