Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

ASEAN Banking Council Sepakati Sistem Pembayaran Lintas Negara

Senin, 5 Desember 2022 | 11:14 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / FMB
Sekretaris Jenderal Asean Bankers Association (ABA) Paul Gwee Choon Guan, Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat, Wakil Menteri BUMN sekaligus Ketua Perbanas Kartika Wirjoatmodjo, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae, Anggota Dewan Kehormatan BI Institute Andrew Sheng, Ketua Asean Bankers Association Daw Khin Saw Oo sedang berfoto bersama sebelum memulai 50th Asean Banking Council Meeting di Labuan Bajo, NTT, Jumat, 2 Desember 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - The 50th ASEAN Banking Council berhasil terselenggara di Hotel Meruorah Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia dengan kehadiran lebih dari 170 eksekutif perbankan senior dan profesional dari 10 negara ASEAN. Pada pertemuan dewan, para anggota mengesahkan proposal dari tiga komite tetapnya.

Proposal pertama terkait dengan Komite Kerjasama Keuangan, Investasi, Perdagangan dan Teknologi atau Committee on Cooperation in Finance, Investment, Trade and Technology (COFITT). Dalam hal ini, Dewan melihat pentingnya implementasi pembayaran lintas negara di kawasan ASEAN.

Dewan mendukung penerbitan panduan praktik terbaik untuk menghubungkan sistem pembayaran antar negara. Panduan ini telah dikembangkan agar dapat diadaptasi untuk keadaan yang berbeda di sepanjang konteks bisnis atau teknis yang berbeda. Ini berfungsi sebagai landasan untuk pengembangan lebih lanjut solusi pembayaran lintas batas (cross border payment) di wilayah tersebut.

Komite turut membahas pengembangan kerangka kerja data yang dapat dioperasikan untuk ASEAN. Kerangka ini akan sangat penting untuk hubungan digital lintas batas, seperti perdagangan digital, pembayaran, dan lainnya.

Mengenai digitalisasi perdagangan dan keuangan berkelanjutan, anggota Komite saling berbagi kemajuan yang dicapai di negara masing-masing dan sepakat untuk melanjutkan kerja sama yang erat untuk kemajuan lebih lanjut dari topik ini. Kelanjutan ini juga akan sangat penting untuk masa depan jangka panjang kawasan.

Proposal kedua, Dewan mengesahkan Komite Hubungan Kawasan ASEAN (Committee on ASEAN Inter-Regional Relations/IRR). Dalam sesi ini, komite melaporkan bahwa sesi study tour virtual Indonesia 2022 berhasil diselenggarakan bersama Sekretariat ASEAN pada 11 Oktober 2022.

Hal itu telah memberikan wawasan yang sangat baik tentang berbagai inisiatif, upaya/pemulihan pasca Covid-19 di bawah Sekretariat ASEAN. Termasuk perkembangan terkini, inovasi yang diperkenalkan dan diimplementasikan di bawah ASEAN Community Vision 2025 dan ASEAN Connectivity 2025 untuk mempromosikan inklusi keuangan, integrasi keuangan, dan stabilitas keuangan.

Untuk tahun 2023, study tour disarankan dilakukan secara virtual atau hybrid untuk mendorong partisipasi yang lebih besar dan mengakomodasi jadwal padat anggota National Banking Association. Komite pun menyetujui usulan tersebut.

Adapun area fokus diputuskan dipersempit menjadi topik yang berkaitan dengan Central Bank Digital Currency (CBDC), inklusi keuangan dan konektivitas dalam master plan pada ASEAN Connectivity 2025. Tempat yang diusulkan untuk topik ini akan dipilih berdasarkan pembicara yang diidentifikasi untuk topik-topik ini.

Sementara itu, Proposal ketiga yakni menyangkut Komite Edukasi Perbankan. Komite melaporkan telah secara resmi meluncurkan ASEAN Bankers Association (ABA) Training Portal untuk diakses oleh semua bank anggota dan personel dari berbagai asosiasi perbankan nasional ABA. Portal ini adalah papan buletin khusus anggota dan fasilitas pendaftaran program pelatihan yang ditawarkan oleh berbagai penyedia pelatihan di samping dari National Bank Associations (NBA).

Di sini, Asosiasi Bankir Filipina atau The Bankers Association of the Philippines (BAP) bertindak sebagai administrator portal. BAP saat ini memulai beberapa proses seperti (1) pendaftaran pengguna yang ditunjuk per bank melalui masing-masing Manajer SDM dari masing-masing bank anggota; (2) penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara ABA dan Penyedia Pelatihan yang berbeda, yang akan mengunggah penawaran pelatihan mereka ke Portal dengan draft MOU untuk diserahkan ke Sekretariat ABA untuk ditinjau; dan, (3) promosi untuk ABA Training Portal, penggunaan dan fiturnya, ke berbagai asosiasi perbankan nasional melalui berbagi video dan materi promosi lainnya.

Di sisi lain, Komite telah melanjutkan adopsi e-Learning Asia Sustainable Finance Initiative (ASFI) untuk kepentingan semua pejabat dan personel anggota NBA yang berbeda dari ABA.

50th ASEAN Banking Council sukses diselenggarakan oleh Perhimpunan Bank Indonesia (Perbanas) 2 Desember 2022 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur Indonesia. Selanjutnya, 51st ASEAN Banking Council dan 23rd ASEAN Banking Conference akan diadakan pada November 2023 di Vientiane, Lao PDR dan diselenggarakan oleh Lao Bankers' Association (LBA). (pri)



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI