Logo BeritaSatu

Dunia Gelap, Ekonomi RI Dibayangi Ketidakpastian Jelang Tahun Politik

Selasa, 6 Desember 2022 | 11:02 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad memproyeksikan ekonomi Indonesia di 2023 masih akan dibayangi ketidakpastian. Apalagi perang Rusia-Ukraina belum bisa dipastikan berakhir. Ditambah lagi Indonesia pada tahun depan mulai memasuki tahun politik jelang pemilihan umum (pemilu) 2024.

"Dunia begitu gelap pada tahun mendatang. Saya kira ini akan berimplikasi dalam situasi domestik dalam negeri, apalagi tahun depan tahun politik yang penuh ketidakpastian," kata Tauhid Ahmad dalam seminar "Proyeksi EKonomi Indonesia 2023" yang digelar Indef, Senin (5/12/2022).

Advertisement

Tauhid menyampaikan, ketidakpastian di tahun politik sempat terjadi di tahun sebelum pelaksanaan pemilu, yakni di tahun 2013 dan 2018. Ketika itu kondisi indeks harga saham gabungan (IHSG) menunjukkan tren penurunan.

"Saya melihat data stock exchange, pengalaman kita 1 tahun sebelum pemilu (tahun politik), stock exchange trennya turun. 2013 trennya turun, 2018 trennya turun. Kita sekarang berada pada kisaran 7.000. Jadi kalau kita lihat ini (tahun politik) dibaca oleh market sebagai suatu ketidakpastian yang cukup tinggi," kata Tauhid.

Kondisi ini juga diperparah dengan melemahnya ekonomi global yang ditandai inflasi tinggi. Suku bunga The Fed juga diperkirakan masih akan terus bergejolak lebih tinggi.

"Jadi saya kira ini salah satu pertanda bahwa memang Indonesia harus memiliki skenario-skenario bagaimana menghadapi ketidakpastian yang cukup tinggi di tahun depan," kata Tauhid.

Mengenai kelanjutan perang Rusia-Ukraina, Tauhid mengatakan ada tiga kemungkinan yang bisa terjadi. Pertama, konflik antara Rusia-Ukraina masih berlangsung sampai akhir tahun. Kedua, Presiden Ukraina bersedia melakukan negosiasi apabila ada pengganti presiden Rusia. Namun kondisi ini cukup rumit, sehingga masih sulit untuk diprediksi. Ketiga, salah satu pihak bisa menang, sehingga akan menimbulkan polemik baru yang bisa berkepanjangan.

"Kalau Rusia menang, tentu saja akan berimplikasi sanksi yang sangat hebat sekali, dan ini akan berakibat juga bagi situasi dunia," kata Tauhid.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sandiaga: Kolaborasi Pariwisata Mampu Bangkitkan Ekonomi

Sandiaga mengatakan, ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 menjadi ruang diskusi untuk merumuskan kembali industri pariwisata yang lebih adaptif.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Kemenaker Selesaikan Kasus Karyawan Lembur Tidak Dibayar

Haiyani menegaskan, Kemenaker menemukan adanya pelanggaran terhadap pembayaran upah lembur karaywan yang terjadi sejak September 2022.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Hippindo Minta Perlakuan Ritel Modern Sama dengan Toko Online

Hippindo meminta perlakuan yang sama antara ritel modern dengan toko online, sehingga persaingan usaha antara yang offline dan online menjadi lebih sehat.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Harga Beras Naik, Minyakita Langka di Sukabumi

Masyarakat keluhkan kenaikan beberapa bahan pokok penting, beras mahal, dan minyak goreng langka di Pasar Semi Modern (PSM) Cibadak

EKONOMI | 4 Februari 2023

Hippindo Tanggapi Fenomena Banyak Gerai Ritel Modern Tutup

Hippindo ikut bersuara terkait fenomena tutupnya sejumlah gerai ritel modern, termasuk tujuh gerai Transmart ditutup permanen.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Satu Demi Satu Gerai Ritel Besar Tutup, Pertanda Sunset?

“Saya melihat ini karena siklus bisnis saja, ada saatnya lesu dan ada saatnya naik,” kata Eisha M. Rachbini kepada Beritasatu.com.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Apakah AI Berbahaya bagi Manusia? Ini Kata Founder Prosa.ai

Teguh Eko Budiarto, CEO Prosa.ai, mengatakan skenario AI lepas kendali bisa saja terjadi, tetapi kecil kemungkinannya.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Beras Medium 5 Kg Tangerang Mulai Hilang, Kualitas Jelek

Di Pondok Aren, beras medium ukuran 10 kilogram dan 5 kilogram sudah tidak dijual karena kelangkaan stok dari gudang.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Langka, Harga Beras di Ciledug Naik Gila-gilaan

Hampir semua jenis beras mengalami kenaikan lebih dari separuh harga normal. Harga beras per karung 50 kg semula Rp 300.000, naik menjadi Rp 630.000.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Bangun Laboratorium, IDSurvey Perluas Pasar ke Pontianak

IDSurvey meresmikan kantor dan laboratorium Sucofindo cabang Pontianak sebagai komitmen mendekatkan holding kepada pelanggan.

EKONOMI | 4 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sandiaga: Kolaborasi Pariwisata Mampu Bangkitkan Ekonomi

Sandiaga: Kolaborasi Pariwisata Mampu Bangkitkan Ekonomi

EKONOMI | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE