Logo BeritaSatu

Sri Mulyani Wanti-wanti Imbas Bunga Fed di 2023 bakal Lama

Sabtu, 3 Desember 2022 | 05:40 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Pemerintah mewaspadai dampak kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) terhadap perekonomian nasional pada tahun 2023. Imbas bunga Fed menjalar ke berbagai sektor seperti penerbitan Surat Berharga Negara (SBN), investati, dan aliran modal asing.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kenaikan suku bunga The Fed dan pengetatan kebijakan moneter dirancang untuk memoderasi sisi permintaan sehingga inflasi tidak melonjak. "Interest rate tinggi, beberapa pejabat The Fed bahkan menyampaikan it gonna be high for relatively long. Ini berarti dampaknya akan terasa sepanjang tahun 2023," ucap Sri Mulyani Indrawati dalam Kompas 100 CEO Forum 2022 pada Jumat (2/12/2022)

Advertisement

Dia mengatakan dengan kenaikan suku bunga The Fed akan berdampak ke capital output dari non-residence. Pemegang surat berharga negara asing kemudian keluar dari Indonesia atau melepas SBN. "Berarti yield (imbal hasil) dari surat berharga kita juga akan naik. Interest rate di dalam negeri dari suku bunga Bank Indonesia terpaksa harus meng-adjust terhadap tren pressure global," ucap Sri Mulyani.

Pemerintah juga menyoroti dampak kenaikan suku bunga mempengaruhi investasi di dalam negeri. Pemerintah akan melihat sejauh mana daya tahan investasi di tengah era suku bunga tinggi. "Perbankan harus melihat pertumbuhan kredit akan tetap resilien (bertahan) atau tidak. Perusahaan-perusahaan yang akan tetap melakukan listed supaya capital dan investment itu tetap terjadi," ucap Sri Mulyani.

Pada kuartal III Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi memberikan kontribusi 28,55% ke pertumbuhan ekonomi kuartal III 2022. PMTB tumbuh 4,96% pada kuartal III 2022. Sri Mulyani mengatakan pemerintah akan melihat sejauh mana laju investasi di kuartal IV 2022 ini.

"Kalau investasi bisa bertahan tumbuh di atas 5%, kita punya harapan bahwa resiliensi dari ekonomi kita akibat kenaikan interest rate (The Fed) karena inflasi tinggi dari dunia ini bisa kita jaga. Saya akan bertanya ke CEO disini Anda confidence gak untuk tetap ekspansi, sehingga growth investasi di atas 5%," kata Sri Mulyani.

Pemerintah juga mendorong sisi konsumsi yang menjadi komponen terbesar pertumbuhan ekonomi. Pada kuartal III 2022 konsumsi rumah tanggan tumbuh 5,39% dan memberikan andil 50,38%. Dia menuturkan daya beli dari konsumsi harus dijaga agar perekonomian domestik bisa berjalan optimal.

"Hal ini yang menyebabkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) begitu detail menyikapi inflasi. Terus menerus mengingatkan kepala daerah dan kita semua, kebijakan fiskal, tahun ini kita menaikkan lebih dari tiga kali lipat subsidi dan kompensasi BBM. Pada saat harga BBM naik di atas US$ 100 sekarang double ICP di atas US$ 100 kurs juga relatif di atas asumsi APBN yang Rp 14.750," kata Sri Mulyani.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dituduh Manipulasi Saham, Orang Terkaya Asia Ini Kehilangan Rp 700 T

Aset orang terkaya di Asia Gautam Adani jatuh lebih dari US$ 50 miliar setelah dituduh memanipulasi saham oleh Hindenburg Research.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Simak, Tips Main Aman Investasi Kripto

Pasar kripto terpantau terus menunjukkan performa positif di sepanjang Januari 2023 ini, setelah sempat turun beberapa waktu lalu.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Minyakita Langka, Mendag Janji Perbaiki Jalur Distribusi

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berjanji akan memperbaiki sistem distribusi sehingga Minyakita tidak mahal.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Mendag: Minyakita Tak Stop Produksi, tetapi Laris di Pasar

Zulkifli Hasan menepis isu yang beredar soal kelangkaan pasokan dan berhentinya minyak goreng (migor) bersubsidi dengan merek Minyakita.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Volatilitas Tinggi, Dana Kelolaan Ashmore AM Merosot 5%

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) mencatat dana kelolaan investasi (asset under management/AUM) turun 5%.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Ayooservis Tawarkan Perbaikan Produk Teknologi Informasi

Ayooservis bagian dari Airmas Group menyasar pelanggan pemerintah dan korporasi untuk jasa perbaikan produk teknologi informasi

EKONOMI | 28 Januari 2023

Minyakita Langka di Pasaran, Harga Minyak Goreng Melonjak

Minyak goreng (migor) bersubsidi dengan merek Minyakita yang dirilis pemerintah beberapa waktu lalu kian langka di Purwakarta.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Percepat Pemulihan Ekonomi, SBN Ritel Pilihan Tepat saat Suku Bunga Naik

Surat Berharga Negara (SBN) Ritel menjadi pilihan tepat investasi saat suku bunga terus menaik atau menanjak seperti sekarang.

EKONOMI | 28 Januari 2023

BEI Akan Rilis Papan Pemantauan Khusus Saham Tidak Likuid

BEI segera meluncurkan papan pemantauan khusus khusus hybrid untuk saham-saham tidak likuid dengan metode periodik call auction.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Cek Harga Kebutuhan Pokok, Mendag Zulkifli Hasan Traktir Warga Berbelanja

Mendag Zulkifli Hasan melakukan pengecekan harga kebutuhan pokok di Pasar Cisalak, Cimanggis, Depok, Jawa Barat

EKONOMI | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Paul Pogba dan Dusan Vlahovic Pulih, Allegri Ingin Turunkan Lawan Monza

Paul Pogba dan Dusan Vlahovic Pulih, Allegri Ingin Turunkan Lawan Monza

BOLA | 55 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE