Logo BeritaSatu

2023, Bayan Bidik Produksi Batu Bara Naik Lewati 45 Juta Ton

Selasa, 6 Desember 2022 | 10:34 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Emiten batu bara, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menargetkan produksi batu bara tahun 2023 melebihi 45 juta ton, atau tumbuh dibandingkan proyeksi produksi batu bara tahun ini di bawah 40 juta ton.

"Produksi batu bara Bayan tahun ini berada di bawah 40 juta ton," ucap Direktur dan Chief Development Officer Bayan Resources Russell Neil dalam paparan publik, Senin (5/12/2022).

Advertisement

Sampai kuartal III 2023, volume produksi batu bara emiten bersandi saham BYAN ini telah menyentuh 27,8 juta ton dari pedoman perseroan tahun ini di kisaran 37 sampai 39 juta ton.

Menurut Neil, mayoritas alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) Bayan tahun depan akan difokuskan untuk membiayai pembangunan jalan angkutan batu bara di kawasan tambang Muara Pahu, Kalimantan Timur. Persis seperti tahun sebelumnya, sebagian besar capex digunakan untuk peningkatan fasilitas di area tambang Muara Pahu. Bukan cuma itu, tahun depan Bayan akan melakukan penambahan fasilitas di area tambang batu bara di Balikpapan dan ditargetkan tuntas pada tahun 2024. "Jadi capex tahun 2023, kita masih dalam proses persiapan dan dalam proses memperoleh persetujuan. Jadi, saya belum bisa memberikan lebih lengkap mengenai hal ini," terang Neil.

Di samping meningkatkan fasilitas tambang di Balikpapan, Neil menyampaikan bahwa tahun depan Bayan sudah menjalin kontrak untuk pembangunan fasilitas panel surya atau Solar PV sebesar 1,5 megawatt di fasilitas angkutan batu bara.

Angka itu relatif kecil, tetapi menurut Neil, fasilitas panel surya tersebut akan menjadi tahap pertama yang Bayan bangun di tahun 2023. "Tahun depan, kami akan memperluas fasilitas kamp dan fasilitas angkutan batu bara," ujarnya.

2023, Harga Batu Bara konservatif
Sementara perihal harga batu bara tahun depan, Neil bersumsi bahwa harga batu bara tahun depan akan bergerak lebih konservatif dibandingkan harga batu bara pada tahun ini yang sudah menunjukkan performa luar biasa.

"Jadi, kalau kami melihat ramalan McCloskey dan McKinsey soal harga batu bara tahun depan sepertinya akan lebih rendah dibandingkan tahun ini. Jadi, kami berasumsi harga batu bara tahun depan lebih konservatif. Karenanya, harga penjualan rata-rata batu bara kita kemungkinan akan lebih rendah daripada tahun ini," tuturnya.

Lebih jauh, perseroan juga menanggapi mengenai perkembangan Dimethyl Ether (DME). Soal itu, Neil menyebut, perseroan akan melakukan investigasi lebih dulu. Sebab bagaimanapun, proyek DME membutuhkan biaya yang besar. Apalagi, saat ini perseroan sedang tidak fokus pada DME, tetapi lebih menekankan pada rencana ekspansi pertumbuhan secara organik.

"Termasuk dalam waktu dekat, kami juga belum memiliki rencana untuk aksi korporasi. Karena baru-baru ini, kami baru saja melakukan stock split secara efektif pada Jumat lalu," tutup Neil.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kemenhub Koordinasi dengan Polisi soal Susi Air Dibakar di Papua

Kemenhub telah mendapatkan informasi soal pesawat Susi Air yang sempat hilang kontak dan diduga dibakar di Papua.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Bank Indonesia: Cadangan Devisa Januari 2023 Menguat ke US$ 137,2 M

Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa (cadev) meningkat dari US$ 137,2 miliar pada akhir Desember 2022, menjadi US$ 139,4 miliar Januari 2023.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Warunk Upnormal Sepi dan Berguguran, Ini Profil Pemiliknya

Warunk Upnormal yang hits beberapa waktu lalu kini tampak sepi, bahkan ada yang berguguran di tengah ketatnya bisnis food and beverage.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Sesi I, IHSG Hari Ini Menguat Tembus 6.933

IHSG melemah 59,5 poin (0,87%) menembus level 6.933,3 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (7/2/2023).

EKONOMI | 7 Februari 2023

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Nyaris 100 Poin

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah ke kisaran Rp 15.145 pada perdagangan hari ini, Selasa (7/2/2023).

EKONOMI | 7 Februari 2023

Bitcoin Relatif Stabil, Ethereum Menguat

Pergerakan harga bitcoin hari ini relatif stabil di kisaran US$ 22.000. Bitcoin telah menguat sekitar 40% sejak awal tahun.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Harga Emas Antam Hari Ini Naik ke Rp 1.017.000

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk pada perdagangan Selasa (7/2/2023) naik Rp 3.000 menjadi Rp 1.017.000 per gram.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Dibuka Menguat, Ini Sentimen Penggerak IHSG Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Selasa (7/2/2023), dibuka menguat 0,2% ke level 6.887,5.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Listing di BEI, Aviana Sinar Abadi Oversubscribed 100 Kali

PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX), perusahaan teknologi informasi hari ini Selasa (7/2/2023) melakukan pencatatan saham perdana (listing) di BEI.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Bursa Asia Dibuka Positif, Saham-saham Adani Group Tumbang

Bursa Asia bergerak positif pada awal perdagangan hari ini, Selasa (7/2/2023), di tengah kekhawatiran the Federal Reserve bakal menambah kenaikan suku bunga.

EKONOMI | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,31%, Sri Mulyani: Alhamdulillah

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,31%, Sri Mulyani: Alhamdulillah

EKONOMI | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE