Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Dubes AS: UU KUHP Bisa Berdampak Negatif ke Investasi

Rabu, 7 Desember 2022 | 10:35 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / WBP
Ilustrasi peti kemas untuk ekspor dan impor.

Jakarta, Beritasatu.com- Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Indonesia menilai pengesahan Undang-Undang Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (UU KUHP) yang mengatur hingga ke ranah pribadi bisa berdampak negatif pada laju investasi di Indonesia.

Dubes AS untuk Indonesia Sung Y Kim mengatakan pihaknya prihatin ada pasal-pasal moralitas yang mengatur aktivitas rumah tangga antara orang dewasa akan berdampak negatif terhadap iklim investasi di Indonesia. “Mengkriminalkan keputusan pribadi individu akan menjadi bagian besar dalam matriks keputusan banyak perusahaan yang menentukan apakah akan berinvestasi di Indonesia. Hasilnya dapat mengakibatkan berkurangnya investasi asing, pariwisata, dan perjalanan,” ucap Dubes AS Sung dalam acara US-Indonesia Investment Summit di Jakarta Selasa (6/12/2022).

Dia menuturkan AS dan Indonesia memiliki hubungan kuat karena memiliki nilai-nilai yang sama. Kalangan pengusaha di Amerika Serikat sangat ingin memperdalam hubungan dan berinvestasi di Indonesia. Namun pengusaha AS juga memperhatikan situasi di Indonesia. Keberhasilan G-20 telah memberikan dampak positif bagi masa depan Indonesia.

“Penting untuk melanjutkan dialog dan memastikan saling menghormati satu sama lain, negara-negara seperti Indonesia dan Amerika Serikat dapat saling belajar tentang cara memastikan masyarakat inklusif untuk semua,” kata Dubes AS.

Amerika Serikat dan Indonesia bersama-sama memobilisasi investasi untuk pembangunan berkelanjutan di kedua negara. Investasi sektor swasta AS di sini terus tumbuh dengan AS naik menjadi negara investor terbesar keempat di Indonesia tahun lalu. “Kesuksesan Indonesia sebagai presiden G-20 semakin menunjukkan betapa pentingnya investasi saat kita berupaya memperkuat ekonomi kita setelah terkena dampak pandemi Covid-19,” kata Sung.

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi(KTT) G-20 Amerika Serikat dan Indonesia menyepakati skema pendanaan Just Energy Transition Partnership (JETP). Sung mengatakan kemitraan JETP menggabungkan ambisi iklim Indonesia tingkat tinggi dengan sumber daya US$20 miliar dari mitra publik dan swasta, untuk mendukung tujuan transisi energi Indonesia yang cepat dan adil.

“JETP akan secara signifikan mempercepat transisi Indonesia menuju masa depan energi yang lebih bersih, dengan fokus tidak hanya pada pengurangan emisi kuat, tetapi juga mendorong pembangunan berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi sambil melindungi mata pencaharian masyarakat dan pekerja di sektor yang terkena dampak,” ucap Dubes AS.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI