Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Konglomerat Batu Bara Low Tuck Kwong Bakal Jadi Orang Terkaya RI?

Kamis, 8 Desember 2022 | 08:27 WIB
Oleh : Jauhari Mahardhika / FMB
Low Tuck Kwong.

Jakarta, Beritasatu.com – Kekayaan Low Tuck Kwong, pemilik PT Bayan Resources Tbk (BYAN), makin menggunung hingga mencapai US$ 20,8 miliar atau setara Rp 324 triliun. Low Tuck Kwong tercatat sebagai orang terkaya ketiga di Indonesia, berdasarkan real-time billionaires list di Forbes, Rabu malam (7/12/2022).

Kekayaan Low Tuck Kwong nyaris menyalip Budi Hartono dan Michael Hartono (duo Hartono), pendiri Grup Djarum.

Saat ini, Budi Hartono dan Michael Hartono masih menempati peringkat satu dan dua dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes tersebut. Kekayaan Budi Hartono dan Michael Hartono masing-masing sebesar US$ 22 miliar (Rp 351 triliun) dan US$ 21,2 miliar (Rp 331 triliun).

Adapun nilai kekayaan Low Tuck Kwong –pebisnis asal Singapura yang telah berganti kewarganegaraan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI)– telah melesat sejak 25 November 2022 yang tercatat sebesar US$ 12,8 miliar.

Melesatnya kekayaan Low Tuck Kwong seiring lonjakan harga dan nilai kapitalisasi pasar (market cap) saham Bayan Resources (BYAN).

Bayan Resources berhasil naik ke peringkat 3 dalam jajaran emiten berkapitalisasi pasar saham terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Nilai market cap Bayan Resources kini mencapai Rp 508 triliun.

Pada penutupan perdagangan saham di BEI, Rabu (7/12/2022), harga saham BYAN kembali melonjak 4,1% ke level Rp 15.225 di tengah jatuhnya indeks harga saham gabungan (IHSG).

Dengan begitu, harga saham BYAN sudah naik 63,5% selama bulan Desember berjalan. Adapun sepanjang tahun berjalan ini, BYAN telah melesat 463,8%.

Alhasil, Bayan Resources berhasil menyalip PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang kini memiliki market cap sebesar Rp 479 triliun, turun ke peringkat 4.

Sebelumnya, Bayan juga sukses menggeser posisi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) di jajaran emiten elite tersebut.

Hari ini, Telkom bertengger di peringkat 5 dengan market cap senilai Rp 365 triliun. Selanjutnya di peringkat 6 adalah PT Astra International Tbk (ASII) dengan market cap Rp 232 triliun dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) di peringkat 7 dengan market cap Rp 204 triliun.

Kemudian, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) di peringkat 8 dengan market cap Rp 179 triliun, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) di peringkat 9 dengan market cap Rp 175 triliun, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) di peringkat 10 dengan market cap Rp 127 triliun.

Sementara itu, di peringkat 1, masih berdasarkan data BEI, tetap ditempati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan market cap mencapai Rp 1.031 triliun. Peringkat 2 adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 714 triliun.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI