Logo BeritaSatu
Riset INDEF

Sektor Transportasi Online Resilien, Gojek jadi Pemimpin Pasar

Kamis, 8 Desember 2022 | 07:00 WIB
Oleh : Freddy Wally / FW

Jakarta, Beritasatu.com - Tingginya kebutuhan masyarakat akan transportasi online dan juga permintaan dari para pengusaha untuk memanfaatkan jasa layanan logistik online, merupakan dua hal yang akhirnya menjadi faktor pendukung kedua industri ini tetap tangguh dan diperkirakan akan terus tumbuh di masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan dalam riset yang dilakukan oleh Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) melalui survei bertajuk “Perkembangan Industri dan Persepsi Konsumen Jasa Transportasi dan Logistik Online”. Riset ini dilakukan kepada 2.310 pengguna dan 1.155 pengusaha yang memanfaatkan media sosial atau social seller di 5 kota besar Indonesia beberapa waktu lalu.

Advertisement

Riset yang dilakukan INDEF juga menunjukkan bahwa sekitar 64% pengguna jasa layanan transportasi online menyatakan frekuensi penggunaan semakin meningkat sejak pandemi dan 60% menyatakan akan terus menggunakan layanan transportasi online meskipun tidak ada promo.

“Seiring dengan semakin membaiknya penanganan pandemi, mobilitas masyarakat berangsur pulih, yang diikuti peningkatan penggunaan transportasi online meski tanpa promo. Dengan demikian sektor transportasi dan logistik online diperkirakan resilien dan akan mampu tumbuh di tengah tantangan ekonomi bahkan saat ada potensi resesi”, ujar Direktur Riset INDEF, Esa Suryaningrum.

Selain itu, tercatat juga sekitar 90% social seller menyatakan adanya peningkatan penggunaan setelah pandemi dan kedepannya. Social seller sendiri adalah pengusaha atau pedagang yang memanfaatkan jejaring sosial baik media sosial atau social messenger untuk mencari nafkah.

Di kedua industri yang disebutkan di atas, Gojek pun tercatat meraih tingkat kepuasan pengguna lebih tinggi dari pemain lain dan rata-rata industri.

“Untuk transportasi online, responden memberikan skor kepuasan di atas rata-rata industri bagi Gojek pada semua indikator-indikator prioritas. Terutama pada kemudahan penggunaan aplikasi Gojek dari pengguna yang akhirnya menorehkan skor 3,39. Lebih tinggi dari rata-rata industri yang mendapatkan skor sebesar 3,30, dan disusul oleh Grab dengan skor 3,27.” Tambah Esa.

Survei juga menunjukkan sekitar 73% responden menyatakan menggunakan layanan transportasi online mampu meningkatkan produktivitas mereka, termasuk memberikan penghematan biaya bahan bakar dan parkir. Sedangkan 45% responden menyatakan layanan transportasi online sudah memberikan kenyamanan dengan mitra pengemudi yang profesional dan bisa diandalkan.

Rata rata responden juga mengatakan bahwa mereka biasanya mengeluarkan biaya antara Rp 50.000 hingga Rp 250.000 dengan frekuensi penggunaan antara 4 - 12 kali setiap minggunya untuk transportasi online.

Hal lain yang cukup menarik adalah banyak responden yang menilai mitra pengemudi Gojek dinilai paling baik dalam berkendara dan bisa memberikan rasa aman bagi pengguna layanan transportasi online bahkan diatas angka rata rata kepuasan industri.

Aplikasi Gojek pun dinilai sebagai aplikasi transportasi online yang paling mudah digunakan bahkan diatas angka kepuasan rata rata industri menurut responden. Sebanyak 82% responden menyatakan bahwa layanan transportasi online Gojek menjadi pilihan utama walaupun memiliki aplikasi lainnya di dalam telepon selular.

Ada pun GoSend, layanan logistik online Gojek, dianggap paling meningkatkan produktivitas para social seller karena pelayanannya yang efisien, paling aman, dan mudah digunakan. Konsensus responden juga turut memberikan nilai review untuk GoSend sebesar 3,17 dalam penggunaan aplikasi, atau lebih tinggi dari rata-rata industri yaitu di angka 3,04; dan juga lebih tinggi dari pemain lainnya seperti Lalamove (3,05); Grab (3,04); dan ShopeeXpress (3,03).

Menariknya, sekitar 86% social seller juga merasa produktivitas bisnisnya terus meningkat dengan adanya layanan logistik online, dengan rata rata penggunaan sekitar 7 - 9 kali setiap minggunya, bahkan 20% responden menggunakan hingga lebih dari 12 kali setiap minggu. Dalam riset INDEF tersebut, pedagang yang membuka usahanya di Gojek menjawab bahwa brand rintisan itu terbilang paling memuaskan dibandingkan aplikasi layanan logistik online lainnya.

Hal lain yang cukup menarik dalam survei yang digelar secara acak di 5 kota besar di Indonesia ini sebanyak 64% responden menyatakan layanan logistik online dari Gojek sebagai pilihan utama walaupun telah memiliki aplikasi lainnya. GoSend dinilai sebagai layanan logistik online yang paling mendukung produktivitas social seller dengan menghadirkan pelayanan yang paling efisien.

“Secara keseluruhan hasil survei menunjukkan kemampuan brand Gojek memberikan kepuasan sehingga akhirnya perusahaan rintisan ini dapat meraih kepercayaan tertinggi dari konsumen, konsistensi dalam menjawab serta memenuhi kebutuhan-kebutuhan pelanggannya. Inilah yang akhirnya menciptakan pengalaman konsumen yang menyenangkan dan membuat pelanggan menjadi setia untuk terus menggunakan brand tersebut”, pungkas Esa. (ADV)



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PIP Targetkan Pembiayaan Ultra Mikro untuk 2,2 Juta Debitur

Pusat Investasi Pemerintah (PIP) akan menyalurkan pembiayaan ultra mikro (Umi) kepada 2,2 juta debitur pada tahun 2023.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Masuk Daftar Calon Gubernur BI, Ini Jawaban Sri Mulyani

Sri Mulyani mengatakan, penentuan dan masa pergantian Gubernur BI sudah diatur dalam Undang-Undang (UU).

EKONOMI | 31 Januari 2023

KSSK Pastikan Sistem Keuangan Nasional Berjalan Optimal

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) optimistis kondisi perekonomian berjalan membaik seiring optimalnya indikator perekonomian dan sistem keuangan.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Daikin Buka Kesempatan Berkarier di Industri Tata Udara

Program Daikin Goes to Campus menginspirasi mahasiswa terkait industri solusi tata udara sebagai bagian persiapan dalam memasuki dunia kerja.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Sri Mulyani: Modal Asing Masuk Pasar SBN Rp 48,53 Triliun

Sri Mulyani mengatakan, hingga 27 Januari 2023 tercatat aliran modal asing masuk ke pasar surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 48,53 triliun.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Soal Penurunan Harga BBM, Airlangga: Kami Monitor Minyak Dunia

Airlangga: pemerintah tengah memonitor pergerakan harga minyak dunia. Minyak dunia jadi pertimbangan untuk menyesuaikan harga BBM bersubsidi.

EKONOMI | 31 Januari 2023

LPDB KUMKM Targetkan Penyaluran Dana Bergulir Rp 1,8 Triliun

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB KUMKM) menargetkan penyaluran dana bergulir Rp 1,8 triliun pada tahun 2023.

EKONOMI | 31 Januari 2023

KSSK Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tetap Kuat di 2023

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menilai pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2023 akan berjalan optimal.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Ekspansi Usaha, Transkon Jaya Siapkan Capex Rp 600 Miliar

PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) mengalokasikan belanja modal atau capex sebesar Rp 600 miliar untuk pembelian unit baru dan ekspansi usaha.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Area31 Gabungkan Data Center dengan Fasilitas Teleport

Area31 data center milik PT Dunia Virtual Online (DVO) telah resmi beroperasi dengan menyediakan empat data hall dengan total kapasitas 600 rak.

EKONOMI | 31 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jenazah Personel Polres Metro Kepulauan Seribu Dibawa ke Rumah Duka di Sunter

Jenazah Personel Polres Metro Kepulauan Seribu Dibawa ke Rumah Duka di Sunter

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE