Logo BeritaSatu

Belajar Dari Pengalaman, Fraksi PKS Wanti-wanti Beras Impor Bisa Membusuk

Kamis, 8 Desember 2022 | 14:00 WIB
Oleh : Freddy Wally / FW

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Slamet meminta kebijakan impor beras yang akan dilakukan dalam waktu dekat dapat dipertimbangkan secara matang. Sebab menurutnya, belajar dari pengalaman yang lalu, Indonesia pernah mengimpor beras namun di saat yang sama produksi dalam negeri turut melimpah sehingga beras impor membusuk dan tak bisa dikonsumsi.

"Bulog jangan sampai kasus pemusnahan dengan alasan turunnya mutu ini terulang lagi kalau kemudian kita terus impor terlepas dari alasannya dulu adanya perubahan dari raskin menjadi apa dan lain-lain," ujar Slamet dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Bulog, Kementan, Bappenas dan Id Food pada Rabu, 7 Desember 2022.

Advertisement

Slamet mengatakan, kasus ketika itu harus menjadi catatan agar pemerintah tidak salah langkah. Sebab kalau tidak, Indonesia hanya akan merugi karena dikuasai oleh pejabat tertentu yang inginnya impor terus.

"Ini harus menjadi catatan kita berapa banyak milyar uang yang dibakar dengan pemusnahan beras itu setiap tahun, itu kan kejadian berulang. Makanya kalau ini impor terjadi Kita lihat nanti kalau terjadi pemusnahan lagi berarti ini memang niatnya impor bukan karena untuk memenuhi beras cadangan pemerintah," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Demokrat, Nur Aini meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) fokus melakukan penyerapan dibanding bersuara melakukan impor beras di saat petani akan melakukan panen raya. Aini menambahkan jangan sampai kebijakan impor tahun ini dianggap sebagai settingan karena menurut rencana awal Indonesia akan melakukan ekspor.

Baca Juga:
Polemik Beras, Komisi IV DPR Minta Kementan dan Bulog Kompak

"Jangan sampai rencana impor beras ini seperti sudah didesain sehingga data data yang bapak ibu sampaikan tadi hanya sebatas pendukung saja dan membuat kami di DPR selaku mitra juga berpikir yang sama. Saya berpesan bahwa hati-hati jangan sampai di saat petani kita panen nanti alasan lagi dengan kondisi kualitas gabah yang kurang bagus maka Bulog tidak mampu menyerap," tambahnya.

Berikutnya, Nur Aini meminta agar Bulog terus melakukan pengecekan pada perusahan besar yang menyimpan beras dengan skala besar. Hal ini penting dilakukan mengingat selama ini pengecekan dilakukan pada perusahan berskala kecil.

"Kalau saya lihat perusahaan-perusahaan yang memang dilacak oleh Bulog dan tim pangan nasional itu kan perusahaan yang pesan skala kecil-kecil. Apakah Bulog saat ini sudah memeriksa juga perusahaan besar?" katanya. (ADV)



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pendiri ChatGPT Bicara Soal Skenario Terburuk AI

Menurut founder ChatGPT Sam Altman, skenario terbaiknya, AI bisa sangat bermanfaat, tetapi skenario terburuknya adalah "akhir dari kita semua."

EKONOMI | 31 Januari 2023

Laba Konsolidasi IFG Diproyeksi Rp 3,44 Triliun di 2022

IFG, BUMN holding asuransi, investasi dan penjaminan memproyeksikan laba konsolidasi tahun 2022 mencapai Rp 3,44 triliun.

EKONOMI | 31 Januari 2023

2023, Sektor Properti Masih Andalan Pertumbuhan Ekonomi

Sektor properti masih akan menjadi salah satu kontributor utama perekonomian Indonesia di tahun 2023 yang diproyeksikan tumbuh 5%.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Minyakita di Ibu Kota Mulai Langka dan Harganya Meroket

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan akan mencukupi kebutuhan pasar dengan meningkatkan pasokan dari 300.000 ton per bulan menjadi 450.000 ton.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Baidu Siapkan Pesaing ChatGPT OpenAI

Raksasa mesin pencari Tiongkok Baidu berencana untuk meluncurkan layanan chatbot kecerdasan buatan yang mirip dengan ChatGPT OpenAI.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Pelindo Jajaki Pengapalan Langsung Pelabuhan Belawan ke India

Pelindo bersama konsorsium INA menjajaki pengapalan langsung dari Pelabuhan Belawan, ke India.

EKONOMI | 31 Januari 2023

OJK Ingatkan Masyarakat Hati-hati jika Buka Link di WhatsApp

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB mengimbau kepada masyarakat agar tidak asal mengklik link yang dikirimkan melalui WhatsApp.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Rupiah Hari Ini 31 Januari 2023 Melemah di Awal Perdagangan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini Selasa (31/1/2023) pagi melemah.

EKONOMI | 31 Januari 2023

IHSG Hari Ini 31 Januari 2023 Terkoreksi di Awal Sesi

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini Selasa (31/1/2023) dibuka melemah di tengah negatifnya bursa saham AS.

EKONOMI | 31 Januari 2023

Ekspansi Usaha, GNA Group Kembangkan Golden Kencana

GNA Group tetap melakukan ekspansi usaha di tengah banyaknya tekanan industri properti, mulai dari naiknya suku bunga acuan hingga ancaman resesi global.

EKONOMI | 31 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Shin Tae-yong Tidak Akan Tangani Timnas Indonesia di SEA Games 2023

Shin Tae-yong Tidak Akan Tangani Timnas Indonesia di SEA Games 2023

BOLA | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE