Logo BeritaSatu

Pertamina Uji Coba Pembatasan Solar Subsidi di 11 Wilayah

Sabtu, 3 Desember 2022 | 07:48 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamian Patra Niaga (PPN) Subholding Trading and Commercial Pertamina melakukan uji coba secara penuh penjualan BBM bersubsidi jenis solar agar tetap sasaran di 11 wilayah Indonesia mulai 1 Desember 2022 dengan QR code. Langkah ini dinilai inisiatif tepat untuk memastikan keandalan sistem jika mekanisme penggunaan QR Code nanti diterapkan secara nasional.

"Mulai 1 Desember 2022 dilakukan uji coba terkait penggunaan kode QR untuk pembelian bahan bakar solar subsidi di beberapa wilayah," demikian ditulis Instagram @mypertamina seperti dipantau Sabtu (3/12/2022).

Advertisement

Adapun 11 kota/kabupaten tersebut yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Jepara, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Wonogiri, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kota Lumajang, Kota Banjarmasin, dan Kota Payakumbuh.

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) Saleh Abdurrahman mengungkapkan langkah Pertamina yang memperluas cakupan serta peningkatan kualitas uji coba demi memastikan sistem baru bisa diaplikasikan, baik oleh petugas di lapangan maupun masyarakat. "Kami optimistis uji coba bisa berjalan lancar," kata Saleh Jumat (2/12/2022).

Bagi masyarakat yang sudah mendapatkan QR Code/sudah terdaftar di website Subsidi Tepat, akan dilayani pembelian solar subsidi dengan volume sesuai dengan SK BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020 yakni roda 4 pribadi maksimal 60 liter per hari; roda 4 angkutan barang & umum maks 80 liter per hari; roda enam angkutan barang & umum maks 200 liter per hari.

Sedangkan masyarakat yang belum memiliki QR Code/belum terdaftar akan tetap dilayani pembelian solar subsidi, tetapi dengan volume yang diatur yakni maksimal 40 liter per hari. QR Code juga tidak wajib menggunakan handphone atau gadget, QR Code dapat di print dan dibawa ke SPBU.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan selain menguji keandalan sistem, juga memastikan keandalan pelayanan. “Jangan sampai ketika diterapkan nanti mengganggu pelayanan,
keandalan sistem harus betul-betul diuji untuk mendukung pelayanan pengisian BBM masyarakat,” kata dia.

Menurut Tulus, upaya pengendalian dan pendistribusian BBM bersubsidi hal rasional. “Ini agar terdeteksi siapa sesungguhnya pengguna BBM bersubsidi tersebut," ujarnya.

Chief Economist Bank Permata Josua Pardede menyambut positif inisiatif Pertamina yang mulai penggunaan QR Code dalam pendistribusian solar bersubsidi. Melalui penerapan ini diharapkan terlihat perubahan pola distribusi BBM bersubsidi menjadi lebih tepat sasaran. "Langkah ini sebagai lanjutan dari arah kebijakan subsidi yang akan lebih tepat sasaran ke depan dari pemerintah," katanya.

Dengan kebijakan ini, lanjut Josua, Pertamina jadi motor perubahan pemberian subsidi tidak lagi diberikan pada nilai barang, tetapi diarahkan kepada penerima yang terseleksi. "Dengan demikian, subsidi pemerintah lebih tepat sasaran kepada masyarakat menengah ke bawah," jelas dia.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Green Tech Genjot Produksi Pasar Motor Listrik Tanah Air

Green Tech mampu memproduksi sebanyak 1.000 unit per hari, atau kira-kira sekitar 300.000 sampai 400.000 per tahun.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Berdayakan Startup Digital, Telkomsel Hadirkan NextDev Academy

Telkomsel menghadirkan program pengembangan startup digital NextDev Academy ke-8 untuk membuka peluang perkembangan ekosistem pemberdayaan startup digital.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Sri Mulyani: Anggaran Covid-19 Bisa Bangun 2 IKN

Sri Mulyani Indrawati mengatakan anggaran penanganan Covid-19 diperkirakan bisa digunakan untuk membangun dua ibu kota negara (IKN).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Pengamat: Perppu Cipta Kerja Bawa Indonesia Siap Hadapi Tantangan Global

Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja

EKONOMI | 26 Januari 2023

Rupiah Hari Ini 26 Januari 2023 Ditutup Menguat ke Rp 14.947

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini Kamis (26/1/2023) ditutup menguat dibandingkan posisi kemarin.

EKONOMI | 26 Januari 2023

IHSG Hari Ini 26 Januari 2023 Ditutup Naik Jadi 6.864

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan hari ini Kamis (26/1/2023) naik 34,8 poin (0,51%) ke level 6.864.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Totalindo Bangun Hotel Soll Marina Alam Sutera Rp 75 Miliar

PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) melaksanakan pembangunan kantor dan Hotel Soll Marina Alam Sutera.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Defisit APBN 2,38%, Airlangga: Konsolidasi Fiskal Berjalan Cepat

Airlangga Hartarto mengatakan konsolidasi fiskal berjalan lebih cepat dari perkiraan pemerintah yang terlihat dari defisit APBN 2022 2,8%.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Demi Likuiditas Saham, Samudera Indonesia Stock Split 1:5

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), emiten transportasi laut akan melakukan pemecahan nilai saham (stock split) dengan rasio 1:5.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Airlangga Hartarto: Perppu Cipta Kerja Segera Diputuskan di Paripurna

Airlangga Hartarto mengatakan DPR akan segera melakukan pengambilan keputusan terkait Perppu Cipta Kerja dalam sidang paripurna dalam waktu dekat ini.

EKONOMI | 26 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Soal Pemilu, Mahfud MD: Pilih Wakil Sekaligus Program

Soal Pemilu, Mahfud MD: Pilih Wakil Sekaligus Program

BERSATU KAWAL PEMILU | 1 jam yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE