Logo BeritaSatu

GOTO Dilanda Aksi Jual Pascalock Up Dibuka, Saatnya Beli?

Minggu, 4 Desember 2022 | 16:43 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masuk dalam 10 deretan saham yang mengalami tekanan cukup besar pekan ini setelah berakhirnya masa lock up period pada 30 November lalu. Sepanjang data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 28 November-2 Desember, GOTO alami penurunan 28,65% jadi Rp 132, dari akhir pekan lalu Rp 185. Koreksi akhir minggu ini menandai GOTO tertekan dalam 10 hari berturut-turut.

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian mengatakan, pelemahan yang terjadi pada saham teknologi, termasuk GOTO menjelang akhir tahun 2022 ini, diakibatkan kenaikan suku bunga tinggi dan dipengaruhi tingkat profitabilitas para emiten teknologi. “Tren pelemahan ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga pertengahan tahun depan sering dengan stance kebijakan moneter The Fed yang masih hawkish,” jelasnya kepada Investor Daily.

Advertisement

Lantas apakah saat ini menjadi momen tepat mulai mengoleksi saham teknologi? “Belum, investor bisa mencermati di tahun depan ketika The Fed akan mulai bersikap dovish, tetapi investor bisa melakukan strategi trading dengan memanfaatkan momentum turunnya yield obligasi AS,” ujarnya.

Menurut Fajar, sentimen yang bakal menjadi sentimen positif pendongkrak kinerja emiten sektor teknologi termasuk GOTO yaitu ketika inflasi Amerika Serikat (AS) melandai serta stance kebijakan moneter dari The fed yang dovish.

Secara teknikal, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana merekomendasikan kepada investor untuk wait and see terlebih dahulu hingga muncul sinyal reversal. “Kami perkirakan bila GOTO menguat berpeluang naik untuk uji Rp 164-Rp 170,” kata Herditya.

Berdasarkan riset, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus mengapresiasi kinerja GOTO pada kuartal III 2022 sejalan dengan peningkatan total nilai transaksi yang tumbuh sebesar 33% dibanding tahun lalu dan margin kontribusi group pada kuartal III 2022 meningkat 41% dibanding kuartal lalu. “GTV dan margin kontribusi tumbuh lebih baik daripada kuartal sebelumnya,” kata Nico.

Pada periode itu GOTO berhasil mencatatkan perbaikan kinerja keuangan yang signifikan diikuti dengan menurunya beban operasional dan menekan rugi.

Dalam paparan kinerja yang disampaikan GOTO belum lama ini, perseroan melaporkan nilai Gross Transaction Value (GTV) sebesar Rp 161 triliun pada kuartal III 2022 atau meningkat 33% dibanding tahun lalu. Peningkatan juga diiringi dengan kenaikan pendapatan kotor yang mencapai Rp 5,9 triliun. Selain itu, pendapatan kotor GOTO naik Rp 385 miliar dalam satu kuartal terakhir.

Jumlah beban promosi kepada pelanggan, penjualan, dan pemasaran keseluruhannya membaik 6,1% dibanding kuartal kedua. Beban umum dan administrasi juga berhasil digunting sebanyak 9,6% menjadi Rp 2,9 triliun.

Menurut Nico, pertumbuhan GTV GOTO berhasil diraih di saat manajemen memangkas biaya promosi dan insentif. Hal ini, juga menunjukkan loyalitas pelanggan GOTO dengan tetap bertransaksi di platform, meski promosi sudah berkurang.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KB Bukopin Gandeng Sinarmas AM Perluas Penjualan Reksa Dana

PT Bank Bukopin Tbk (KB Bukopin) dan PT Sinarmas Asset Management (Sinarmas AM) sepakat menjalin kerja sama penjualan reksa dana.

EKONOMI | 2 Februari 2023

DPR Yakin Jokowi Akan Kirim Calon Gubernur BI Berkualitas

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah mengatakan, nama-nama calon Gubernur BI yang beredar memiliki reputasi dan kompetensi yang sangat baik.

EKONOMI | 1 Februari 2023

BPS Sebut Komoditas Pangan Sumbang Inflasi Januari 2023

Menurut Margo, inflasi Januari 2023 yang sebesar 0,34% relatif lebih rendah dibandingkan inflasi Januari tahun sebelumnya yang sebesar 0,56%.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Penetrasi Internet Dorong Kenaikan Belanja Iklan Digital

Belanja iklan digital di Indonesia diyakin terus mengalami peningkatan seiring masifnya penetrasi internet di tanah air.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Alhamdulillah, Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun

PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI membukukan laba bersih Rp 4,26 triliun atau tumbuh 40,68 persen secara year on year (yoy) di akhir 2022.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Indeks Literasi Digital Naik, tetapi Aspek Keamanan Rendah

Kemenkominfo merilis hasil survei indeks literasi digital tahun 2022 yang mengalami kenaikan menjadi 3,54 dibandingkan tahun sebelumnya di angka 3,49.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Pembelian Gas Melon Dibatasi, Hiswana Migas Tunggu Regulasi

Menurut Rachmad, Hiswana Migas masih menunggu kriteria yang ditetapkan pemerintah terkait siapa saja yang berhak membeli gas elpiji 3 kg atau gas melon.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Teten Sebut Minyak Makan Merah Solusi Masalah Minyak Goreng

Pembangunan pabrik minyak makan merah dinilai bisa menjadi solusi persoalan langkanya minyak goreng di pasaran.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Satyamitra Kemas Lestari Incar Penjualan 2023 Naik Dua Digit

PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) mengincar pertumbuhan penjualan dua digit pada tahun ini.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Sri Mulyani: Anggaran Pendidikan 2023 Rp 612,2 Triliun

Menkeu Sri Mulyani menegaskan, pemerintah menyiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp 612,2 triliun dalam APBN 2023.

EKONOMI | 1 Februari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Penculikan Anak


# Biaya Haji 2023


# Istri Siri Kompol D


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Catat Nih! Lima Zodiak yang Makin Cuan di Februari 2023

Catat Nih! Lima Zodiak yang Makin Cuan di Februari 2023

LIFESTYLE | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE