Logo BeritaSatu

Melesat, Transaksi Digital di RI Diperkirakan Rp 3.424 T

Selasa, 6 Desember 2022 | 12:53 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Pemerintah meyakini potensi digitalisasi di Indonesia akan terus meningkat, seiring komitmen untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi di daerah. Terlebih pasca-transformasi digital menjadi salah satu fokus dalam pembahasan di Presidensi G-20.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan nilai digitalisasi tahun ini mencapai US$ 220 miliar atau Rp 3.424 triliun (kurs Rp 15.567). Nilai ini diproyeksi kian meningkat dalam beberapa waktu ke depan, seiring percepatan dan perluasan akselerasi digitalisasi di masyarakat.

Advertisement

“Khusus Indonesia, dulu direncanakan pertumbuhannya sebesar US$ 250 miliar masuk di 2025. Namun, ternyata ditarik ke depan, di tahun ini diperkirakan sudah US$ 220 miliar. Jadi, digitalisasi sudah sangat penting,” tutur Airlangga dalam sambutannya di Rapat Koordinasi Nasional Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah, Selasa (6/12/2022).

Adapun program yang didorong dalam kesepakatan KTT G-20, yakni penerbitan Digital Currency (CBDC) dan Regional Payment Connectivity di Negara ASEAN.

Airlangga meminta kepada pemerintah daerah terus mendorong digitalisasi. Lantaran program percepatan digitalisasi akan menjadi program pemerintah pasca pelaksanaan Presidensi G-20.

Lebih lanjut, Indonesia telah menerima estafet keketuaan ASEAN dari Kamboja dan akan menjadi Ketua ASEAN pada tahun 2023. Melalui keketuaan ini, pemerintah menargetkan terbentuknya digital economy framework agreement.

Meski negara lain menginginkan digital economy framework dijalankan pada 2025, tetapi Airlangga menegaskan Indonesia sudah berhasil menarik target tersebut ke 2023. Sebab menurutnya proses digitalisasi sangat cepat, sehingga tidak bisa menunggu terlalu lama. “Karena 2025 seluruhnya juga sudah akan berubah. Maka dalam keketuaan Indonesia inilah kita akan terus ambil alih dalam digitalisasi daerah,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia mengapresiasi langkah Bank Indonesia yang terus mempercepat akselerasi digital dengan mempermudah sistem pembayaran, salah satunya melalui kerjasama QRIS di lima negara ASEAN yakni Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

"Kalau QRIS bisa dipakai di regional, maka kebutuhan terhadap dolar akan menurun dan akan memperkuat cadangan devisa. Ini harus kita dorong agar kita lebih maju," tutupnya.

Sebagai informasi, nilai transaksi uang elektronik pada Oktober 2022 mencapai Rp 35,1 triliun atau tumbuh 20,19% (yoy),dan nilai transaksi digital banking meningkat 38,38% (yoy) menjadi Rp 5.184,2 triliun.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Harga Minyak Mentah Menguat Ditopang Sentimen Tiongkok

Harga minyak mentah dunia internasional naik pada penutupan perdagangan hari Senin (6/2/2023). Pasar menimbang kembalinya permintaan dari Tiongkok.

EKONOMI | 7 Februari 2023

IHSG Uji Level 6.951, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini

MNC Sekuritas merekomendasikan beli saham ADRO, BBCA, BRPT,dan INDF untuk perdagangan IHSG hari ini, Selasa (7/2/2023).

EKONOMI | 7 Februari 2023

Hentikan Penarikan Dolar, Binance Klaim Deposito Nasabah Aman

Binance akan menangguhkan setoran dan penarikan dolar AS, kata perusahaan itu Senin (6/2/2023).

EKONOMI | 7 Februari 2023

Wall Street Ditutup Melemah Senin, Nasdaq Minus 1%

Wall Street melemah pada hari Senin (6/2/2023). Indeks Nasdaq Composite terkoreksi hingga 1%, sementara investor memantau kenaikan imbal hasil obligasi.

EKONOMI | 7 Februari 2023

BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2023 Bisa 5,3 Persen

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2023 akan berada pada kisaran 4,5 persen hingga 5,3 persen.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Aplikasi Teknologi Baru Turunkan Emisi Karbon Sektor Energi

Penerapan teknologi CCS dan CCUS dinilai menjadi solusi penting untuk meningkatkan produksi migas sekaligus mencapai target penurunan emisi karbon.

EKONOMI | 7 Februari 2023

OJK Bakal Pangkas 600 BPR dalam Lima Tahun ke Depan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai jumlah bank perkreditan rakyat (BPR) saat ini masih cukup gemuk, yakni sebanyak 1.600 BPR.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Airlangga Yakin Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,3 Persen di 2023

Airlangga mengatakan, pemerintah optimistis dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen di tahun 2023.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Jokowi Harapkan Dukungan Program Hilirisasi, Ini Respons OJK

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan, sejatinya minat industri jasa keuangan memberikan pembiayaan program hilirisasi industri cukup besar.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pluang Ajak Investor Ritel Cerdas Kenali Risiko Investasi

Pluang mengimbau investor ritel di Indonesia untuk memperhatikan status legalitas entitas bisnis yang menjual saham AS.

EKONOMI | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bitcoin Relatif Stabil, Ethereum Menguat

Bitcoin Relatif Stabil, Ethereum Menguat

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE