Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Harga BBM Nonsubsidi Shell, BP, dan Pertamina Naik, Paling Murah?

Sabtu, 3 Desember 2022 | 05:52 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / WBP
Ilustrasi SPBU.

Jakarta, Beritasatu.com- Per 1 Desember, harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mengalami kenaikan, baik milik PT Pertamina (Persero) hingga perusahaan swasta lainnya seperti Shell dan B-AKR. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi salah satu penyebab kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut. Meski demikian, harga BBM yang dijual Pertamina masih yang termurah.

"Menurut pengamatan saya, harga rata-rata minyak mentah pada periode Oktober hingga November cenderung stabil di level US$ 80-an. Kurs yang menjadi pemberatnya sehingga ada penyesuaian harga BBM nonsubsidi," kata Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro kepada Investor Daily di Jakarta, belum lama ini.

Adapun formula harga BBM nonsubsidi merujuk pada Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Dalam beleid itu disebutkan perhitungan menggunakan rata-rata harga publikasi MOPS atau Argus, dengan satuan US$ per barel periode tanggal 25 pada 2 bulan sebelumnya sampai dengan tanggal 24 satu bulan sebelumnya untuk penetapan bulan berjalan. Formula yang sama juga diterapkan dalam menetapkan nilai tukar rupiah.

Pada awal Desember ini badan usaha penyalur BBM menyesuaikan harga BBM nonsubsidi. Hanya BBM dengan oktan (RON) 92 produk Pertamina yakni Pertamax yang tidak naik alias tetap dibandrol Rp 13.900 per liter untuk wilayah Aceh, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Sementara bensin RON 92 milik Shell yakni Shell Super naik Rp 630 per liter menjadi Rp 14.180 per liter per 1 Desember dari sebelumnya Rp 13.550 per liter.

Adapun bensin dengan RON 95 yang dijual Shell yakni Shell V-Power naik Rp 890 menjadi Rp 15.100 per liter. Pada November kemarin dibandrol Rp14.210 per liter. Sedangkan bensin yang dijual BP-Akr yakni BP Ultimate naik Rp 890 per liter menjadi Rp 15.100 per liter. Pada November kemarin dibandrol Rp 14.210 per liter.

Sementara itu bensin RON 98 yang dijual Pertamina yakni Pertamax Turbo naik Rp 900 per liter menjadi Rp 15.200 per liter per 1 Desember. Pada awal November kemarin Pertamax Turbo dibandrol Rp 14.300 per liter. Sedangkan bensin serupa produk Shell yakni Shell V-Power Nitro+ naik Rp 970 per liter menjadi Rp 15.530 per liter. Pada November kemarin Shell V-Power Nitro+ dibandrol Rp 14.560 per liter.

Kenaikan harga juga terjadi untuk bahan bakar solar nonsubsidi. Solar dengan cetane (CN) 51 yang dijual Pertamina yakni Dexlite naik Rp 300 per liter menjadi Rp 18.300 dari November Rp 18.000 per liter.

Kemudian solar dengan CN 53 yang dikenal Pertamina Dex naik Rp 350 per liter menjadi Rp 18.800 per liter. Pada November Pertamina Dex kemarin dibandrol Rp 18.550 per liter. Sedangkan solar produk Shell yakni Shell V-Power Diesel juga naik Rp 340 per liter menjadi Rp 19.180 per liter. Pada November kemarin dibandrol Rp 18.840 per liter. Untuk produk BP-AKR yakni BP Diesel naik Rp 280 per liter menjadi Rp 18.660 per liter. Pada November kemarin seharga Rp 18.380 per liter.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI