Logo BeritaSatu

Kemitraan BUMN-UMKM Hasilkan Potensi Kerja Sama Rp 224,8 M

Minggu, 4 Desember 2022 | 09:04 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, menyatakan, forum kemitraan UKM/IKM dengan BUMN dan usaha besar yang dilaksakan pada 24 November 2022, berhasil mempertemukan ratusan pelaku bisnis dari berbagai sektor usaha untuk melakukan penjajakan hingga mampu mencatatkan potensi kerja sama senilai Rp 224,8 miliar.

"Alhamdulillah dari hasil forum kemitraan UKM dengan BUMN dan usaha besar yang dilaksanakan pada 24 November lalu telah menghasilkan potensi kerja sama sebesar Rp224,8 miliar," ucap Teten Masduki, di Jakarta, Sabtu (3/12/2022).

Advertisement

Teten mengungkapkan, kemitraan ini merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada beberapa kementerian untuk mendorong UMKM naik kelas sekaligus mengintegrasikan UMKM ke dalam rantai pasok BUMN dan usaha besar.

Forum ini kemudian terlaksana atas kerja sama dengan Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Investasi/BKPM.

Melalui forum kemitraan tersebut, ada 630 UKM/IKM yang langsung melakukan penjajakan usaha atau konsultasi dengan 17 BUMN dan usaha besar yang ikut dalam forum tersebut. Dari hasil penjajakan, potensi terbesar dihasilkan dari komponen atau spare part mesin yang diminta PT INKA.

Teten menegaskan, dengan adanya penjajakan usaha atau konsultasi menjadi bukti bahwa kegiatan forum kemitraan UKM/IKM dengan BUMN dan usaha besar disambut baik oleh para pelaku UKM/IKM.

Dia mengemukakan, mengingat forum kemitraan ini sangat potensial, ia mendorong penyelenggaran forum serupa tahun depan sehingga lebih banyak lagi pelaku UKM/IKM dan juga perusahaan BUMN dan usaha besar yang terlibat.

"Kami usulkan kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali tahun depan serta mengundang lebih banyak BUMN dan usaha besar yang memberikan peluang dan pendampingan bagi UKM/IKM untuk masuk dalam rantai pasok mereka," kata Teten.

Forum kemitraan ini melibatkan 17 perusahaan milik negara yaitu Perum Perhutani, Perum Bulog, PT INKA, PT Kimia Farma, PT Krakatau Steel, PT Pertamina, PT Perusahaan Listrik Negara, PT Rajawali Nusantara Indonesia, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Berdikari, PT Garam, PT Perikanan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, PT Bio Farma, PT Perkebunan Nusantara III, dan PT Pindad. Selain itu, ada juga dua usaha besar yang ikut yakni PT Lulu Group Ritel dan PT Gramedia Asri Media.

Sementara itu, terdapat 748 pelaku UKM/IKM dari 25 provinsi dan perwakilan Asosiasi, kementerian dan lembaga, serta dinas daerah.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Selamat Sempurna Gabung Koalisi Anti Korupsi Indonesia

PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) menandatangani declaration of intent untuk bergabung menjadi anggota Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAKI).

EKONOMI | 6 Februari 2023

Allianz Utama Bayarkan Klaim Rp 72,4 Miliar Sepanjang 2022

PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Utama) mencatat klaim terkait asuransi kendaraan mencapai Rp 72,4 miliar sepanjang tahun 2022.

EKONOMI | 6 Februari 2023

CLEO Targetkan Penggunaan Plastik Daur Ulang 20 Persen

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menargetkan penggunaan plastik daur ulang untuk botol kemasan air minum mencapai 20 persen tahun ini.

EKONOMI | 6 Februari 2023

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Jawa Sentris

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terpusat di Jawa dan Sumatera.

EKONOMI | 6 Februari 2023

OJK Tetapkan Dua Fokus Utama Pengawasan IKNB di 2023

Ogi menegaskan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menentukan dua fokus utama pengawasan di sektor industri keuangan non bank atau IKNB.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Ini Dua Sektor Penopang Pertumbuhan Ekonomi Syariah

BI memproyeksikan ekonomi syariah pada 2023 masih akan tumbuh positif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi secara nasional.

EKONOMI | 6 Februari 2023

OJK Ungkap Alasan Industri Keuangan Syariah Masih Tertinggal

Total aset keuangan syariah di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan aset keuangan konvensional.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pangsa Pasar Keuangan Syariah Indonesia Capai 10,69 Persen

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, pertumbuhan keuangan syariah juga menunjukkan hasil yang baik.

EKONOMI | 6 Februari 2023

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Tertinggi Sejak 2013

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi selama tahun 2022 mencapai 5,31 persen.

EKONOMI | 6 Februari 2023

OJK Catat Aset IKNB Tembus Rp 3.081,30 Triliun di 2022

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri keuangan non bank atau IKNB menembus Rp 3.081,30 triliun per Desember 2022.

EKONOMI | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pasangan Capres, Prabowo-Cak Imin Belum Tetapkan Target Waktu

Pasangan Capres, Prabowo-Cak Imin Belum Tetapkan Target Waktu

BERSATU KAWAL PEMILU | 11 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE