Logo BeritaSatu

Erick Bangga Emiten BUMN Jadi Penggerak Bursa, Swasta?

Selasa, 6 Desember 2022 | 06:42 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Menteri BUMN Erick Thohir menyebut emiten-emiten BUMN berkontribusi sebesar 25% sebagai penggerak pasar modal di Bursa Efek Indonesia (BEI), atau lebih baik dibandingkan sektor swasta.

Erick menerangkan jika diukur dengan sektor swasta (private sector), capital gain dan dividen kumulatif emiten BUMN secara konsolidasi bisa menghasilkan return sebesar 18%. Return tersebut menurutnya, lebih baik jika dikomparasikan dengan capital gain dan dividen kumulatif sektor swasta yang berada di posisi 10,8%.

Advertisement

"Inilah kenapa kemarin bursa sangat gembira ketika BUMN dan bursa bisa bekerja sama. Karena kalau dilihat, salah satu pertumbuhan bursa adalah BUMN. Kita kurang lebih 25% dari penggerak bursa," jelas Erick dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin (5/12/2022).

Belum lagi, jika dilihat dari sisi ratio utang emiten-emiten BUMN terhadap modal juga diproyeksikan tahun ini akan mengalami penurunan menjadi 34% dari rasio utang sebelumnya di level 36% dan 38%. Artinya, lanjut Erick, hal ini memperlihatkan bahwa BUMN sehat saat dikonsolidasikan.

"Kita memang tidak menutup mata ada BUMN yang tidak sehat. Inilah salah satu fokus kita untuk menyehatkan BUMN terutama di industri pangan dan pertahanan pada 2023. Karena itu, kita pastikan mudah-mudahan, ratio utang bisa tercapai di 2022," papar Erick.

Laba BUMN Kuartal III Rp 155 Triliun
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kementerian BUMN ini juga menyampaikan bahwa sampai kuartal III 2022, BUMN telah berkontribusi kepada negara total sebesar Rp 1.198 triliun yang terdiri dari pajak bagi hasil dan dividen. Realisasi tersebut secara kumulatif lebih tinggi sebesar Rp 68 triliun ketimbang realisasi tahun ssbelumnya.

"Jadi, untuk 2021 laba konsolidasi sekitar Rp 124,7 triliun. Lalu, kalau kita lihat di kuartal III 2022 laba konsolidasi kembali meningkat menjadi Rp 155 triliun. Jadi, artinya sudah terjadi konsolidasi, efisiensi, dan fokus dari pembangunan ekosistem," tambah Erick.

Erick mengingatkan untuk tidak mudah terjebak jika nanti menemukan laba BUMN di buku laporan kinerja mencapai Rp 209 triliun. Pasalnya, di situ tidak lepas dari restrukturisasi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) sebesar Rp 54 triliun.

"Jadi, kita hanya bicara yang cash dan non-cash karena kalau digabungkan jadi tinggi sekali. Padahal, tahun depan belum tentu ada non-cash sebesar ini. Jadi, jangan sampai kinerja Garuda nanti menurun. Non-cash besar sekali dari Garuda dan kalau bisa jangan ada restrukturisasi besar-besar juga. Jadi, ini malah menjadi catatan," tutup Erick



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Teten: Revisi UU Koperasi Cegah Penjahat Keuangan Pindah

Teten Masduki mengatakan, rencana revisi Undang-undang (UU) Koperasi bertujuan mencegah penjahat keuangan di perbankan pindah ke koperasi.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Finalis Puteri Indonesia dari Papua Ini Metamorfosis Jadi Peternak Sukses

Maria Fransisca Tambingon, finalis Puteri Indonesia 2014 sukses membesarkan usaha peternakan ayam petelur bersama Papua Muda Inspiratif.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Peserta BPJS Kesehatan Bisa Bayar Iuran di Outlet Pegadaian

Pegadaian resmi membuka layanan pendaftaran peserta baru dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Pelatihan Komunitas UMKM Kejar 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

Melalui adanya proses pengolahan dari barang mentah menjadi siap konsumsi di sektor UMKM dapat mencapai target 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Luhut: Sampah Plastik Masalah Dunia, Harus Ditangani dengan Baik

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengatakan sampah plastik adalah masalah dunia dan harus ditangani dengan baik.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Garuda Indonesia Tanggapi 2 Kreditur Ajukan Pembatalan Perdamaian

Dua kreditur PT Garuda Indonesia Tbk (GIIA), mengajukan pembatalan perdamaian proses homologasi PKPU ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

EKONOMI | 8 Februari 2023

PUPR Targetkan Pembangunan Jalan Tol 509,01 Km di 2023

Kementerian PUPR menargetkan penambahan total jalan tol baru sepanjang 509,01 kilometer (km) pada tahun 2023.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Benahi Nilai Aset Perusahaan, Jiwasraya Lakukan Efisiensi

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) berupaya melakukan efisiensi demi menjaga nilai aset perusahaan, sebelum dialihkan ke PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life).

EKONOMI | 8 Februari 2023

Ombudsman Tegaskan Siap Kawal Pembentukan Bursa Kripto

Yeka menegaskan, Ombudsman akan mengawal pembentukan bursa kripto untuk mencegah maladministrasi yang merugikan masyarakat.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Bursa Kripto Mandek, Ombudsman Minta Keterangan Kemenkeu, BI, dan OJK

Ombudsman bakal memanggil pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait mandeknya bursa kripto.

EKONOMI | 8 Februari 2023


TAG POPULER

# Lee Da In


# 1 Abad NU


# Christine Hakim


# Susi Air


# Praxion


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Polisi Temukan Puluhan Video Dewasa Milik Pelaku Pencabulan Belasan Anak di Jambi

Polisi Temukan Puluhan Video Dewasa Milik Pelaku Pencabulan Belasan Anak di Jambi

NUSANTARA | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE