Logo BeritaSatu

BI Prediksi The Fed Kerek Suku Bunga di Level 6 Persen

Senin, 5 Desember 2022 | 14:50 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Bank Indonesia (BI) memperkirakan puncak kenaikan suku bunga Fed Fund Rate (FFR) terjadi pada kuartal pertama 2023 di level 5%. Namun jika terdapat peningkatan risiko, suku bunga The Fed berpotensi tembus hingga 6%.

Gubernur BI Perry Warjiyo menilai bahwa tren suku bunga tinggi masih akan terjadi pada tahun depan dengan waktu yang cukup lama. Hal ini tidak terlepas dari meningkatnya ketidakpastian global mulai dari lonjakan inflasi yang diproyeksi masih meningkat imbas perang Rusia dan Ukraina dan perang dagang AS.

Advertisement

"Ada juga skenario upward risk, jika memang ketegangan politik berlanjut serta inflasi tidak cepat turun. Maka fenomena highest interest rate for longer yakni kenaikan suku bunga di The Fed maupun Eropa, skenario baseline kami menunjukkan FFR akan mencapai puncaknya 5% kurang lebih kuartal I 2023, namun ada kemungkinan mencapai 6%,” kata Perry Warjiyo dalam Seminar Indef, Senin (5/12/2022).

Adapun hingga November 2022, The Fed kembali menaikkan suku bunga acuannya sebesar 75 bps menjadi 3,75%-4%. Suku bunga The Fed saat ini merupakan yang tertinggi sejak Januari 2008.

Meski demikian, BI juga membuat baseline skenario bahwa suku bunga The Fed masih berpeluang untuk turun ke level 4,75% pada tahun 2023. Kondisi ini pun akan mendorong penguatan dolar AS terhadap mata uang di berbagai negara termasuk rupiah yang masih akan berlanjut di tahun depan, sehingga perlu diantisipasi.

"Dolar pernah mencapai 114 indeksnya terhadap mata uang asing, menguat kurang lebih 25 persen (YoY), beberapa minggu ini mulai melemah indeks dolar sekitar 106. Namun, tentu saja ke depan dolar masih akan kuat tergantung tingginya inflasi, tingginya kenaikan FFR, dan tentu bagaimana Fed menimbang kenaikan suku bunga dengan risiko resesi," kata Perry.

Ditengah menguatnya dolar, saat ini telah terjadi fenomena cash is the king atau investor global menarik dananya dari pasar keuangan di dunia maupun negara berkembang ke alat likuid.

Mencermati kondisi The Fed yang diprediksi masih akan menaikkan suku bunga di kuartal I 2022, maka fenomena cash is the king masih akan berlanjut di tahun depan.

"Kami perkirakan uncertainty akan berlanjut mengikuti pola FFR. Maka uncertainty cash is the king akan berlanjut, namun dengan adanya kejelasan arah kebijakan The Fed, maka BI memperkirakan investor global mulai kembali, amankan dana ke emerging market termasuk Indonesia. Ini bagian pertama yakni waspada ada uncertainty kedepan, dari uncertainty ini kami tentukan tingkatkan probabilitasnya,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menteri PUPR Pastikan Pembangunan di IKN Tak Ubah Bentang Alam

Pembangunan infrastruktur IKN Nusantara tidak akan merusak hutan dan tetap mempertahankan bentang alam.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Pasokan Berkurang, Harga Cabai & Bawang di Gowa Sulsel Naik

Harga cabai, bawang putih, hingga bawang merah mengalami kenaikan di Pasar Induk Sungguminasa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Permintaan Minyak Dunia Diramal Naik Jadi 101,7 Juta Barel

IEA dalam laporannya Januari 2023 lalu menyebut permintaan minyak dunia tahun 2023 diramal akan meningkat sebesar 1,9 juta bare per hari.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Digitalisasi Picu Serapan Lahan Kawasan Industri Menciut 17%

Penyerapan lahan di kawasan industri (KI) sepanjang 2022 turun 17,19% menjadi 519,38 ha dibanding 2021 karena transformasi digital.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Langka, Migor MinyaKita di Lampung Naik Dibanderol Rp 17.000

Minyak goreng (migor) subsidi merk Minyakita langka di sejumlah pasar di Lampung sejak 1 pekan terakhir.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Mengenal Frugal Living, Hidup Hemat untuk Tujuan Finansial

Istilah frugal living yakni hidup hemat atau minimalis untuk mencapai tujuan finansial atau freedom financial bisa menjadi pilihan.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Sejak Awal 2023, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 4 Triliun

BEI mencatat sejak awal 2023 hingga akhir Januari, total emisi obligasi dan sukuk yang adalah enam emisi dari lima emiten senilai Rp 4 triliun.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Transmart Tutup, Ini Kekayaan Chairul Tanjung dan Pendiri Alfamart

Di tengah tutupnya sejumlah gerai Transmart yang dikelola PT Trans Retail Indonesia, kekayaan Chairul Tanjung masih menjulang.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Sandiaga: Kolaborasi Pariwisata Mampu Bangkitkan Ekonomi

Sandiaga mengatakan, ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 menjadi ruang diskusi untuk merumuskan kembali industri pariwisata yang lebih adaptif.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Kemenaker Selesaikan Kasus Karyawan Lembur Tidak Dibayar

Haiyani menegaskan, Kemenaker menemukan adanya pelanggaran terhadap pembayaran upah lembur karaywan yang terjadi sejak September 2022.

EKONOMI | 4 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Perundingan Kode Etik di Laut China Selatan

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Perundingan Kode Etik di Laut China Selatan

NEWS | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE